Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Melaju di Abu Semeru, Sepasang Nyawa Hampir Terbang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Melaju di Abu Semeru, Sepasang Nyawa Hampir Terbang

BPBD Lumajang kembali mengingatkan warga untuk tidak memaksakan aktivitas di jalur yang sudah ditandai sebagai zona rawan. Banyak jalan yang licin karena abu panas dan visibilitas menurun membuat risiko kecelakaan semakin besar. Aparat gabungan pun terus menyisir jalur terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang melintas di waktu berbahaya.

Nugroho P.
Last updated: November 20, 2025 7:21 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Luncuran awan panas erupsi Gunung Semeru.
Luncuran awan panas erupsi Gunung Semeru.
SHARE

BACAAJA, KEDIRI – Cerita dramatis datang dari kawasan Jembatan Gladak Perak, saat sepasang suami istri asal Kediri, Jawa Timur, tak sengaja bersinggungan langsung dengan awan panas Gunung Semeru. Mereka terjatuh dari motor di tengah jalan yang licin dan tertutup abu panas, kemudian tersapu hembusan material panas yang melintas cepat. Rabu malam itu berubah jadi momen menegangkan bagi keduanya.

Menurut Sekda Lumajang, Agus Triyono, pasangan tersebut mengalami luka bakar sekitar 20 persen. Mereka terpelanting karena motor yang dikendarai tergelincir di jembatan yang sudah dipenuhi abu panas akibat guguran awan panas Semeru. Kejadiannya berlangsung cepat, tapi untungnya petugas yang berjaga di lapangan bergerak tanpa menunggu lama.

Agus menjelaskan bahwa laporan awal menyebutkan kondisi jembatan sudah licin sejak awan panas pertama melintas. Korban yang mencoba melintas di momen yang kurang tepat tidak sempat mengantisipasi. Motor amblas, tubuh ikut terhempas, dan abu panas langsung menyapu tanpa kompromi.

Meski begitu, keberadaan petugas di sekitar lokasi jadi penolong utama. Begitu melihat korban jatuh, mereka langsung melakukan evakuasi dan membawa keduanya ke Puskesmas Candipuro untuk penanganan awal. Setelah dipastikan perlu perawatan lebih intensif, keduanya dirujuk ke RS Pasirian pada malam yang sama.

BPBD Lumajang kembali mengingatkan warga untuk tidak memaksakan aktivitas di jalur yang sudah ditandai sebagai zona rawan. Banyak jalan yang licin karena abu panas dan visibilitas menurun membuat risiko kecelakaan semakin besar. Aparat gabungan pun terus menyisir jalur terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang melintas di waktu berbahaya.

Imbauan evakuasi juga terus ditegaskan. Pemerintah Lumajang mengingatkan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama, sehingga aktivitas apa pun di area merah harus diminimalkan bahkan dihentikan sementara. Kondisi Semeru yang masih meningkat membuat potensi guguran awan panas bisa terjadi sewaktu-waktu.

Dengan koordinasi lintas sektor yang semakin rapat, pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik. Sementara itu, tim mitigasi bencana tetap bersiaga penuh untuk mengawasi setiap pergerakan masyarakat di sekitar kaki Semeru. Hingga situasi benar-benar aman, upaya preventif terus dijalankan agar tidak ada lagi kejadian serupa. (“*)

You Might Also Like

Ya Ampun, Ini Doktor Hukum yang Bikin Kaget!

Ribut Video Rasis Sunda, Warganet Desak Polisi Gerak Cepat

Layaknya Bom, Ledakan di SMA 72 Bikin Panik, Asap, dan Suara Menggelegar di Tengah Pelajaran

Awas! Tren AI Ghibli-Style, Estetik Buat Feed, Tapi Merusak Bumi

Superflu Lagi ‘Ganas’ di New York, UGD Sampai Kewalahan

TAGGED:lumajangsemeru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Viral, Bisik Indigo Warnai Kisah Longsor di Cibeunying Cilacap
Next Article POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi). Polisi, Dosen Muda, dan Misteri Kematian di Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
Viral

Begini Nih Nasib Polisi yang Aniaya Siswa SPN di NTT

November 15, 2025
Viral

Viral Dari Kampung, Siti Mawarni Bikin Bandar Narkoba Gerah

April 26, 2026
Viral

Uji Nyali di Kota Semarang: Jembatan Kaca Tinjomoyo Resmi Dibuka, Bikin Deg-degan Tapi Seru!

Oktober 6, 2025
Viral

Pocong Bawa Sajam Keliling Cilacap Bikin Warga Susah Tidur

Mei 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Melaju di Abu Semeru, Sepasang Nyawa Hampir Terbang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?