Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Malaysia Bolehkan Warga Menambang Emas, Biar Cuan dan Gak Diribeti Izin Negara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Malaysia Bolehkan Warga Menambang Emas, Biar Cuan dan Gak Diribeti Izin Negara

R. Izra
Last updated: Januari 7, 2026 11:07 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi biji emas murni hasil penambangan rakyat.
Ilustrasi biji emas murni hasil penambangan rakyat.
SHARE

BACAAJA, KUALA LUMPUR — Saat harga emas lagi tinggi-tingginya, negara bagian Kelantan, Malaysia, memilih langkah yang nggak biasa. Pemerintah setempat berencana mengeluarkan izin tambang emas skala kecil khusus untuk warga berpenghasilan rendah.

Iya, warga boleh mendulang emas sendiri. Tapi bukan tambang besar-besaran. Semua dilakukan manual, pakai cara tradisional, di area yang sudah ditentukan pemerintah.

Kebijakan ini muncul di tengah melonjaknya harga emas global dan ramainya video viral warga Kelantan yang terlihat mendulang emas di sungai. Sejak 1 Januari 2026, pendaftaran izin resmi pun sudah dibuka.

Bacaaja: Ricuh Dilanjut Bentrok di Tambang Emas Ilegal, Tiga Nyawa Melayang 
Bacaaja: Kisruh Tambang Kendeng: Gunretno Dipanggil Polisi, Alam Tetap Jadi Korban

Program ini menyasar pekerja harian dan buruh tidak tetap—kelompok yang jumlahnya cukup besar di Kelantan.

Wilayah ini memang dikenal sebagai salah satu negara bagian termiskin di Malaysia, dengan mayoritas penduduk tinggal di pedesaan dan pilihan kerja yang terbatas.

Kelantan juga punya sejarah panjang hubungan “dingin” dengan pemerintah pusat. Selama ini, negara bagian yang dikuasai Partai Islam Se-Malaysia (PAS) itu kerap menuding pembangunan mereka kurang diperhatikan, meski Putrajaya membantahnya.

Direktur Pertanahan dan Pertambangan Kelantan, Nik Raisnan Daud, menegaskan skema ini dirancang buat menyeimbangkan kebutuhan ekonomi, keselamatan, dan lingkungan.

“Masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa ikut, terutama mereka yang bergantung pada upah harian dan pekerjaan tidak tetap,” ujarnya.

Saat ini, emas 916—jenis emas yang umum dipakai untuk perhiasan—diperdagangkan di kisaran 565,77 ringgit per gram atau sekitar Rp 2,3 juta. Harganya bahkan sempat berfluktuasi hingga 11 persen.

Di pasar global, harga emas juga lagi on fire. Menjelang akhir tahun lalu, nilainya melonjak lebih dari 60 persen, menyentuh rekor 4.549 dollar AS per ons, sebelum turun tipis usai Natal.

Meski terdengar menggiurkan, aturan mainnya cukup ketat. Penambangan hanya boleh dilakukan manual, tanpa alat berat. Tujuannya jelas: mencegah kerusakan lingkungan dan mengurangi risiko kecelakaan.

Pemerintah Kelantan juga akan menentukan lokasi khusus dan menyeleksi pemohon, dengan prioritas rumah tangga miskin. Dua distrik yang masuk radar awal adalah Tanah Merah dan Jeli, meski detail finalnya masih digodok.

Kelantan dan emas: bukan cerita baru

Kelantan memang berada di sabuk emas tengah Malaysia, dengan endapan emas yang terkonsentrasi di wilayah pedalaman. Sejak era 1980–1990-an, survei geologi sudah mencatat puluhan zona emas potensial di kawasan ini.

Pendulangan emas skala kecil pun bukan hal baru. Aktivitas ini sudah dilakukan lintas generasi. Bahkan pada 2019, mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan pernah menemukan hampir 44 gram emas dan batu permata senilai sekitar 22.000 ringgit saat eksplorasi lapangan di Jeli.

Di tengah ekonomi yang serba sulit, kebijakan ini jadi angin segar bagi warga Kelantan. Mendulang emas mungkin bukan solusi jangka panjang, tapi setidaknya—saat harga emas lagi tinggi—ada peluang buat bertahan hidup dengan cara yang legal. (*)

You Might Also Like

Pelarian Sopir Bank Jateng Gondol Duit Rp 10 Miliar Berakhir di Gunung Kidul

Viral, Mahasiswa Tewas Dikeroyok Saat Tidur di Masjid Sibolga

Pemprov Jateng Klaim Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan, tapi Rakyat Tetap Bayar Lebih Mahal

Kasus Influenza A Naik Drastis, Puan Minta Pemerintah Jangan Kecolongan

Pemprov Siapkan Pekerja Migran Jateng Jadi Profesional

TAGGED:headlineMalaysiatambang emaswarga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Books Bos di Jl. Dorang No.7, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, nyediain buku-buku impor dengan harga miring. Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal
Next Article Kondisi Nenek Saudah (68) yang menjalani perawatan di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, Senin (5/1/2026), seusai menjadi korban dugaan penganiayaan oleh para petambang emas ilegal di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Tolak Tambang Emas Ilegal di Lahan Sendiri, Nenek Saudah Dihajar Preman hingga Terkapar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)
Info

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

Mei 13, 2026
Hukum

“Gorilla” Masuk Kampung: Dijual Sejuta, Untung Setengahnya, Ujungnya Masuk Bui

April 22, 2026
Ilustrasi rel kereta api terendam banjir. (grafis/wahyu).
Info

Puncak Arus Balik Diprediksi Tanggal 24 Maret 2026

Maret 23, 2026
NAIK KERETA--Pengguna layanan kereta api menikmati perjalanan dengan KA Gumarang. (bae)
Ekonomi

Kereta Api Makin Kekinian, 7 KA New Generation Layani Penumpang Daop Semarang

Juni 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Malaysia Bolehkan Warga Menambang Emas, Biar Cuan dan Gak Diribeti Izin Negara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?