Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM

Pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga BBM untuk mengurangi tekanan terhadap APBN yang hampir jebol.

R. Izra
Last updated: Juni 12, 2026 10:56 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PANIC BUYING: Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying. (dul)
PANIC BUYING: Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kenaikan harga BBM dinilai menjadi tanda kalau kondisi anggaran negara sedang tidak baik-baik saja, di tengah nilai tukar rupiah yang masih melemah.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto, bahkan menyebut APBN saat ini berada di bawah tekanan yang sangat berat.

Menurutnya, besarnya beban subsidi membuat pemerintah nyaris tak punya banyak pilihan selain melakukan penyesuaian harga BBM. Langkah itu diambil agar beban anggaran tidak semakin membengkak.

Bacaaja: Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah
Bacaaja: Resmi! Pertamax Ikut Melambung Tinggi, Jadi Rp16.250 dari Sebelumnya Rp12.300

“Itu artinya sebenarnya APBN-nya hampir jebol kan itu. Nah, APBN-nya hampir jebol, tapi demi pengamanan, yang full subsidi seperti premium enggak dinaikkan,” kata Sugiyanto saat diwawancarai via telepon, Kamis (11/6/2026).

Ia menilai keputusan tersebut memang terpaksa dilakukan. Pemerintah memilih menjaga BBM bersubsidi tetap murah, sementara penyesuaian dilakukan pada BBM nonsubsidi untuk mengurangi tekanan terhadap APBN.

Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar masih Rp6.800 per liter.

Meski begitu, FX mengingatkan dampak kebijakan itu bakal langsung terasa di masyarakat. Ongkos distribusi dan biaya produksi berpotensi ikut naik sehingga memicu kenaikan harga berbagai barang.

“Nanti akan memicu inflasi. Cilakanya pada saat yang sama dolar kita juga sedang mengalami kenaikan, rupiah mengalami ketidakstabilan yang parah. Jadi kelihatannya perekonomian agak berat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap belanja pemerintah. Menurutnya, pengeluaran negara harus lebih terukur dan disusun dengan perencanaan yang matang agar tekanan terhadap APBN tidak terus membesar.

FX menyebut sejumlah program yang sudah ramai dibahas publik, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), layak dievaluasi sebagai bagian dari upaya memperbaiki kesehatan fiskal negara. (bae)

You Might Also Like

Balada Bos Sritex: Kakak Dihukum 14 Tahun, Adik Kena 12 Tahun Penjara

Pemprov Warning Pengusaha Tambang Nakal

Jahitan Kasus Sritex Mulai Terurai, Tiga Tersangka Siap Dipermak Tipikor

ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta

Sawah Dijagain Ketat: Jateng Main Keras demi Swasembada Pangan 2026

TAGGED:apbn jebolBBMharga bbmharga bbm naikheadlinepertamax
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PELAKU USAHA TEKSTIL - Ilustrasi pedagang pakaian sedang melayani pembeli. (ai) Pelaku Usaha Tekstil Lokal Sekarat! Terhimpit Harga Bahan Baku dan Banjir Pakaian Impor
Next Article AHLI--Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, Abdul Manan meninggalkan ruang sidang usai dimintai keterangan di sidang gugatan TAGP vs Kemenhub di PTUN Semarang, Kamis (11/6/2026). (bae) Gugat Pernyataan Pejabat di Media, TAGP Hadirkan Ahli Dewan Pers

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Nusron Dipanggil Lagi, MAKI Minta KPK Tak Lembek

TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)

Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan

Sekda Mokh Sodiq Pimpin Korpri Ngawi

Sukses Turunkan Kemiskinan, Jateng Raih Mandaya Award 2026

Pemkot Semarang Tanggung Iuran Kesehatan 180.000 Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mufti Anam, anggota Komisi VI DPR RI, menyoroti kondisi kritis industri gula nasional akibat praktik mafia dan kebijakan impor yang tak berpihak pada petani.
Ekonomi

Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

September 8, 2025
Ekonomi

Next Indonesia: Perluasan Jargas Jadi Kunci Tekan Subsidi LPG

Oktober 12, 2025
Info

Viral Trek Lari TLJ Ngelupas, Netizen: Bisa Dijadiin “Selimut”

Mei 25, 2026
Info

Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

Mei 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?