Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

Rupiah melemah. Hampir semua terdampak, meski rakyat kecil tak pakai dolar. Pelaku usaha fotokopi misalnya, harus menghadapi melambungnya harga kertas.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 11:11 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)
LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Di tengah harga kebutuhan yang terus naik, pelaku usaha fotokopi mulai ikut merasakan tekanan.

Bukan karena pelanggan sepi, tetapi karena harga bahan baku seperti kertas dan plastik terus merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi itu dialami Wina (35), pemilik usaha fotokopi di kawasan Ngaliyan, Semarang. Sudah lebih dari 10 tahun menjalankan usaha, Wina mengaku belakangan harus lebih pintar mengatur pengeluaran agar usahanya tetap jalan tanpa membuat pelanggan kabur.

Bacaaja: Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam
Bacaaja: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

“Pengaruhnya lumayan terasa. Harga kertas naik, plastik juga naik. Padahal itu kebutuhan utama yang dipakai setiap hari,” kata Wina, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, harga kertas sekarang naik cukup cepat dan hampir sulit diprediksi. Jika dulu satu rim kertas masih berada di kisaran Rp40 ribu sampai Rp48 ribu, kini harganya sudah mendekati Rp60 ribu per rim.

Artinya, untuk membeli satu dus berisi lima rim, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai sekitar Rp300 ribu.

Meski biaya operasional makin berat, Wina memilih belum menaikkan tarif fotokopi. Alasannya sederhana, ia takut pelanggan beralih ke tempat lain.

“Kalau harga dinaikkan takut pelanggan lari. Tapi kalau enggak dinaikkan, ya keuntungan yang dikorbankan,” ujarnya sambil tersenyum kecil.

Pilihan itu membuat keuntungan yang didapat jauh lebih tipis dibanding sebelumnya. Namun bagi Wina, mempertahankan pelanggan jauh lebih penting daripada mengambil risiko kehilangan mereka karena kenaikan tarif.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, Wina hanya berharap harga-harga kebutuhan usaha bisa kembali normal agar usaha kecil seperti miliknya tetap bisa bertahan.

“Semoga harga bisa stabil lagi seperti dulu. Biar usaha kecil juga lebih ringan jalaninnya,” tuturnya.

Bagi sebagian orang, kenaikan harga kertas mungkin terlihat sepele. Tapi bagi pelaku usaha kecil seperti Wina, kenaikan itu berarti biaya produksi makin besar sementara pemasukan belum tentu ikut naik.

Di tengah situasi seperti ini, banyak usaha kecil akhirnya memilih bertahan dengan keuntungan minim demi menjaga pelanggan tetap datang. (dul)

You Might Also Like

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

Pelaku Usaha Tekstil Lokal Sekarat! Terhimpit Harga Bahan Baku dan Banjir Pakaian Impor

Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan

TAGGED:fotokopiharga kertasrupiah melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae) Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya
Next Article Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae) Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Istimewa! Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Tahanan

DEADLINE SATU BULAN - Koordinator Jateng Guyub, Joko Priyanto, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di depan Gubernuran, Jum'at (24/7/2026). (dul)

Jateng Guyub Kasih Waktu Sebulan: Aduan Tak Ada Tindak Lanjut, Kami Siapkan Aksi Massa Lebih Besar

TEMUI MASSA - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi Jateng Guyub, Jumat (24/7/2026). (dul)

Kentongan Menggema di Gubernuran, Jateng Guyub: Tanda Situasi Darurat, Jangan Diabaikan!

AUDIENSI - Perwakilan massa aksi Jateng Guyub mengikuti audiensi dengan Pemprov Jateng, di sela-aksi aksi hari ketiga di Gubernuran, Jumat (24/7/2026). (dul)

Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau

HARIMAU ANGGUN--Seekor harimau putih bernama Anggun milik Semarang Zoo mengalami luka terbuka pada leher sebelum dikabarkan mati. (ist)

Harimau Putih Semarang Zoo Mati, Dugaan Kesalahan Anestesi Mencuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Mei 29, 2026
Fokus

Warga Bringin Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Mei 17, 2026
Fokus

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

Mei 15, 2026
TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul)
Fokus

Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

Juni 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?