Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal

R. Izra
Last updated: Januari 7, 2026 6:54 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Books Bos di Jl. Dorang No.7, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, nyediain buku-buku impor dengan harga miring.
Books Bos di Jl. Dorang No.7, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, nyediain buku-buku impor dengan harga miring.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Saat harga buku baru makin bikin mikir dua kali, sebuah toko kecil di Semarang justru memilih jalan sebaliknya.

Tanpa ribet, tanpa gimmick. Namanya Toko Books Bos, beralamat di Jl. Dorang No.7, Dadapsari, Semarang Utara.

Di sini, rak-rak buku dipenuhi bacaan impor dari Inggris dan Amerika Serikat. Tapi jangan bayangin harga dolar. Buku-buku ini dijual dengan harga yang masih masuk akal, bahkan ramah dompet.

Bacaaja: 10 Spot Buku Paling Asik di Jogja, dari Kafe Kekinian sampai Perpustakaan Megah
Bacaaja: Buku ‘Catatan dari Wadas; Penyelesaian Sengketa Agraria Bendungan Bener’, Merekam Konflik Pemerintah vs Rakyat

Buku-bukunya memang bukan terbitan baru. Mayoritas adalah buku second, tapi masih layak baca. Justru dari situ celahnya.

Saat buku baru sekarang susah ditemukan di bawah Rp100 ribu, di Books Bos pembaca masih bisa membawa pulang buku dengan harga sekitar Rp45 ribu.

Rahma (48), pegawai yang sudah bekerja di Toko Books Bos sejak 2002, bilang mahalnya buku baru jadi alasan utama kenapa buku impor bekas tetap dicari.

“Selisih harganya jauh. Banyak yang akhirnya milih buku second daripada harus beli buku baru yang mahal,” ujarnya.

Keputusan mengimpor buku bekas pun bukan ikut-ikutan tren. Saat pertama kali dijalankan, jalur ini terbilang nekat. Belum banyak toko yang berani mengimpor buku second, risikonya besar, peminatnya juga belum tentu ada.

Tapi justru karena jarang, peluangnya terbuka.

Dari pembaca umum sampai perpustakaan sekolah

Pelan-pelan, buku-buku impor ini menemukan pasarnya sendiri. Bukan cuma pembaca umum, tapi juga sekolah-sekolah.

Sejak sekitar 2016, Toko Books Bos mulai menyuplai buku ke perpustakaan sekolah nasional untuk memenuhi kebutuhan literasi. Buku-buku bacaan berbahasa Inggris jadi alternatif yang dicari, terutama karena harganya lebih masuk akal.

Pengunjung toko datang dari berbagai usia. Mahasiswa jadi salah satu pelanggan paling sering, biasanya cari novel, referensi kuliah, atau bacaan santai. Anak-anak juga rutin mampir, terutama berburu buku cerita.

Jenis buku ini pula yang paling sering diisi ulang stoknya, karena perputarannya stabil.

Menariknya, buku-buku “berat” juga tetap dicari. Mulai dari tafsir, hermeneutika, sampai filsafat.

Hanya saja, stoknya terbatas dan datang tidak rutin, biasanya enam bulan sekali. Begitu datang, buku-buku ini sering langsung habis.

Bertahan dengan cara sederhana

Toko Books Bos buka setiap hari pukul 09.00–16.00 WIB. Menjelang sore, suasana biasanya mulai sepi. Di jam-jam lengang itu, Rahma dan rekan-rekannya merawat buku — membersihkan, memilah, dan menyelamatkan buku yang mulai rusak.

Namanya juga buku bekas. Rayap, debu, dan usia jadi tantangan yang nggak bisa dihindari.

Toko ini berdampingan dengan usaha percetakan yang sudah lebih dulu berdiri. Keduanya tumbuh bareng, menyatu dalam perjalanan panjang Books Bos yang masih bertahan sampai hari ini.

Di tengah gempuran dunia digital dan perubahan cara orang membaca, Toko Books Bos memilih bertahan dengan caranya sendiri. Buku-buku lama, harga terjangkau, dan pembaca setia jadi modal utama.

Tanpa banyak suara, toko kecil ini terus membuka pintu — supaya membaca tetap bisa diakses siapa saja. (dul)

You Might Also Like

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

WFH Jumat di Semarang: Bukan Buat Rebahan, Tapi Biar Hemat BBM

Dari Warung Kerupuk ke Lapangan Eropa: 8 Bocah KKS Buktikan Mimpi Nggak Kenal Status

Saldo Mendadak Susut, Jangan Panik Cek Dulu Jejaknya

TAGGED:books bosbuku imporhidden gemimporSemarangtoko buku
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi anak terpapar konten radikalisme dan terorisme dari game online. 22 Anak di Jateng Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88 Endus Metode Tebar Jaring di Medsos
Next Article Ilustrasi biji emas murni hasil penambangan rakyat. Malaysia Bolehkan Warga Menambang Emas, Biar Cuan dan Gak Diribeti Izin Negara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENANGKAPAN TERDUGA TERORIS - Ilustrasi anggota Densus 88 Polri tangkap terduga pelaku tindak pidana terorisme.

Densus Tangakap 11 Terduga Teroris di Jateng dan 5 Provinsi Lain, Diduga Terafiliasi DI

Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Perang Modern, Enam Kodam Baru Diresmikan

KEPULAN ASAP - Asap masih mengepul di lokasi kebakaran TPA Jatibarang, Semarang, Senin (5/10/2026). (bae)

Hari Ke-6 Kebakaran, Bara TPA Jatibarang Belum Juga Padam

Puluhan Mercedes-Benz Lintas Generasi Susuri Jalur Merah Putih

Dede Sunandar Blackout Usai Dipukul Vicky Prasetyo, Ini Tanda Bahayanya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia
Info

Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

Desember 2, 2025
Hukum

Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Januari 19, 2026
MENGENAL TEKNOLOGI - Siswa SLB B Yakut Purwokerto mengenal teknologi komunikasi lewat Program BERDAYA dari PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Rabu (5/8/2026).
Info

PLN Icon Plus Kenalkan Teknologi Telekomunikasi kepada Siswa SLB B Yakut Purwokerto melalui Praktik

Agustus 12, 2026
Info

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Agustus 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?