Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Kalau keuangan kota bisa diajak ngopi santai, Semarang lagi duduk manis. Sepanjang 2025, duit masuk lancar, belanja nggak kebablasan, dan angka-angka di APBD masih patuh jalur. Nggak sempurna, tapi jelas jauh dari kata zonk.

T. Budianto
Last updated: Januari 20, 2026 2:58 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Neraca keuangan Pemerintah Kota Semarang sepanjang 2025 terbilang solid. Pendapatan daerah berhasil dikumpulkan Rp5,81 triliun atau 92,22 persen dari target Rp6,30 triliun.

Sementara belanja daerah terealisasi Rp5,73 triliun atau 88,69 persen dari total anggaran Rp6,46 triliun. Singkatnya: duit masuk oke, duit keluar juga masih terkendali.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, capaian ini jadi sinyal kalau pengelolaan APBD makin rapi dan nggak asal gas. Menurutnya, kunci stabilitas fiskal ada di keseimbangan, pendapatan jalan, belanja pun tetap relevan dengan kebutuhan warga.

Baca juga: Pemkot Semarang Perpanjang Jatuh Tempo & Beri Keringanan PBB 2025

“Pendapatan dan belanja 2025 menunjukkan APBD dikelola hati-hati, tapi tetap responsif buat pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Agustina. Dari dapur Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot Semarang mengumpulkan Rp3,42 triliun atau 87,67 persen dari target Rp3,90 triliun.

Penyumbang terbesar masih pajak daerah dengan Rp2,74 triliun (88,57 persen). Retribusi daerah nyusul Rp556,22 miliar atau 79,99 persen. Yang bikin senyum tipis: pos lain-lain PAD yang sah malah ngebut, tembus 130,61 persen dari target.

Dikelola Transparan

Capaian PAD ini, kata Agustina, hasil dari strategi memperkuat sistem tanpa bikin warga makin berat napas. Fokusnya di perbaikan layanan, peningkatan kepatuhan, dan transparansi. “Kami pastikan setiap potensi pendapatan dikelola adil dan transparan, supaya balik lagi manfaatnya ke warga,” imbuhnya.

Dari sisi pendapatan transfer, performanya nyaris sempurna. Realisasi mencapai Rp2,36 triliun atau 99,62 persen dari anggaran. Suntikan ini ikut memperkuat kemampuan kota membiayai program-program prioritas.

Baca juga: DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!

Sementara di pos belanja, angka 88,69 persen menunjukkan pengeluaran masih terkontrol dan relatif tepat sasaran. Ke depan, Pemkot Semarang berkomitmen lanjutkan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Intinya, 2025 jadi bukti kalau duit kota bisa diajak kerja sama: nggak kabur, nggak boros, dan masih nurut sama rencana. Tinggal dijaga saja biar APBD nggak cuma jago hitung-hitungan, tapi juga kerasa dampaknya di kehidupan sehari-hari warga. (tebe)

 

You Might Also Like

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Mendagri: Stop Flexing, Tunda Dulu Perjalanan ke Luar Negeri & Acara Gaya-Gayaan

Kabar Baik dari Grobogan: Ratusan Warga Diduga Keracunan Sudah Pulih

Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Direktur Perusahaan Solar di Semarang Ditahan Kejaksaan

TAGGED:headlinepemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai
Next Article COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

Januari 25, 2026
Unik

Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Patok Harga Satu Anak Bayi Rp 11 – 16 Juta

Juli 15, 2025
Massa demonstrasi di Pati membakar mobil polisi di depan rumah dinas Kapolres Pati.
Daerah

Massa Demo Pati Bakar Mobil Polisi di Depan Rumah Dinas Kapolres

Agustus 13, 2025
Daerah

Pemkot Semarang Belum Terapkan WFH

April 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?