Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 847 Kafilah Sudah Tiba di Semarang, MTQ Nasional Tinggal Gas!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

847 Kafilah Sudah Tiba di Semarang, MTQ Nasional Tinggal Gas!

Semarang mulai ramai oleh kedatangan para kafilah MTQ Nasional XXXI. Sampai Kamis sore, 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi sudah mendarat di Jawa Tengah. Sementara itu, 13 venue perlombaan juga telah disiapkan. Tinggal menunggu satu hal: lomba dimulai!

T. Budianto
Last updated: September 11, 2026 10:03 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
DAMPINGI PESERTA: Wagub Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau mendampingi para peserta MTQ saat tiba di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Kamis, (10/9/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kota Semarang mulai dipenuhi para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI. Hingga Kamis (10/9/2026) pukul 17.00 WIB, sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi telah tiba di Jawa Tengah.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, kedatangan para kafilah menjadi tanda bahwa pelaksanaan MTQ Nasional semakin dekat. Hal itu disampaikannya saat menyambut Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Kamis, (10/9/2026) malam.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menerima sebanyak 847 peserta dan ofisial yang masuk ke Jateng,” ujar Taj Yasin. Kafilah Papua Barat Daya menjadi salah satu yang sudah tiba lebih awal. Sementara Gubernur, Ketua DPRD, dan Sekretaris Daerah provinsi tersebut dijadwalkan menyusul, Jumat (11/9/2026).

Bukan cuma soal menyambut tamu, Pemprov Jateng juga memastikan kebutuhan para kafilah sudah disiapkan. Mulai dari penginapan, konsumsi, transportasi, keamanan, posko kesehatan, ambulans, tenaga medis, hingga rumah sakit rujukan.

Baca juga: 12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

Sebanyak 13 venue juga telah disiapkan untuk perlombaan dan berbagai kegiatan pendukung. Beberapa di antaranya berada di kawasan Simpang Lima, Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Raya Baiturrahman Semarang, hingga kawasan PRPP. Untuk mobilitas selama kegiatan, Pemprov Jateng menyediakan 15 bus yang akan digunakan kafilah, dewan hakim, panitia, dan tamu.

Ada cara unik yang disiapkan Pemprov Jateng untuk membuat para tamu nggak merasa “sendirian” selama berada di Semarang. Setiap provinsi mendapat pendampingan dari satu perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jateng. Kafilah Papua Barat Daya, misalnya, didampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Setiap dinas mendampingi satu provinsi untuk menjamu dan memberikan informasi mengenai kebutuhan selama MTQ,” jelas Taj Yasin. Bahkan, para kafilah juga ditawari kesempatan jalan-jalan. Bus yang sudah disiapkan bisa dimanfaatkan untuk berwisata selama berada di Jawa Tengah.

Cukup Cair

Penyambutan kafilah Papua Barat Daya berlangsung cukup cair. Taj Yasin dan Ahmad Nausrau bahkan terlihat berbincang menggunakan bahasa Indonesia, Jawa, hingga Arab.

Ahmad kemudian bercerita bahwa dirinya pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir. Ia juga punya hubungan personal dengan Jateng karena istrinya, Ida Priyanti Nausrau, berasal dari Cilacap. Maka tak heran jika kedatangannya ke Jateng kali ini terasa seperti pulang kampung.

“Kula niki mulih. Lha bojoku wong Jawi, Cilacap. Sing jelas, iki boten melu MTQ mawon, tapi sekaligus mulih,” ujarnya yang disambut senyum Taj Yasin. Ahmad mengaku terharu mendapat sambutan langsung dari Wagub Jateng bersama jajaran pemerintah provinsi.

“Penyambutannya luar biasa. Saya sangat terharu dan senang. Tadi saya kira datang biasa-biasa saja, ternyata Pak Wagub langsung bersama para pejabat menjemput,” katanya.

Baca juga: Kafilah MTQ Dapat Tiket dan Jemputan

Bagi Ahmad, MTQ Nasional bukan sekadar soal siapa yang menjadi juara. Ajang tersebut juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, sekaligus mempererat hubungan antardaerah.

Papua Barat Daya bahkan mulai melirik pengalaman Jateng sebagai bahan untuk mempersiapkan diri jika nantinya ingin menjadi tuan rumah MTQ Nasional.

Menurut Ahmad, Papua Barat Daya punya potensi wisata yang bisa menjadi daya tarik, salah satunya Raja Ampat. Jika mendapat persetujuan pemerintah pusat, MTQ Nasional di Papua Barat Daya nantinya bakal menjadi yang pertama digelar di Tanah Papua.

Semarang kini tinggal menunggu suara para qari dan qariah menggema di 13 venue yang sudah disiapkan. 847 peserta sudah datang, bus sudah standby, penginapan siap, bahkan jalan-jalan juga ditawari. Jadi kalau masih ada yang bilang MTQ cuma soal lomba, mungkin belum tahu: di Semarang, datang mengaji bisa sekalian “mulih”, latihan, silaturahmi, sampai piknik. (tebe)

You Might Also Like

Cuma 15 Desa di Jateng Berstatus Tertinggal, Pemprov: Sangat Tertinggal 0

Mahasiswa Diminta Ikut Bedah Data Kemiskinan dan Naikkan Kelas UMKM

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Belum Sempat Salah Jawab, Dua Peserta Seleksi KI Jateng Sudah Gugur Duluan

OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”

TAGGED:headlinemtq nasional 2026papua barat dayapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Biar Nggak Main Hakim Sendiri, Warga Diajak “Melek” Hukum
Next Article Gol Sabda Bikin PSIS Raih Tiga Poin di Laga Perdana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PELATIHAN MENGGUNAKAN AI: Diskominfo Wonosobo menggelar pelatihan mengunakan AI untuk membuat konten desa dan seputar Pilkades, yang diikuti oleh 50 orang dari 25 Kelompok Infomrasi Masyarakat (KIM), belum lama ini.

Diskominfo Wonosobo Latih KIM Bikin Konten Informasi Desa Pakai AI

GEN Z TUMBANGKAN PARTAI PENGUASA - Massa pendukung gerakan mahasiswa Serbia saat menghadiri kampanye terakhir menjelang pemilihan parlemen di Belgrade pada Kamis (22/10/2026). Partai mahasiswa berhasil menghancurkan hegemoni partai penguasa yang telah berkuasa selama 14 tahun.

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Karhutla Toraja, Makam Leluhur Ratusan Tahun Hangus

Ombudsman Sidak Lapas Semarang, Apa Temuannya?

Dinilai Bebani APBN, Jumlah Wantimpres Digugat ke MK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)
Info

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

Mei 30, 2026
Daerah

Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Juli 28, 2025
Hukum

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

April 15, 2026
PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul)
Fokus

Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

Mei 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 847 Kafilah Sudah Tiba di Semarang, MTQ Nasional Tinggal Gas!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?