Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta

Kalau selama ini birokrasi identik sama map tebal dan meja penuh berkas, Semarang coba ngasih vibe beda. Di balik layar kantor pemerintahan, ternyata lagi ada gerakan serius buat nata orang-orangnya. Bukan soal jabatan dulu, tapi soal talenta. Dan ya, usaha itu baru saja dapet pengakuan resmi.

T. Budianto
Last updated: Januari 9, 2026 8:49 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERIMA PENGHARGAAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan yang diserahkan Kepala BKN RI Zudan Arif Fakhrulloh, bareng Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (8/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang lagi-lagi panen apresiasi. Kali ini bukan soal infrastruktur atau event gede, tapi urusan “ngurus manusia”. Pemkot Semarang resmi menyabet Penghargaan Penerapan Manajemen Talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Penghargaan itu diterima langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dari Kepala BKN RI Zudan Arif Fakhrulloh, bareng Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dalam acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (8/1/2026).

Buat Pemkot Semarang, momen ini bukan sekadar foto-foto lalu pulang. Ini jadi penanda kalau cara ngelola aparatur mulai geser. Dari yang tadinya administratif dan kaku, sekarang mulai fokus ke kualitas, integritas, dan kesinambungan kepemimpinan.

Baca juga: ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak

Agustina terang-terangan bilang, masa depan kota itu bukan cuma soal kebijakan di atas kertas, tapi siapa orang yang ngejalaninnya. Menurutnya, manajemen talenta jadi jurus penting supaya setiap ASN ada di posisi yang pas, sesuai kemampuan dan potensinya.

“Kota besar butuh birokrasi yang unggul. Manajemen talenta itu cara kita nata orang-orang di balik sistem, biar keputusan lahir dari kapasitas, bukan sekadar kursi jabatan,” kata Agustina.

Soal penghargaan, Agustina nggak mau terlena. Buatnya, ini bukan garis finish, tapi alarm pengingat. Masih banyak PR yang harus dikerjain. “Kami bersyukur, tapi juga sadar ini amanah. Artinya, ke depan tata kelola SDM harus makin kuat, makin adil, dan benar-benar kerasa manfaatnya buat warga,” ujarnya.

Transformasi Birokrasi

Lebih jauh, Agustina menekankan kalau manajemen talenta adalah bagian dari transformasi birokrasi. Sistemnya didorong makin objektif dan transparan. Karier ASN nggak lagi sekadar nunggu giliran atau faktor senioritas, tapi berbasis kompetensi, rekam jejak kinerja, dan kesiapan jadi pemimpin.

“Intinya sederhana: orang yang tepat, di tempat yang tepat, ngerjain hal yang tepat,” katanya. Menurutnya, reformasi SDM ini ujung-ujungnya bukan buat kepentingan internal kantor. Target akhirnya tetap sama: pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi.

“Kalau aparatur kerja sesuai kompetensi, pelayanan ke masyarakat otomatis lebih responsif. Dari situ kepercayaan publik bisa tumbuh,” lanjutnya.

Pemkot Semarang pun menyatakan siap lanjut gaspol memperkuat sistem merit dan manajemen talenta, sejalan dengan kebijakan nasional dan arah pembangunan Jawa Tengah. Tujuannya jelas: nyiapin kader pemimpin birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan nggak kaget sama perubahan zaman.

Baca juga: Bye Non-ASN, Halo PPPK! Pemkot Semarang Bereskan Status Pegawai

Menutup pernyataannya, Agustina ngajak seluruh jajaran birokrasi buat nggak cuma nganggep manajemen talenta sebagai aturan di atas kertas, tapi jadi kebiasaan kerja sehari-hari.

“Kita lagi nanam hari ini buat masa depan. Dengan nata talenta, kita lagi jaga Semarang supaya tetap bisa melayani dengan hati, kerja profesional, dan memimpin dengan amanah,” pungkasnya.

Singkatnya, di Semarang, ASN pelan-pelan nggak cuma dinilai dari rajin absen, tapi juga dari isi kepala dan dampaknya. Karena kota masa depan nggak bisa diurus pakai sistem ‘yang penting hadir’. (tebe)

You Might Also Like

Korupsi Pengadaan Biji Kakao Fiktif UGM Rugikan Negara Rp7 M, Eks Dirut PT Pagelaran Ditahan

Calon Sekjen PDI Perjuangan di Tangan Megawati

Polda Jabar Telusuri Tragedi di Pernikahan Anak Gubernur Dedi Mulyadi

Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Meromantisasi Nikah Muda di Medsos adalah Tindakan yang Memprihatinkan
Next Article PSIS-Cordova Lanjut Jalan Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Februari 1, 2026
Pendidikan

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

Juni 18, 2026
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

IHSG Kembali Nyungsep 2,5% setelah Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif

Februari 6, 2026
Info

Luthfi Cek Rest Area, Biar Liburan Nataru Nggak Jadi Drama

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?