Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor

Sudah urus lisensi nobar? Jangan senang dulu. Masih ada aturan lain yang sering terlewat, yaitu soal logo dan sponsor. TVRI mengingatkan, penyelenggara nobar Piala Dunia tidak boleh sembarangan memakai logo FIFA, maskot resmi, hingga memasang sponsor di sekitar layar utama.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 4:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
NOBAR TIMNAS: Suasana nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Asia U-23 antara Tim Nasional Indonesia vs Uzbekistan di Balai Kota Semarang, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Panitia nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola diingatkan agar tidak asal pasang logo FIFA atau Piala Dunia di lokasi acara.

Kepala TVRI Stasiun Jawa Tengah, Sanny Damanik mengatakan, penggunaan atribut resmi tanpa izin bisa menimbulkan persoalan. Karena alasan itu TVRI memilih memakai istilah “Bola Gembira” dalam setiap kegiatan nobar.

“Tidak boleh sembarangan menggunakan logo FIFA, FIFA World Cup, atau maskotnya. Makanya TVRI menyebutnya Bola Gembira,” kata Sanny, saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2026).

Ia mengaku masih menemukan banyak penyelenggara nobar, termasuk di hotel, yang memasang logo dan maskot FIFA seenaknya. Padahal, menurutnya, hal itu tidak diperbolehkan.

Baca juga: Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi

Sanny menyarankan panitia cukup menggunakan identitas penyelenggara, misalnya logo pemerintah daerah atau TVRI. Nama acaranya pun cukup ditulis “Bola Gembira” tanpa memakai atribut resmi FIFA.

Selain logo, pemasangan sponsor di layar utama juga tidak diperbolehkan. Bagian kanan, kiri, atas, maupun bawah layar harus bersih dari logo sponsor. “Boleh pakai logo TVRI atau logo pemda, tapi tidak boleh ada sponsor di layar. Hati-hati,” tegasnya.

Sidak FIFA

Sanny menambahkan aturan itu bukan sekadar formalitas. Saat penyelenggaraan nobar di Surakarta, ia menyebut petugas FIFA bahkan datang langsung untuk memastikan seluruh aturan dipatuhi.

“Anggota FIFA datang langsung. (Memastikan) Penyelenggaraannya clean, benar-benar tidak ada sponsor di kanan kiri layar,” ujarnya. Meski begitu, pelaku UMKM tetap bisa ikut meramaikan lokasi nobar.

Baca juga: Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Hanya saja, keberadaan mereka tidak boleh dalam bentuk sponsor berbayar yang tampil di layar utama.

Kadang yang bikin masalah di nobar bukan skor pertandingan, melainkan spanduk dan banner yang terlalu kreatif. Jadi sebelum sibuk mendukung tim favorit, pastikan dulu dekorasi nobarnya tidak lebih dulu “kena kartu kuning” gara-gara memakai logo yang bukan haknya. (bae)

You Might Also Like

Wali Kota Ajak ISEI Semarang Dukung “Waras Ekonomi”

Di Tugurejo, Nyawa Dipertaruhkan di Palang Swadaya

Operasi SAR KMP Mutiara Sentosa II Ditutup, 238 Korban Dievakuasi

Bola GPS: Cara Baru Pemkot “Nggrebek” Sumbatan di Saluran Drainase

Bukan Antek Asing atau HAARP, Dosen UGM Ungkap Fakta Kenapa 6 Gunung Erupsi Hampir Bersamaan

TAGGED:FIFAheadlinepiala dunia 2026tvri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi
Next Article Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Mahesa Jenar vs Joko Tingkir, Siapa Menang?

Januari 24, 2026
Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
Info

Panggilan “Babu” Senior ke Junior PPDS Undip Disorot

September 2, 2026
Gedung DPRD Makassar luluh lantak dilalap si jago merah. Gedung DPRD Makassar dibakar massa saat aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) malam.
Unik

Duka Makassar! Korban Tewas Gedung DPRD Dibakar Jadi 4 Orang

Agustus 30, 2025
Info

Polda Jateng Selidiki Kematian Calon Taruna Akpol

Juli 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?