Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Belum sempat pulih, datang lagi. Longsor susulan di Jepara bikin akses utama warga lumpuh total. Jalan yang biasa dilewati, sekarang berubah jadi tumpukan tanah dan batu, dan satu-satunya pilihan cuma muter jauh dengan risiko yang nggak kalah bikin deg-degan.

T. Budianto
Last updated: Maret 28, 2026 12:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSIHKAN JALAN: Sebuah excavator sedang membersihkan jalan akibat longsor di Desa Damarwulan, Jepara, Jumat (27/3/2026). (Foto: BPBD Jepara)
SHARE

BACAAJA, JEPARA- Bencana tanah longsor kembali menghantam Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jateng. Akibatnya, akses utama di ruas Jalan Damarwulan-Tempur kini tertutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya di jalur setelah tanjakan Leki. Longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari terakhir, ditambah kondisi tanah yang memang sudah labil.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan, longsoran berasal dari tebing setinggi sekitar 100 meter dengan lebar sekitar tiga meter. Material tanah dan bebatuan langsung menutup seluruh badan jalan, bahkan merusak sebagian ruas utama.

Imbasnya, akses vital penghubung Desa Damarwulan ke Tempur lumpuh total. Demi keamanan, jalur tersebut ditutup sementara karena masih berpotensi terjadi longsor susulan.

Baca juga: Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai

Sebagai solusi darurat, warga diarahkan lewat jalur alternatif Kaliombo-Rimong via Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Tapi jangan bayangin jalur ini mulus, karena kondisinya sempit, penuh tikungan tajam, dan jelas bikin waktu tempuh makin panjang.

Tim BPBD bersama instansi terkait sudah turun tangan. Mulai dari asesmen lokasi, koordinasi lintas pihak, sampai pengerahan sumber daya darurat sudah dilakukan. Namun, satu kebutuhan krusial masih jadi kunci: alat berat untuk membersihkan material longsor secepatnya.

Kejadian Susulan

Camat Keling, Lulut Andi Ariyanto menegaskan, longsor ini merupakan kejadian susulan dari bencana sebelumnya pada 10 Maret 2026. Artinya, kondisi tanah di lokasi masih belum stabil dan rawan bergerak lagi.

Petugas bersama warga juga sudah mengecek area atas tebing guna memastikan keamanan sebelum alat berat diturunkan. Sementara itu, koordinasi dengan wilayah sekitar juga dilakukan untuk memaksimalkan jalur alternatif.

Bahkan, muncul usulan agar Pemkab Pati ikut turun tangan memperlebar jalur Rimong-Kaliombo yang selama ini dikenal sempit dan cukup rawan, terutama di tikungan ekstrem.

Baca juga: Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Relawan setempat pun dilibatkan untuk membantu pengamanan di titik-titik rawan, terutama di jalur alternatif yang hanya bisa dilewati satu kendaraan di beberapa bagian.

Meski cuaca Jumat pagi terpantau cerah, masyarakat tetap diminta waspada. Kondisi tanah yang masih labil membuat potensi longsor susulan belum sepenuhnya hilang.

Di saat jalan lain mulai mulus buat mudik dan balik kerja, di sini justru jalannya “hilang” duluan. Kadang yang bikin perjalanan bukan cuma soal macet atau jauh, tapi apakah jalannya masih ada atau sudah berubah jadi bukit dadakan. (tebe)

You Might Also Like

Korupsi Pembangunan Masjid Agung Karanganyar, Kontraktor Cuma Dihukum 4 Tahun Penjara

Solo Pagi Ini Disambut Ribuan Pelari Soekarno Run 2026

Partai Orba ‘Ngotot’ Pilkada Balik ke DPRD, Ini Parpol yang Merapat Masuk Barisan

Truk TNI Nyalip, Nyawa Pemuda Bali Melayang

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

TAGGED:bnpbheadlinelongsor jeparapemkab jeparapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan
Next Article Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

Juni 26, 2026
Ekonomi

Pemkot Fokus Benahi BUMD Biar Setoran ke PAD Makin Nendang

Desember 16, 2025
Truk beras nyungsep di sungai, di Genuk, Semarang.
Info

Truk Beras Nyungsep di Kaligawe, Sopir Tewas di Tempat

Januari 14, 2026
Info

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

April 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?