Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Pendaftaran murid baru memang belum resmi dimulai, tapi Ombudsman Jawa Tengah sudah kasih lampu kuning. Mulai dari jalur afirmasi, domisili, sampai potensi pungutan liar, semuanya lagi disorot. Soalnya tiap tahun drama SPMB selalu mirip: server tegang, orang tua panik, dan jalur “titipan” tiba-tiba ikut antre.

T. Budianto
Last updated: Mei 15, 2026 8:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala Perwakilan Ombudsman Jateng, Siti Farida. (Foto: Ombudsman)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ombudsman RI Perwakilan Jateng mengingatkan Dinas Pendidikan di seluruh kabupaten dan kota agar lebih proaktif menangani aduan masyarakat selama proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Kepala Ombudsman Jateng, Siti Farida mengatakan, masyarakat sebenarnya diharapkan lebih dulu menyampaikan pengaduan lewat kanal sekolah atau Dinas Pendidikan sebelum membawa persoalan ke Ombudsman.

“Pengaduan ke Ombudsman itu upaya terakhir,” kata Farida saat Rapat Koordinasi Pengawasan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Semarang, kemarin.

Menurut dia, pelaksanaan SPMB sudah semakin dekat sehingga pemerintah daerah diminta segera menyusun petunjuk teknis sesuai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Baca juga: SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis

Selain itu, aturan tersebut juga harus cepat disosialisasikan ke masyarakat supaya tidak muncul kebingungan saat proses pendaftaran dimulai. Farida menegaskan seluruh Dinas Pendidikan dan sekolah harus menjaga integritas pelaksanaan SPMB dengan mengedepankan prinsip adil, terbuka, responsif, dan bisa dipercaya.

Menurutnya, sistem penerimaan yang transparan dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Sebagai bagian dari pengawasan, Ombudsman Jateng sudah mulai melakukan pemantauan sejak Februari 2026 dan akan berlangsung hingga Agustus mendatang.

Respons Cepat

Pengawasan dilakukan lewat pemantauan lapangan, koordinasi dengan berbagai pihak, pembukaan posko pengaduan, monitoring media sosial dan media massa, sampai mekanisme Respons Cepat Ombudsman (RCO).

Ombudsman juga mencatat sektor pendidikan masih menjadi salah satu layanan publik yang paling banyak diadukan masyarakat. Pada 2024, ada 147 laporan terkait pendidikan dan 75 di antaranya berkaitan dengan PPDB atau SPMB. Sementara pada 2025 tercatat 129 laporan pendidikan dengan 59 laporan terkait penerimaan murid baru.

Baca juga: 3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Dari hasil pengawasan sebelumnya, Ombudsman menemukan sejumlah potensi malaadministrasi yang masih sering muncul. Mulai dari keterlambatan verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk jalur afirmasi, penyalahgunaan surat domisili dan jalur mutasi, sampai ketidaksesuaian titik koordinat alamat rumah.

Tak cuma itu, Ombudsman juga menyoroti praktik pungutan dan penjualan seragam saat daftar ulang, intimidasi terhadap panitia sekolah, hingga pengelolaan aduan yang belum optimal.

Dalam pengawasan pra-SPMB 2026, Ombudsman bahkan menemukan beberapa rancangan petunjuk teknis yang dinilai bermasalah. Misalnya pembagian kuota yang belum genap 100 persen, tambahan indikator penilaian di luar aturan, hingga syarat tertentu yang berpotensi diskriminatif.

Kalau tiap tahun masalahnya masih muter di situ-situ aja, jangan heran kalau orang tua murid sekarang hafal alur SPMB bukan dari sosialisasi sekolah, tapi dari drama grup WhatsApp dan bisik-bisik jalur belakang. (tebe)

You Might Also Like

Media AS Laporkan Arab Saudi-Israel Dorong Trump Serang Iran, Begini Tanggapan Riyadh

Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Trailer Nyangkut di Perlintasan Kaligawe Bikin 10 Kereta Delay Berjam-jam

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

TAGGED:dinas pendidikanheadlineombudsman jatengpemprov jatengspmb 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop
Next Article Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Forum Anak Jawa Tengah, Emir Luqman Amanullah (berjemper biru) saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' dalam Program Titik Kumpul 2 SKS di kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

April 9, 2026
Plesir

Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Taman Lele Semarang Bersolek

April 20, 2026
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan
Daerah

Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup

Juli 23, 2025
Ilustrasi KMP Siginjai dengan rute Jepara-Karimunjawa.
Info

Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?