BACAAJA, SEMARANG – Pagi di Kota Solo, Minggu (28/6/2026), terasa beda dari biasanya. Sejak sebelum matahari terbit, ribuan pelari sudah memadati kawasan Alun-alun Utara Keraton Surakarta untuk mengikuti Soekarno Run SOC 2026.
Gate peserta dibuka mulai pukul 04.00 WIB. Tak lama berselang, area start dipenuhi peserta yang datang dari berbagai daerah.
Ada yang masih registrasi, ada yang sibuk pemanasan, sementara lainnya sudah bersiap menunggu aba-aba start.
Bacaaja: Soekarno Cup Jadi Jalan Anak Muda Mengejar Mimpi
Bacaaja: Tim Onon Solo Juarai Turnamen Mobile Legends di Warmindo Mayoritas Semarang
Salah satu pelari asal Kota Salatiga, Ivan (25) mengaku berangkat dari rumah pukul 03.00 WIB. Ia datang bersama empat rekannya.
“Saya baru pertama kali ikut event lari. Ini ikut yang 5K,” tuturnya sambil olahraga pemanasan, Minggu (28/6/2026).
Pelari lain, Andika (25) sudah stand by di Alun-alun Utara Keraton Surakarta pada 04.30 WIB. Ia sudah sering ikut ajang lomba lari maupun fun run.
“Sudah sering ikut event-event lari, tapi kalau Soekarno Run baru kali ini,” tuturnya.
Soekarno Run SOC 2026 mengusung tagline “Berlari di Atas Kaki Sendiri”.
Penyelenggara membuka empat kategori, yakni 10K, 5K Speed, 5K Fun Run, dan Kids Dash, sehingga bisa diikuti berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga pelari profesional.
Selain adu cepat di lintasan, peserta juga berpeluang membawa pulang beragam doorprize. Hadiah yang disiapkan antara lain kipas angin, televisi, mesin cuci, kulkas, sepeda motor listrik U Win Fly, Honda Beat, hingga grand prize satu unit mobil listrik Wuling Air EV.
Ketua Panitia Soekarno Run SOC 2026, Erni Setyawati, bilang ajang ini menjadi cara mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada masyarakat.
“Soekarno Run SOC bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap perjuangan Bung Karno sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujar Erni saat konferensi pers di Omah Sinten, Solo, Kamis (25/6/2026). (bae)

