BACAAJA, SOLO – Sebanyak 7.500 pelari ambil bagian dalam Soekarno Run SOC 2026 yang digelar di Surakarta, Minggu (28/6/2026). Sejak pagi buta, peserta memadati area vanue.
Suasana pelepasan peserta dibuat makin semarak. Sebelum pelari diberangkatkan, penampilan drum band dan barisan prajurit Keraton Kasunanan Surakarta menyambut peserta di garis start.
Atraksi bernuansa budaya itu langsung mencuri perhatian dan menjadi pembuka yang meriah sebelum aba-aba lari dimulai.
Bacaaja: Solo Pagi Ini Disambut Ribuan Pelari Soekarno Run 2026
Bacaaja: Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya
Ketua Panitia Soekarno Run SOC 2026, Erni Setyawati, mengatakan ribuan peserta yang ikut tahun ini datang dari Solo maupun berbagai daerah di Indonesia.
Mereka terbagi dalam beberapa kategori yang disiapkan panitia.
“Kami laporkan Soekarno Run SOC 2026 diikuti oleh 7.500, terdiri dari 550 kategori 10K, 6.560 kategori 5K, dan 300 peserta kategori Kids,” kata Erni saat melepas pelari.
Menurut Erni, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap Soekarno Run terus meningkat.
Event ini juga menjadi ruang berkumpulnya komunitas lari dari berbagai kota, sekaligus mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat.
Ketua Pengarah Soekarno Run SOC 2026, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengajak seluruh peserta menikmati setiap langkah hingga garis finis.
Ia mengingatkan, semangat utama Soekarno Run bukan soal siapa yang paling cepat, melainkan keberanian untuk terus melangkah dengan kemampuan sendiri.
“Berlari di atas kaki sendiri adalah jiwa dan semangat kita yang selalu mengejar tujuan kita. Kita punya juga tujuan kita,” ujar Dolfie.
Ia juga menegaskan bahwa setiap peserta memiliki ritme dan perjuangannya masing-masing. Karena itu, semua pelari diminta tetap menjaga semangat sampai menyelesaikan lomba.
“Berlarilah di atas kaki sendiri dengan semangat menggelora,” pungkasnya. (bae)

