Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

R. Izra
Last updated: Januari 31, 2026 8:55 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Drama pasar modal belum kelar. Meski Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman dan sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah pilih angkat kaki, DPR bilang itu belum otomatis bikin investor balik percaya.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan, pengunduran diri para petinggi pasar modal bukan jurus sakti buat nyembuhin luka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang rontok dua hari beruntun.

“Kalau cuma mundur aja, itu belum cukup buat bangun lagi kepercayaan investor. Yang dibutuhin sekarang adalah pembenahan kebijakan yang selama ini masih bolong,” kata Said, Jumat (30/1/2026).

Bacaaja: Breaking News! Dirut BEI Mundur setelah IHSG Rontok: Bentuk Tanggung Jawab
Bacaaja: IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Menurut Said, setelah IHSG jungkir balik, yang paling urgent justru reformasi aturan. OJK sebagai regulator pasar modal diminta nggak cuma ganti orang, tapi juga total berbenah dari hulu ke hilir.

Salah satu yang disorot tajam adalah soal kebijakan free float. “OJK harus serius ngebut perbaikan, terutama soal free float. Ini krusial,” tegas politikus PDIP itu.

Meski begitu, Said tetap ngasih kredit poin buat para pimpinan pasar modal yang memilih mundur. Menurutnya, langkah itu nunjukin masih ada integritas dan rasa tanggung jawab, sesuatu yang makin langka di ruang publik.

“Ini bentuk pertanggungjawaban etik yang patut diapresiasi. Keteladanan kayak gini jarang kejadian. Harapannya, ini bisa jadi sinyal positif buat bursa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said mengungkapkan Komisi XI DPR RI sebelumnya sudah rapat bareng OJK dan jajaran BEI pada 3 Desember 2025.

Dari situ, disepakati arah perbaikan kebijakan free float agar pasar saham lebih likuid, transparan, minim manipulasi, dan makin dipercaya investor.

Perbaikan free float juga diminta dilakukan bertahap, terukur, dan nggak asal gebrak—tetap jaga kepentingan nasional dan stabilitas sistem keuangan, sambil memperkuat investor domestik lewat insentif dan pengawasan ketat.

“Kesepakatan ini yang bakal kami kawal terus ke depan,” kata Said.

Soal kursi kosong di OJK pasca pengunduran diri Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi, DPR memastikan bakal segera dibahas sesuai aturan main Undang-Undang OJK.

“Pengisiannya nanti kami bahas di Komisi XI, sesuai UU yang berlaku,” tutupnya.

Sebelumnya, pasar saham Indonesia diguncang tekanan berat. Pada Jumat pagi (30/1/2026), Dirut BEI Iman Rachman lebih dulu menyatakan mundur.

Selang beberapa jam, tiga pimpinan OJK ikut menyusul: Mahendra Siregar, Inarno Djajadi, dan I.B. Aditya Jayaantara. Mahendra menyebut langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab moral atas tekanan besar yang melanda pasar saham domestik.

Singkatnya, rombongan pimpinan BEI dan OJK sudah mundur, tapi PR pasar modal masih numpuk. (*)

You Might Also Like

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Hujan Mulai Galak, Semarang Siagakan 220 Pompa

Mongol Bikin Natal Lapas Semarang Jadi Penuh Tawa

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api

TAGGED:dirut beiheadlineihsgketua banggarmundurpimpinan ojkSaid Abdullah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tampang Agus Ratmono, terduga pelaku perampokan sadis keluarga juragan sate di Boyolali. Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang
Next Article Bendera Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB Terancam Rungkad, Dewan Perdamaian Trump Bikin Kondisi Makin Runyam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

April 30, 2026
Pengamat politik Undip, M Yulianto.
Politik

Pengamat Politik Undip: Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Rampas Kedaulatan Rakyat

Januari 15, 2026
Ekonomi

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Februari 25, 2026
Daerah

Pemkot Dorong Artefak Solo Pulang dari Belanda

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?