Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis

Drama tahunan rebutan bangku sekolah negeri di Kota Semarang bakal segera dimulai lagi. Bedanya, tahun ini Pemkot Semarang coba kasih “jalur penyelamat” buat siswa yang mentalnya udah drop duluan gara-gara takut nggak lolos negeri. Kalau gagal masuk sekolah negeri, sistem bakal langsung ngarahin ke sekolah swasta gratis. Auto by system, tanpa drama keliling cari sekolah lagi.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 7:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FGD SPMB: Dinas Pendidikan Kota Semarang menggelar Focus Group Discussion Juknis SPMB 2026, Rabu (6/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memastikan sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 nggak banyak berubah dari tahun sebelumnya. Jalurnya masih pakai pola lama: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Kepala Disdik Kota Semarang, Mohammad Ahsan bilang, pelaksanaan SPMB bakal dimulai bertahap. Untuk jenjang TK dan SD mulai 8 Juni 2026, sementara SMP mulai 22 Juni 2026. “Secara umum mekanismenya masih sama,” kata Ahsan usai Focus Group Discussion Juknis SPMB 2026, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Jalin Kemitraan dengan Sekolah Swasta, Pemprov Buka SPMB Tahap II

Walau skemanya masih mirip tahun lalu, ada satu hal yang cukup disorot: jalur afirmasi bakal diperkuat, terutama buat siswa dari keluarga kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus.

Selama ini, banyak orang tua deg-degan karena kuota sekolah negeri terbatas. Begitu gagal masuk negeri, bingung harus cari sekolah mana lagi yang biayanya masih masuk akal. Nah, tahun ini Disdik coba bikin sistem yang lebih praktis.

Langsung Diarahkan

Jadi gini, kalau siswa nggak lolos sekolah negeri, sistem online bakal otomatis mengarahkan mereka ke sekolah swasta gratis yang sudah terintegrasi dalam SPMB. “Ini by system. Setelah hasil keluar, siswa langsung diarahkan ke sekolah swasta gratis,” jelas Ahsan.

Jumlah sekolah swasta gratis yang ikut gabung juga nggak sedikit. Ada 133 sekolah, mulai dari jenjang TK, SD sampai SMP. Untuk jenjang SMP sendiri, pembagian kuotanya masih pakai pola campuran khas SPMB: domisili 40 persen, afirmasi 25 persen, prestasi 25 persen, mutasi 5 persen serta tambahan optimalisasi sistem 5 persen.

Khusus jalur prestasi, tahun ini nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) bakal jadi “senjata utama”. Selain TKA, penilaian juga diambil dari rapor, prestasi lomba, sampai pendidikan karakter. “Hasil TKA jadi salah satu komponen dengan bobot paling tinggi,” ujar Ahsan.

Baca juga: Minim Pendaftar, Disdik Semarang Buka SPMB SD Gelombang Kedua

Pemkot Semarang berharap sistem baru ini bikin proses penerimaan murid lebih transparan dan nggak terlalu bikin orang tua keliling sambil panik tiap musim PPDB, eh sekarang namanya SPMB.

Pada akhirnya, rebutan sekolah negeri di Semarang masih terasa kayak war tiket konser: server bikin deg-degan, kuota bikin sesak napas, dan semua orang pengin masuk tempat yang katanya “favorit”. Bedanya sekarang, kalau gagal checkout negeri, sistem udah nyiapin “keranjang cadangan” berupa sekolah swasta gratis. (tebe)

You Might Also Like

UMK Semarang Lagi Digodok: Target Naik, Tapi Tetap Ikut Aturan Main

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Polisi Jogja Aniaya Warga Semarang hingga Tewas Dibui 2,5 Tahun

Jangan Sampai Kehabisan! Ramadan Belum Mulai, KAI Udah Mulai Jual Tiket Mudik Lebaran

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

TAGGED:disdik semarangheadlinepemkot semarangspmb
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bus ALS Tabrak Truk BBM, Api Langsung Lahap Belasan Penumpang
Next Article Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Menbud: Udah Didandani Masa Nggak Dipamerin? Keraton Kulon Mau Dibuka, Tapi Nggak Semua Setuju

Maret 27, 2026
Info

Jam Operasional Tempat Hiburan Resmi Disetel Mode Ramadan

Februari 18, 2026
Ilustrasi mobil penumpang tertemper kereta. (wahyu/grafis)
Info

KA Argo Bromo Anggrek Temper Mobil Rombongan Pengantar Jemaah Haji, 4 Orang Tewas

Mei 1, 2026
Massa membakar mobil dan kantin kantor Gubernur Jateng, Jumat (29/8/2025).
Daerah

Demo Semarang Ricuh! Mobil dan Kantin di Kantor Gubernur Jateng Dibakar Massa

Agustus 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?