Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Selain stok yang makin langka, harga Minyakita yang masih beredar di pasaran juga mulai mengalami kenaikan signifikan.

R. Izra
Last updated: Juni 10, 2026 8:00 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.
MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Minyakita yang selama ini menjadi pilihan banyak warga karena harganya lebih terjangkau kini semakin sulit ditemukan di toko-toko kelontong. Kondisi ini membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan pelanggan, sementara masyarakat terpaksa membeli minyak goreng merek lain dengan harga yang lebih mahal.

Masunah (60), pedagang sembako di Daerah Krapyak Semarang, mengaku hampir setiap hari ada pelanggan yang datang untuk mencari Minyaita. Namun dalam beberapa waktu terakhir, ia justru kesulitan mendapatkan pasokan.

“Banyak yang cari Minyakita, tapi barangnya memang enggak ada. Akhirnya pembeli saya arahkan ke minyak yang ada, meskipun harganya lebih mahal,” ujar Masunah. Selasa (9/6/2026).

Bacaaja: Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir
Bacaaja: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Menurutnya, Minyakita selama ini menjadi salah satu produk yang paling dicari karena dianggap lebih terjangkau dibanding minyak goreng kemasan lainnya. Ketika stok menghilang dari pasaran, pelanggan pun tidak memiliki banyak pilihan.

Keluhan serupa juga disampaikan Masyito (50), pemilik toko kelontong di Daerah Tugurejo Semarang yang merasakan pasokan Minyakita semakin sulit diperoleh. Ia mengatakan toko-toko kecil kini jarang mendapatkan distribusi seperti sebelumnya.

“Sekarang susah dapatnya. Informasinya karena distribusinya lebih banyak masuk ke koperasi, jadi toko kecil seperti kami jarang kebagian,” katanya.

Tak hanya langka, harga Minyakita yang masih beredar di pasaran juga mulai mengalami kenaikan. Masito menyebut harga yang sebelumnya berkisar Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per liter kini bisa mencapai sekitar Rp21 ribu per liter.

“Kalau ada barangnya pun sekarang lebih mahal. Kita juga bingung kalau mau jual, karena pembeli pasti cari yang harganya murah,” ungkapnya.

Kondisi ini membuat pedagang berada dalam posisi yang tidak mudah. Di satu sisi mereka ingin memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi di sisi lain barang yang dicari justru sulit didapat.

Masunah mengaku sering menerima pertanyaan dari pelanggan yang berharap Minyakita kembali tersedia di tokonya. Namun hingga kini ia belum bisa memastikan kapan pasokan akan kembali normal.

“Sebetulnya pelanggan tetap mencari Minyakita. Mereka sudah cocok karena harganya lebih terjangkau. Tapi kalau barangnya enggak ada, ya mau enggak mau beli yang lain,” tuturnya.

Kelangkaan Minyakita menjadi persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus bergerak naik, hilangnya salah satu pilihan minyak goreng yang lebih terjangkau membuat pengeluaran rumah tangga semakin bertambah.

Para pedagang berharap distribusi Minyakita bisa kembali lancar sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang sesuai kemampuan mereka. “Harapannya barangnya ada lagi seperti dulu, supaya pembeli juga enggak susah cari,” pungkas Masyito. (dul)

You Might Also Like

Serius Benahi Transportasi Umum, Trans Semarang Jadi Andalan

52 Anak di Jateng Terpapar Kekerasan

Seni Kampung di Semarang: Ada, Tapi Kerap “Nyala” lalu “Redup”

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

TAGGED:minyak gorengminyakitaminyakita hilang di pasaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae) Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa
Next Article TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae) Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Api Mrapen Tiba di Semarang, Agustina Bidik Juara Umum Porprov Jateng 2026

Api Sumbing Padam, PR Berikutnya Pulihkan Hutan dan Saluran Air

Warga Mangunharjo Panen Melon Premium, Agustina Minta Kampung Lain Ikutan

Gunung Slamet Jadi Medan Tempur Atlet Trail Run Jateng

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026).. HADIRKAN SOLUSI - PLN Icon Plus hadirkan solusi digital dan ekosistem hijau dalam Simposium Teknologi Informasi (TI) Hulu Migas 2026, yang digelar Asosiasi IT Minyak dan Gas (AIMG) di Yogyakarta Marriott Hotel, 30 September–2 Oktober 2026.

Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas, PLN Icon Plus Hadirkan Solusi Digital dan Ekosistem Hijau

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Jembatan Serayu Banyumas Ditutup Lama, Warga Wajib Putar Arah Lebih Jauh, Ini Jadwalnya

Juni 16, 2026
Fokus

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Mei 29, 2026
Fokus

Sebelum Geotermal Ungaran Berjalan, Aktivis Minta Amdal Dibuka

September 29, 2026
Ilustrasi aksi perundungan (bullying) atau kekerasan siswa di sekolah.
Fokus

Praktisi Hukum: Sekolah dan Orang Tua Bisa Dimintai Tanggung Jawab bila Terjadi Bullying

Oktober 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?