Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”

Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK kembali menyasar kepala daerah di Jateng. Kali ini giliran Bupati Sukoharjo yang diamankan. Di tengah situasi itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi langsung memastikan satu hal: pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ikut terseret dalam pusaran kasus hukum.

T. Budianto
Last updated: Juli 11, 2026 5:13 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Luthfi, proses hukum yang dilakukan KPK harus dihormati dan didukung sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih serta bebas dari praktik korupsi.

“Saya sudah berulang kali menyampaikan agar menciptakan clear dan good government. Untuk itu berangkatnya dari pimpinannya. Jadi ikan itu busuknya dari kepala. Artinya kita harus memberikan suatu contoh atau suri tauladan,” kata Luthfi saat menghadiri Konferensi Nasional Kusta 2026 di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: KPK Tangkap 5 Orang saat OTT Bupati Sukoharjo, Siapa 4 Orang Lainnya?

Ia mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Menurutnya, seorang pemimpin memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Luthfi menegaskan, prinsip tata kelola pemerintahan yang baik harus diterapkan di seluruh lini birokrasi, mulai dari penggunaan kewenangan, pengelolaan anggaran, hingga pertanggungjawaban setiap program yang dijalankan.

Jaga Integritas

Karena itu, seluruh pejabat di lingkungan pemerintahan diminta tetap menjaga integritas agar kepercayaan publik tidak terus terkikis oleh kasus-kasus korupsi.

Meski Bupati Sukoharjo kini menjalani proses hukum, Luthfi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu.

Pemprov Jateng, kata dia, akan mengirimkan tim untuk melakukan pendampingan terhadap Pemkab Sukoharjo agar roda pemerintahan tetap berjalan.

“Siapapun pemimpinnya yang kena masalah, pelayanan pemerintahan dan publik tidak boleh terganggu. Kita akan backup untuk berjalannya pemerintahan di Sukoharjo. Nanti akan kita tunjuk Plt (Pelaksana Tugas) kalau sudah ada kekuatan hukum tetap,” tegasnya.

Baca juga: Total Empat Kepala Daerah di Jateng Kena OTT Sepanjang Tahun Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya melakukan OTT di Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (9/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan untuk menjalani pemeriksaan, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Hingga kini, KPK masih mendalami perkara tersebut dan belum seluruh rincian kasus disampaikan kepada publik.

Jabatan memang bisa berganti dalam hitungan hari, tetapi kepercayaan masyarakat membangunnya butuh waktu bertahun-tahun. Sebab yang paling mahal dari sebuah kursi bukan kayunya, melainkan integritas orang yang duduk di atasnya.  (tebe)

You Might Also Like

Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

BBM Naik, Pemprov Siapkan Operasi Pasar

Keluarga Eks-Sekda Klaten Menangis di Ruang Sidang, Jaka Sawaldi Divonis 2 Tahun Penjara

Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

Prabowo Gas Utang Jumbo Rp781,9 T, Pecahin Rekor Sejak Pandemi

TAGGED:ahmad luthfibupati sukoharjoheadlineOTT KPKpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bek Serbabisa Nuri Fasya Merapat, Ahmad Nufiandani Pulang ke Rumah Setelah 12 Tahun
Next Article Sengketa Direksi PDAM Tirta Moedal Masih Lanjut, Pemkot Siap Tempuh Jalur Hukum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sengketa Direksi PDAM Tirta Moedal Masih Lanjut, Pemkot Siap Tempuh Jalur Hukum

OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”

Bek Serbabisa Nuri Fasya Merapat, Ahmad Nufiandani Pulang ke Rumah Setelah 12 Tahun

CEK SALURAN--Wali Kota Semarang mengecek saluran air di Kampung Tambaklorok untuk memitigasi dampak rob, Kamis (9/7/2026). (ist)

Mitigasi Rob Tambak Lorok, Saluran Air hingga Tanggul Retak bakal Diperbaiki

Temui Warga Mangkang, Agustina Fokus Benahi RTLH dan Pengairan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng

Februari 26, 2026
Suasana warga yang berdesakan dalam pesta rakyat resepsi perkawinan anak Gubernur Jabar dengan Wakil bupati Garut
Unik

Tumbal Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, 3 Orang Tewas Desak-desakan

Juli 18, 2025
Olahraga

Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

April 27, 2026
Ekonomi

Gadai Jadi Andalan, Pegadaian Panen Triliunan Sepanjang 2025

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?