Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

Musim hujan mulai mengetuk, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng tak mau kota ini gagap saat langit tiba-tiba “bad mood”. Dalam Rakor Forkopimda, Rabu (19/11), ia menegaskan bahwa seluruh OPD harus menyiapkan mitigasi dengan skenario paling buruk, bukan sekadar formalitas musiman, tetapi kesiapan nyata ketika curah hujan tinggi berubah jadi ancaman.

T. Budianto
Last updated: November 20, 2025 7:38 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RAPAT FORKOPIMDA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memimpin Rakor Forkopimda soal kesiapsiagaan bencana di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Rabu (19/11), (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengingatkan bahwa musim hujan bukan cuma soal rintik-rintik estetik, tapi juga potensi bencana yang bisa datang kapan saja. Karena itu, semua OPD diminta kerja bareng dengan mindset “kalau yang paling buruk kejadian, kita sudah siap”.

Dalam Rakor Forkopimda soal kesiapsiagaan bencana di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Rabu (19/11), Agustina menegaskan bahwa mitigasi harus dilakukan dengan asumsi skenario terburuk. “Mitigasi itu asumsi kita adalah the worst situation. Jadi kalau sampai terjadi, kita sudah siap,” tegasnya.

Agustina juga menyorot pentingnya ngecek prediksi cuaca dari BMKG sampai akhir tahun. Soalnya, mayoritas bencana, apalagi banjir biasanya muncul gara-gara curah hujan yang kelewat tinggi. “Tugas utama kita adalah membaca prediksi curah hujan hingga Desember,” ujarnya.

Daerah Rawan Bencana

Untuk memperkuat langkah antisipatif, ia memerintahkan Dinas PU, Disperkim, dan BPBD membuat peta detail wilayah rawan banjir berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya. Pemetaan dilakukan hingga level kecamatan, kelurahan, dan RW supaya skenario terburuk bisa disusun dengan tepat.

Menurutnya, hasil mitigasi kali ini juga harus berpengaruh pada cara pemerintah menggambarkan dan merencanakan infrastruktur. “Warga selalu tanya: duit Semarang banyak, pajak jalan terus, tapi banjir kok begini-begini saja? Maka mitigasi ini harus berdampak pada penggambaran infrastruktur kita,” tegas Agustina.

Kalau banjir tiap tahun sudah kayak event musiman, mungkin Semarang butuh season pass mitigasi biar nggak kaget tiap hujan deras datang. (tebe)

You Might Also Like

Libur Akhir Tahun, Kapolda Turun Gunung Cek Posyan Tawangmangu

Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Kurator Sritex Protes 72 Mobil Disita Kejagung

Prabowo Terima Karta Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

Benteng Pendem Ambarawa: Kini Tak Lagi Sunyi

TAGGED:agustina wilujengheadlinemitigasi bencanapemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi). Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang
Next Article Lawang Sewu & Museum KA Ambarawa Go Internasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi aksi demonstrasi.
Politik

Demo di DPR: Peserta Puluhan Orang, Pasukan Pengamanan yang Disiapkan 1.250 Personel

Agustus 25, 2025
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Februari 10, 2026
Komandan Batalyon Resimen IV Korps Brimob Kompol Cosmas K. Gae saat menjalani sidang etik di Ruang Sidang Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Hukum

Danyon Brimob Dipecat Karena Kasus Rantis Tabrak Ojol, Polisi Pastikan Kasus Dilanjutkan ke Jalur Pidana!

September 4, 2025
Nasional

Netizen Bully Puan soal “Sikap Hormat”, Padahal Aturannya Jelas Nih

Oktober 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?