Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rupiah Belum Bangkit, Pakar Soroti Krisis Kepercayaan Pasar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rupiah Belum Bangkit, Pakar Soroti Krisis Kepercayaan Pasar

Rupiah masih seperti mobil yang gasnya diinjak tapi susah ngebut. Meski sempat bergerak naik tipis, nilai tukar mata uang Indonesia tetap bertahan di level Rp17.900-an per dolar AS.

T. Budianto
Last updated: Juni 11, 2026 6:42 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rupiah masih belum menunjukkan tenaga untuk bangkit. Meski pergerakannya sempat menguat tipis, nilai tukar mata uang Garuda masih bertahan di kisaran Rp17.900-an per dolar AS dan belum lepas dari tekanan.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto menilai, kondisi ini bukan semata-mata dipicu situasi ekonomi global. Menurutnya, tekanan dari dalam negeri juga ikut memperberat posisi rupiah.

Ia menjelaskan, beban fiskal pemerintah yang semakin besar membuat negara harus mencari sumber pendapatan lain ketika target penerimaan pajak tidak tercapai.

Baca juga: Ketika Dolar Naik, Jangan Biarkan UMKM Berjuang Sendiri

Salah satu caranya melalui penerbitan surat utang atau skema pembiayaan yang melibatkan Bank Indonesia. “APBN menanggung beban yang berat tidak sesuai dengan kapasitas yang ada. Akhirnya menekan sektor moneter,” kata Sugiyanto saat dihubungi, Kamis (11/6/2026).

Tekanan tersebut, lanjutnya, pada akhirnya merembet ke sektor moneter dan berdampak pada nilai tukar rupiah.  Kondisi itu juga bisa memicu kenaikan biaya produksi bagi industri yang masih mengandalkan bahan baku impor, termasuk kebutuhan energi seperti bahan bakar.

Kepercayaan Pasar

Namun, menurut Sugiyanto, persoalan yang lebih besar justru ada pada tingkat kepercayaan pasar terhadap pemerintah. Ia melihat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan ekonomi belum cukup cepat untuk memulihkan keyakinan pelaku usaha dan investor.

“Problemnya trust. Saya berharap tidak memburuk, tapi situasi sekarang sangat tergantung kepada respons pemerintah,” ujarnya. Sugiyanto memperkirakan rupiah belum akan kembali menguat dalam waktu dekat.

Baca juga: Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

Peluang itu baru terbuka jika pemerintah berani mengeluarkan kebijakan mendasar yang mampu memperbaiki kondisi fiskal sekaligus mengembalikan kepercayaan pasar. Sementara itu, pada perdagangan Kamis (11/6/2026), rupiah masih bergerak di kisaran Rp17.900-an per dolar AS.

Kadang masalah ekonomi memang mirip hubungan yang sedang renggang. Bukan karena tidak ada uang semata, tetapi karena kepercayaan mulai berkurang. Dan seperti halnya hubungan, pasar juga punya satu kebiasaan: ketika rasa percaya hilang, angka-angka biasanya ikut menjauh. (bae)

You Might Also Like

Gelandang Langganan Timnas Merapat

Dua Investasi Senilai Rp 730 Miliar Masuk Jateng

Ngecas Tanpa Kabel, Tanpa Colokan: Finlandia Bikin Listrik Bisa ‘Terbang’ di Udara Kayak Wifi

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Semarang di Usia 479: Antara Harapan Warga dan Tantangan Kota

TAGGED:dolar menguatheadlinerupaih melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah
Next Article Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

Empat Kecamatan di Semarang Rawan Kekeringan

Ketika Catcalling Dibungkus Candaan, Imbasnya Perempuan Kehilangan Ruang Eksistensi

Perry Warjiyo saat masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Perry saat ini resmi mengundurkan diri dari Gubernur BI.

Terungkap! Alasan Pribadi Bikin Perry Warjiyo Sukarela Mundur dari Guberur BI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tumbuh

Agustina Gaspol Atasi Sampah Organik Lewat Program Gumregah

September 14, 2025
DIBAWA PETUGAS: Chiko Radityatama Agung Putra, kreator konten cabul saat dibawa petugas menuju penjara. (Foto: Bae)
Hukum

Dimaafkan Korban, Chiko Pengedit Konten Cabul Cuma Dituntut Tujuh Bulan Bui

Februari 20, 2026
Politik

Gerindra Siap Coret Noel dari Keanggotaan Usai Jadi Tersangka KPK

Agustus 25, 2025
Info

Pengobatan Gratis di Panti Marhaen Kembali Diserbu Warga

Mei 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rupiah Belum Bangkit, Pakar Soroti Krisis Kepercayaan Pasar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?