Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi

Piala Dunia identik dengan nobar. Mulai dari balai desa, kafe, sampai lapangan kampung biasanya ramai dipenuhi pecinta bola. Tapi tahun ini ada satu hal yang jangan sampai kelewat: urus lisensi dulu.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 4:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala TVRI Stasiun Jateng, Sanny Damanik. (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rencana nonton bareng (nobar) pertandingan piala dunia bareng teman atau warga? Jangan buru-buru pasang layar besar. TVRI selaku pemegang hak siar mengingatkan kalau kegiatan nobar tetap harus mengantongi lisensi resmi.

Kepala TVRI Stasiun Jateng, Sanny Damanik menegaskan, nobar tanpa izin bisa dianggap melanggar aturan yang sudah ditetapkan FIFA. “Nobar itu tidak sembarangan. Kalau tanpa lisensi, bisa dianggap pelanggaran karena FIFA menetapkan aturan yang memang harus dipatuhi,” kata Sanny saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Hore, Fix Gratis! 104 Laga Piala Dunia 2026 Tayang Full di TVRI

Bahkan, kata dia, meski TVRI memegang hak siar, penayangannya juga dibatasi, hanya diperbolehkan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.  Karena itu, setiap penyelenggara nobar tetap wajib mengurus lisensi lebih dulu.

Kabar baiknya, lisensi ini gratis jika nobar digelar di ruang publik seperti balai desa atau kelurahan dan tidak dipakai untuk mencari keuntungan. Meski begitu, proses pendaftarannya tetap harus dilakukan. Penyelenggara diminta mencantumkan lokasi secara lengkap, mulai dari RT, RW, kecamatan, kabupaten atau kota, hingga provinsi.

Cara Mendaftar

Pendaftaran bisa dilakukan melalui situs bolagembira.tvrinews.com atau menghubungi Humas TVRI Jateng. Komunitas yang ingin menggelar nobar juga bisa mengajukan permohonan langsung ke TVRI. Syaratnya cukup menyertakan lokasi, akun yang digunakan, dan nomor kontak yang aktif untuk proses verifikasi.

“Nomor kontak harus aktif karena nanti akan ada verifikasi, termasuk geotagging lokasi dan foto dari tiga sudut yang berbeda,” ujar Sanny. Setelah semua data dinyatakan valid, lisensi bisa langsung diunduh dan ditempel di lokasi nobar.

Baca juga: Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Satu lisensi berlaku untuk seluruh rangkaian pertandingan, sehingga penyelenggara tidak perlu mengurus izin baru setiap kali menggelar acara. TVRI juga memberi kemudahan bagi penyelenggara yang memiliki banyak titik nobar. Satu akun atau alamat email bisa dipakai untuk mendaftarkan hingga sepuluh lokasi sekaligus.

Bikin nobar memang seru. Tapi jangan sampai semangat mendukung tim favorit berujung kena masalah gara-gara lupa urus izin. Soalnya, di Piala Dunia bukan cuma pemain yang harus main sesuai aturan, penyelenggara nobar juga wajib ikut prinsip fair play. (bae)

You Might Also Like

Nobar Piala Dunia Bikin Omzet Bar Grand Candi Ikut Naik

Semarang Diguyur Hujan Lebat, Banyumanik Diterjang Banjir

Angka Kemiskinan di Jateng Turun

Tak Tahan Pegang Duit Panas, Istri Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Balikin Rp6,5 Miliar

Menbud: Udah Didandani Masa Nggak Dipamerin? Keraton Kulon Mau Dibuka, Tapi Nggak Semua Setuju

TAGGED:FIFAheadlinepiala dunia 2026tvri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Taj Yasin: Riset Kampus Jadi Bahan Bikin Kebijakan
Next Article TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tukin TNI Naik, Fiskal Negara Dipastikan Tetap Terkendali

Febrie Ardiansyah saat masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Tim 9 Sasar Rumah Febrie, Berkas Penting Ikut Disita

Fahri Dorong Sidang Etik Khusus Pejabat

Lulus Diklat, Manajer Kopdes Langsung Turun Lapangan

URI Baru Jalan, Dasar Hukumnya Mulai Dipertanyakan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Mohammad Saleh Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Maret 17, 2026
Info

Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus

April 29, 2026
Foto illustrasi kereta petani pedagang di China yang bisa diduplikasi di Indonesia. Foto: dok/Djoko S.
Unik

Kereta Petani–Pedagang: Jalan Tengah Membangun Ekonomi Desa dan Menekan Urbanisasi

Agustus 27, 2025
Masyarakat antusias mengikuti tradisi gebyuran dan basah-basahan di Bustaman, Minggu (15/02/2026). (LPM Missi UIN Walisongo)
Unik

Serunya Tradisi Gebyuran Bustaman, Ada Makna Sakral di Balik Aksi Saling Coret-Saling Siram

Februari 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?