Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Sekolah harusnya jadi tempat semua anak bisa tumbuh, tanpa label, tanpa sekat. Itulah pesan yang lagi ditekanin Pemprov Jawa Tengah. Wakil Gubernur Taj Yasin bilang, pendidikan inklusi bukan cuma wacana, tapi jalan pintas biar anak difabel nggak terus-terusan jadi penonton.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 1:58 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI SAMBUTAN: Wagub Jateng, Taj Yasin memberikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah makin serius ngebut pemerataan pendidikan bagi penyandang disabilitas. Salah satu jurus utamanya: memperkuat sekolah inklusi di seluruh wilayah Jateng.

Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

Menurut Wagub yang akrab disapa Gus Yasin, penanganan penyandang disabilitas harus dilakukan secara rapi, sistematis, dan terintegrasi. Pemprov kini fokus membereskan sinkronisasi data dan penguatan regulasi di 35 kabupaten/kota.

Baca juga: Respati Ajak Anak Disabilitas Liburan ke Solo Safari: Bukan Cuma Fun, tapi Inklusif

“Data sudah kami pegang. Penyandang disabilitas di Jawa Tengah sekitar 100 ribu orang dan tersebar di semua daerah,” ujar Gus Yasin. Data ini, lanjutnya, jadi modal penting buat ngebenerin masalah klasik, mulai dari akses pendidikan sampai kelayakan hidup yang masih timpang.

“Kami akui masih banyak kekurangan. Justru karena itu, sekarang kami mulai menata ulang supaya penanganannya lebih presisi,” tegasnya di hadapan para kepala daerah. Gus Yasin menjelaskan, lima tahun terakhir Pemprov Jateng fokus membangun kesadaran publik soal sekolah inklusif. Menurutnya, edukasi ke masyarakat adalah fondasi sebelum bicara soal pemenuhan hak yang lebih teknis.

Akses Pendidikan

“Masyarakat harus paham dulu. Saudara-saudara kita ini butuh kelayakan hidup. Mereka harus punya akses pendidikan supaya bisa mandiri, bahkan jadi kepala keluarga yang berdaya secara ekonomi,” katanya. Lewat Musrenbang 2026, Pemprov memastikan seluruh aspirasi dari komunitas difabel bakal masuk dalam RKPD 2027.

Gus Yasin juga menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi ulang efektivitas sekolah inklusi agar tidak ada lagi anak disabilitas usia sekolah yang terlewat dari sistem. Dalam forum tersebut, perwakilan Roemah Difabel Jawa Tengah, Didik Sugiyanto, turut menyampaikan aspirasi. Ia mengapresiasi sikap Gubernur Jateng yang mendeklarasikan diri sebagai Bapak Disabilitas.

Baca juga: Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan

Namun, Didik juga mengingatkan bahwa pekerjaan rumah masih banyak. Salah satunya soal Rencana Aksi Daerah (RAD) Disabilitas yang wajib dituntaskan sesuai amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 dan Perda Jateng Nomor 2 Tahun 2023. “Kami masih menemukan difabel usia sekolah yang belum sekolah, dan usia produktif yang belum bekerja. Kami berharap RAD segera rampung supaya solusi bisa jalan lebih sistematis,” ujarnya.

Sekolah inklusi sudah digeber, data sudah di tangan. Tinggal satu hal yang nggak boleh telat: eksekusi. Karena buat anak difabel, yang paling bikin tertinggal bukan keterbatasan, tapi sistem yang kebanyakan wacana. (tebe)

You Might Also Like

Istimewa! Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Tahanan

Cuma Rp3 Juta Udah ‘Super Kaya’? Kemensos Bikin Netizen Auto Minder & Ngakak

Ekonomi Jateng Tumbuh 5,71 Persen

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

TAGGED:headlinepemprov jatengpenyandang disabilitassekolah inklusiwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT
Next Article Bencana tanah longsor di Watukumpul, Pemalang, menelan korban jiwa. Kiki Tewas Tertimbun, Lagi-lagi Tanah Longsor di Pemalang Telan Korban Jiwa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi

April 13, 2026
Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda.
Info

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

April 19, 2026
Pendidikan

Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

November 11, 2025
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Politik

Gebrakan Baru Prabowo: Orang Asing Boleh Jadi Bos BUMN!

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?