Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang

Kasus ini makin rumit ketika bukti administrasi menunjukkan korban dan Basuki berada dalam satu KK. Publik berspekulasi, media mengulas, dan warganet berdebat—tapi pihak kepolisian menegaskan semua proses tetap dijalankan sesuai prosedur.

Nugroho P.
Last updated: November 20, 2025 7:32 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Misteri kematian seorang dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 Semarang masih bikin banyak orang mengernyitkan dahi. DLL, perempuan 35 tahun, ditemukan tewas tanpa busana di sebuah kamar hotel di kawasan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Senin pagi sekitar pukul setengah enam. Temuannya janggal, suasananya gelap, dan pertanyaan publik makin panjang.

Sosok pertama yang menemukan adalah AKBP Basuki, polisi berusia 56 tahun yang sehari-hari berdinas di Direktorat Samapta Polda Jateng. Nama yang awalnya hanya disebut sebagai saksi mendadak jadi sorotan setelah publik tahu bahwa Basuki dan DLL tercatat dalam satu kartu keluarga serta tinggal serumah di Semarang.

Sejak kabar itu mencuat, spekulasi langsung bertebaran. Ada yang mempertanyakan hubungan keduanya, ada yang menyoal kehadiran Basuki di kamar hotel, ada pula yang menyoroti detail waktu penemuan dan pelaporan. Semua pertanyaan itu akhirnya menyeret Bidpropam Polda Jateng turun tangan.

Kabid Propam, Kombes Saiful Anwar, menegaskan bahwa Basuki kini resmi menjalani penempatan khusus selama 20 hari. Pelanggarannya jelas: tinggal satu atap dengan DLL tanpa ikatan pernikahan. Meski sanksi ini belum berkaitan dengan kematian sang dosen, keputusan tersebut diambil agar pemeriksaan berjalan tanpa gangguan.

Proses penyelidikan internal pun digelar dengan menghadirkan Itwasda, SDM, dan Bidkum. Hasilnya menguatkan pelanggaran etik, sementara dugaan pidana sepenuhnya ditangani Ditreskrimum. Direktur Reskrimum, Kombes Dwi Subagio, memastikan penyidikan berjalan untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur kriminal dalam kematian DLL.

Dari pemeriksaan awal, korban disebut mengalami pecah jantung—penjelasan yang memunculkan lebih banyak tanda tanya daripada jawaban. Keluarga menolak puas begitu saja dan menuntut pemeriksaan tuntas, termasuk mempertanyakan alasan Basuki berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, gelombang mahasiswa Untag ikut turun ke jalan. Mereka mendatangi Polda Jateng, membawa poster, dan meminta transparansi. Bagi mereka, terlalu banyak kejanggalan yang mengganggu logika: korban ditemukan telanjang, posisi tubuh di lantai, ada barang pribadi yang diduga hilang, dan jeda waktu panjang sebelum kabar kematian disampaikan ke kampus maupun keluarga.

Mahasiswa juga mendesak agar seluruh bukti, termasuk barang pribadi korban, diamankan dan diaudit ulang. Kekhawatiran terbesar mereka adalah ada bagian cerita yang sengaja tak diungkap atau malah sengaja dihilangkan.

Kasus ini makin rumit ketika bukti administrasi menunjukkan korban dan Basuki berada dalam satu KK. Publik berspekulasi, media mengulas, dan warganet berdebat—tapi pihak kepolisian menegaskan semua proses tetap dijalankan sesuai prosedur.

Hingga kini, misteri itu belum menemukan pintu keluar. Pemeriksaan terus berjalan, barang bukti terus dikumpulkan, dan para penyidik masih merangkai potongan cerita yang berserakan. Sementara itu, publik menunggu, berharap semua simpul kusut ini bisa terurai terang, tanpa ada yang ditutupi. (*)

You Might Also Like

2026, Tersangka di Jateng Wajib “Kerja Sosial”

Jaksa Nggak Mau Bebaskan Terdakwa Korupsi Kakao UGM

Pengusaha Jateng Baku Hantam, Pengurus HIPMI Ngaku Dipiting dan Diinjak

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

Guru SLB Yogya Diparkir, Kasusnya Kini Bergulir Serius

TAGGED:dosen mudapolisiuntag
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luncuran awan panas erupsi Gunung Semeru. Melaju di Abu Semeru, Sepasang Nyawa Hampir Terbang
Next Article Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Vonis Tipis Kasus MHS Bikin Pertanyaan Keadilan Makin Nyaring

Juni 3, 2026
Dua dari tiga tersangka korupsi lahan Bulog Semarang diperiksa di Kejari Kota Semarang. (dok kejari)
Hukum

ASN Pemprov Jateng Tersangka Korupsi Gak Jadi Diadili, Meninggal saat Jadi Tahanan Kota

Oktober 7, 2025
Hukum

Bupati Brebes Digugat Mantan Bakal Calon Wakil Bupati

September 30, 2025
Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae)
Hukum

Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?