Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kunci Rupiah Mau Bangkit? Guru Besar Undip Bilang MBG dan KDMP Harus Dievaluasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Kunci Rupiah Mau Bangkit? Guru Besar Undip Bilang MBG dan KDMP Harus Dievaluasi

Guru besar ekonomi Undip bilang, agar rupiah bangkit, dua program besar yang bikin APBN bolong: KDMP dan MBG, harus dievaluasi:

R. Izra
Last updated: Juni 12, 2026 12:34 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto. (ist)
Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Harapan agar rupiah kembali menguat dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan moneter atau intervensi di pasar keuangan.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Sugiyanto, menilai pemerintah harus berani mengevaluasi dua program besar yang menyedot anggaran negara, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, perbaikan dua program tersebut menjadi salah satu syarat penting untuk memulihkan kepercayaan pasar terhadap pemerintah. Jika kepercayaan itu kembali, peluang rupiah menguat juga akan semakin besar.

Bacaaja: Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM
Bacaaja: Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

“Harus ada evaluasi mendasar atas dua program besar yang menghabiskan dana APBN itu. Menurut saya itu syarat untuk dolar bisa stabil atau rupiah menguat,” kata Sugiyanto melalui telepon, Kamis (11/6/2026).

Ia menilai persoalan utama bukan terletak pada ide programnya. MBG maupun KDMP dinilai memiliki tujuan yang baik, tetapi sejak awal disusun dengan perencanaan yang kurang matang sehingga pelaksanaannya berpotensi menimbulkan banyak masalah.

Sugiyanto juga menyinggung kasus dugaan korupsi yang menyeret petinggi Badan Gizi Nasional.

“Dulu sebelum ada kejadian ini (korupsi), pemerintah enggak mau mendengarkan bahwa perencanaannya rada ngawur, pelaksanaannya ugal-ugalan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan di level atas bisa menjadi indikasi adanya masalah yang lebih luas dalam pelaksanaan program.

“Nah, sekarang kalau di atasnya korupsi seperti itu pasti bawahnya iya kok, Mas. Selama itu kan anatominya seperti itu,” katanya.

Tak hanya MBG, Sugiyanto juga mengkritisi pelaksanaan KDMP yang dinilai dipaksakan dalam waktu singkat tanpa persiapan memadai. Ia menyoroti penggunaan dana desa, pemanfaatan aset desa, hingga kebutuhan modal koperasi yang menurutnya belum dirancang secara matang.

“Perencanaannya itu bahasa halusnya tidak ada perencanaan yang matang. Bahkan menurut saya cenderung ngawur karena dalam waktu sangat singkat ditarget sangat tinggi,” ujarnya.

Sugiyanto menegaskan dirinya tidak menolak program-program tersebut. Justru menurutnya, ide MBG maupun koperasi desa layak didukung jika disusun dengan desain yang realistis dan bertahap.

“MBG itu bagus, idenya koperasi juga bagus. Tapi perencanaannya tidak matang sehingga targetnya menjadi serampangan,” katanya.

Ia pun menawarkan pendekatan yang lebih sederhana. Pemerintah dinilai bisa memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah berjalan selama bertahun-tahun atau membuat proyek percontohan sebelum menerapkannya secara nasional.

“Kalau watak bisnis itu harus ada perencanaan. Kenapa tidak metode pilot misalnya satu kecamatan satu. Dulu malah ada demplot, jadi perencanaannya lebih jelas,” ujarnya.

Menurut Sugiyanto, evaluasi menyeluruh terhadap program-program besar jauh lebih penting dibanding memaksakan target dalam waktu singkat. Dengan belanja negara yang lebih terukur dan pelaksanaan yang matang, kepercayaan pasar dapat pulih sehingga tekanan terhadap rupiah perlahan berkurang. (bae)

You Might Also Like

Agustina Siap Bangun Jembatan di Bandarharjo

Hotman Paris Ngamuk-ngamuk, Tolak PPATK Bekukan Rekening Bank 3 Bulan Tanpa Transaksi

Healing Sehat dan Instagramable ala Karenina Agung Resort Gunungpati

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

Rata-rata Gaji Dosen Indonesia Rp3,36 Juta per Bulan, Lebih Gede Bayaran Pegawai MBG?

TAGGED:dolarekonom undipekonomifx sugiyantoguru besarheadlinekdmp. mbgrupiah bangkitrupiah menguatundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MELANGITKAN DOA - Seorang perempuan menyalakan dan menaruh dupa setelah berdoa di sebuah klenteng di kawasan Pecinan, Semarang. (dul) Tembok Mural hingga Festival Mooncake Internasional, Geliat Wisata Pecinan Semarang
Next Article Ilustrasi koruptor. Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, 32 Nama Terduga Viral di Media Sosial

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi koruptor.

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, 32 Nama Terduga Viral di Media Sosial

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto. (ist)

Kunci Rupiah Mau Bangkit? Guru Besar Undip Bilang MBG dan KDMP Harus Dievaluasi

MELANGITKAN DOA - Seorang perempuan menyalakan dan menaruh dupa setelah berdoa di sebuah klenteng di kawasan Pecinan, Semarang. (dul)

Tembok Mural hingga Festival Mooncake Internasional, Geliat Wisata Pecinan Semarang

NAIK KERETA--Pengguna layanan kereta api menikmati perjalanan dengan KA Gumarang. (bae)

Kereta Api Makin Kekinian, 7 KA New Generation Layani Penumpang Daop Semarang

SPOT WISATA - Gang Baru di Pecinan, Kranggan, Semarang, menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Lumpia. (dul)

Dari Gang Baru Pecinan ke Desa Wisata, Mimpi Besar Kranggan yang Beranjak Jadi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

November 19, 2025
Ilustrasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol.
Info

Diskon Tol Berlaku Lagi, Bikin Perjalanan Arus Balik ke Jakarta Jadi Lebih Murah

Maret 26, 2026
JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul)
Hukum

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

Mei 9, 2026
Daerah

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kunci Rupiah Mau Bangkit? Guru Besar Undip Bilang MBG dan KDMP Harus Dievaluasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?