Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA

R. Izra
Last updated: Juli 13, 2026 8:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Terpidana korupsi, Dheky Martin (baju batik) berdisi usai jadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026). (bae)
Terpidana korupsi, Dheky Martin (baju batik) berdisi usai jadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pendakwah yang sempat kontroversial karena menghina tukang es teh, Gus Miftah, disebut menerima aliran duit korupsi DJKA senilai Rp100 juta.

Penuntut Umum KPK mengungkap adanya dugaan aliran uang Rp100 juta kepada pendakwah Gus Miftah dalam perkara korupsi proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Informasi itu diperoleh dari keterangan terpidana korupsi Dheky Martin saat menjadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2206).

Bacaaja: Bos Rokok HS Disebut Terima Sleeping Fee Rp9,5 M di Kasus Korupsi DJKA
Bacaaja: Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

Tim KPK, Greafik Loserte mengatakan, kesaksian Dheky Martin, membuka dugaan bahwa uang hasil korupsi proyek perkeretaapian tidak hanya dinikmati para pelaku utama, tetapi juga mengalir ke pihak lain.

“Kami mendapatkan keterangan yang cukup terang benderang dari saksi Dheky. Selaku PPK, dia menerima sejumlah uang dari pengusaha kontraktor,” ujarnya.

“Dari sana kami mendapat informasi uang-uang itu beredar sampai jauh, salah satunya kepada Gus Miftah sebesar Rp100 juta,” kata Greafik usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026).

Meski begitu, Greafik menegaskan KPK belum mengambil kesimpulan maupun menentukan langkah hukum terkait dugaan aliran dana tersebut.

Keterangan yang diperoleh di persidangan masih akan dikaji lebih lanjut sebelum diputuskan tindak lanjutnya.

“Terkait tindakan apa yang kami lakukan, kami belum bisa memutuskan hari ini. Kami akan lapor ke pimpinan,” ujarnya.

Dalam sidang itu, jaksa KPK juga mengonfirmasi langsung kepada Dheky Martin, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek DJKA, mengenai daftar penerima aliran uang dari proyek Jalur Ganda Kereta Api Solo–Semarang (JGSS) Fase 1.

Saat ditanya apakah terdapat alokasi Rp100 juta untuk Gus Miftah, Dheky membenarkannya. “Iya,” jawab Dheky.

Jaksa kemudian memastikan kembali identitas penerima uang tersebut dengan menanyakan apakah yang dimaksud adalah Gus Miftah yang belakangan ramai menjadi sorotan publik.

Dheky kembali menjawab singkat. “Iya,” katanya. (bae)

You Might Also Like

Kiki Tewas Tertimbun, Lagi-lagi Tanah Longsor di Pemalang Telan Korban Jiwa

Kursi Komisi Informasi Jateng Dibanjiri Peminat

MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

DPRD Jateng Siapkan Payung Hukum Pekerja Informal

Nikah Gaib Jadi Dalih, Modus Dukun Kartasura Kini Terungkap Semua

TAGGED:aliran danadecky martinduit korupsigus miftahheadlinekorupsi djkaterima danaterpidana korupsi djka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekolah Sepi Murid, Ternyata Bukan Cuma Soal Kelahiran
Next Article Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Dok Kemenag) Pesantren Ramah Anak, Kemenag Gas Lima Langkah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PINDAH LAPAS: Puluhan napi Lapas Semarang menuruni kapal saat proses pemindahan ke Nusakambangan. (ist)

36 Napi Lapas Semarang Dipindah ke Nusakambangan

Patah Hati Gara-Gara Rocky Gerung

BELAJAR MODERASI: Mahasiswa UIN Walisongo berada di aula Wihara Mahabodhi untuk belajar moderasi beragama, Senin (12/10/2026). (dul)

Belajar Moderasi Beragama, Mahasiswa UIN Walisongo Kunjungi Wihara Mahabodhi

PILATES DI BANDARA: Puluhan orang sedang berolahraga pilates di area boarding bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. (ist)

Tempat Pilates dengan Pemandangan Pesawat Terbang? Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

SMA Theresiana 1 dan SMP Al Azhar 14 Angkat Trofi Hydroplus 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

MBG HARAM - Pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional, Mayong, Jepara, Ahmad Mundoffar., menyatakan haram hukumnya menerima MBG.
Viral

Viral Video Pengasuh Ponpes di Jepara Bilang MBG Haram! Alasannya Menohok Banget

Juli 14, 2026
Info

Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan

April 29, 2026
Ekonomi

Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen

Januari 2, 2026
Ilustrasi siswa dilarang ikut ujian, karena masih mempunyai tunggakan pembayaran. (grafis/wahyu)
Pendidikan

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?