BACAAJA, SEMARANG – Piala Dunia tak cuma jadi pesta sepak bola, tapi juga membawa angin segar bagi TVRI. Lembaga penyiaran publik itu menilai ajang bergengsi ini menjadi momentum untuk kembali mendekatkan diri dengan masyarakat.
Kepala TVRI Stasiun Jawa Tengah, Sanny Damanik, mengatakan hak siar Piala Dunia yang dipegang TVRI menjadi peluang besar sekaligus tantangan untuk menunjukkan peran televisi pemerintah di era digital.
“Piala Dunia ini adalah momentum bergengsi untuk kebangkitan lembaga penyiaran publik, khususnya TVRI,” kata Sanny saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2026).
Kata dia, penyiaran Piala Dunia juga didukung oleh RRI dan LKBN Antara. Namun, masing-masing memiliki peran yang berbeda sesuai kesepakatan.
Bacaaja: TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor
Bacaaja: Euforia Piala Dunia Meledak di Jateng: Ada 500 Lebih Titik Nobar, dari Balai Desa hingga Pemda
RRI, misalnya, hanya menyiarkan pertandingan dalam bentuk audio melalui program “Pesta Bola Dunia”. Format itu dinilai memudahkan masyarakat yang sedang bepergian maupun penyandang disabilitas netra untuk tetap mengikuti jalannya pertandingan.
Sementara itu, TVRI menayangkan pertandingan dalam format audio visual melalui kanal yang telah ditentukan. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi TVRI untuk memperbaiki layanan siaran yang masih belum menjangkau seluruh wilayah.
Sanny mengakui masih ada daerah yang mengalami blank spot atau belum menikmati siaran TVRI secara optimal. Kondisi itu dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebutuhan lokasi pemancar yang strategis hingga keterbatasan anggaran.
“Ini membuat kami lebih tahu kelemahan kami. Untuk mengatasinya memang tidak cukup hanya stasiun penyiaran daerah,” katanya.
TVRI menargetkan jangkauan siaran akan semakin luas pada 2027.
Upaya itu dilakukan bersama pemerintah pusat dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Komisi VII DPR RI, terutama untuk menghidupkan kembali layanan di wilayah blank spot maupun daerah yang terdampak penghentian siaran analog. (bae)

