Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

Latihan keras tiap hari ternyata belum tentu cukup. Di dunia olahraga, mental sering jadi pembeda, dan itu nggak bisa dilatih cuma di dojo atau lapangan. Makanya, ajang kejuaraan jadi “arena sebenarnya”. Di sinilah mental diuji: siap naik level… atau malah drop di momen penting.

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 2:38 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
UNJUK KEMAMPUAN: Perserta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Wira Adhyaksa unjuk kemampuan, Sabtu, (25/4/2026) di GOR Jatidiri, Semarang. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Wira Adhyaksa yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, 25-26 April 2026, bukan sekadar adu teknik dan sabuk. Buat Pemprov Jateng, ini adalah “ruang tempur” buat membentuk mental atlet.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno terang-terangan mengapresiasi event yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah itu. Menurutnya, kejuaraan seperti ini penting banget buat nambah jam terbang atlet, bukan cuma soal skill, tapi juga soal mental bertanding.

Baca juga: IMI Jateng Gaspol Tekan Balap Liar, Bikin Dunia Otomotif Makin Hidup

“Ini bagian dari jam terbang anak-anak kita. Terima kasih karena kejaksaan sudah mendorong perhatian terhadap karate,” kata Sumarno saat mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Sabtu (25/4/2026).

Buat Sumarno, latihan tanpa pertandingan itu ibarat belajar tanpa ujian. Kelihatannya siap, tapi belum tentu kuat saat benar-benar diuji. “Kalau nggak pernah diuji, latihan sebagus apa pun, pas tanding bisa saja mentalnya down,” tegasnya.

Siap Tempur

Karena itu, dia berharap ke depan makin banyak Kejurnas digelar di Jawa Tengah. Tujuannya jelas: biar atlet lokal nggak cuma jago di latihan, tapi juga siap tempur di level yang lebih tinggi, mulai dari PON, SEA Games, sampai ajang internasional.

Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Siswanto melihat kejuaraan ini bukan cuma soal olahraga, tapi juga soal nilai hidup. Menurutnya, kolaborasi antara dunia hukum dan olahraga bisa jadi contoh nyata bagaimana sportivitas, disiplin, dan kejujuran berjalan bareng.

“Kami ingin semangat penegakan hukum yang jujur dan adil juga tercermin di lapangan,” ujarnya. Kejurnas ini juga jadi ajang penting buat “berburu” bakat-bakat baru dari berbagai daerah. Nggak cuma itu, suasana kompetisi juga jadi ruang silaturahmi antar atlet dan perguruan, sekaligus mempererat persatuan.

Baca juga: Menpora Minta Konflik Kepengurusan Cabor Diakhiri

Total ada 493 peserta dari 41 kontingen yang ikut ambil bagian, datang dari empat provinsi: Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Dengan atmosfer kompetisi tingkat nasional, para atlet diharapkan bisa merasakan langsung tekanan pertandingan sesungguhnya, bekal penting kalau nanti naik ke level internasional.

Di olahraga, yang bikin juara bukan cuma otot dan teknik, tapi juga mental yang tahan banting. Dan ironisnya, mental itu justru nggak bisa dilatih sendirian. Harus diuji, harus ditekan. Jadi kalau mau atlet hebat, jangan cuma kasih tempat latihan… tapi kasih juga panggung buat “jatuh” sebelum akhirnya benar-benar berdiri. (tebe)

You Might Also Like

PSSI Buka Tender Apparel Timnas, Era Baru Jersey Garuda Segera Dimulai

Skydiving Jadi Atraksi Unggulan Karimunjawa

Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

Duel Tim Impresif: DPD 1 dan Kabupaten Semarang Siap Bentrok di Final Soekarno Cup 2025

Timnas U-23 Indonesia Gagal Menang Lawan Laos di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-23

TAGGED:kejurnas karatekoni jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa
Next Article Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peta jalur rel Kedungjati-Tuntang dan kolase foto kondisi stasiun era dulu. (ist)

Reaktivasi Jalur Kereta Api Kedungjati-Tuntang Paling Mungkin Direalisasikan, Asalkan. . .

Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional

Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa

Pawai Ogoh-Ogoh: Semarang Nggak Cuma Ramai, Tapi Juga “Rukun Level Dewa”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Lawan China dan Jepang, Kluivert Targetkan Satu Kemenangan

Mei 27, 2025
Fokus

Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

April 6, 2026
Sepak Bola

Manajer Timnas Buka Suara Soal Rencana Uji Coba Selama TC di Bali

Mei 24, 2025
Info

325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?