Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Api Bung Karno itu adalah semangat ideologi, kebangsaan, dan keberanian berpikir yang sampai sekarang masih relevan buat generasi muda.

R. Izra
Last updated: Juni 7, 2026 3:30 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).
AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).
SHARE

BACAAJA, BANTUL – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hadir langsung membuka pameran seni rupa bertajuk Mata Hati Soekarno di Le Gareca Space, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Dalam acara itu, Megawati tampil bareng Permaisuri Karaton Yogyakarta, GKR Hemas. Momen pembukaan pameran pun langsung jadi perhatian karena dipenuhi tokoh politik, budayawan, sampai seniman lintas generasi.

Beberapa nama yang terlihat hadir antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Mahfud MD, Ganjar Pranowo, Rano Karno, hingga Butet Kartaredjasa.

Bacaaja: Megawati Menangis Nonton Pesta Babi, Papua Mendadak Jadi Sorotan Lagi
Bacaaja: Sultan Jogja Sentil Pelaksanaan MBG: Ngak Masuk Akal Toh!

Pameran dibuka secara simbolis lewat pembukaan pintu ruang pamer oleh Megawati. Selain didampingi GKR Hemas, Megawati juga terlihat akrab bersama budayawan Butet Kartaredjasa yang jadi penanggung jawab acara tersebut.

FYI, pameran Mata Hati Soekarno digelar buat memperingati 125 tahun kelahiran Presiden pertama RI, Ir Soekarno.

Nggak cuma soal lukisan, pameran ini juga jadi ruang buat mengenang pemikiran, perjuangan, dan sisi artistik Bung Karno yang selama ini dikenal dekat dengan dunia seni dan budaya.

Butet bilang, pameran ini lahir dari kesadaran para seniman untuk menghormati sosok Bung Karno yang dianggap punya pengaruh besar terhadap perjalanan bangsa.

“Kalau kata Bung Karno jangan cuma mewarisi abunya, kami ingin mewarisi apinya,” ujar Butet.

Menurutnya, api Bung Karno itu adalah semangat ideologi, kebangsaan, dan keberanian berpikir yang sampai sekarang masih relevan buat generasi muda.

Pameran ini menghadirkan karya dari 47 perupa lintas generasi.

Ada lukisan, karya grafis, sampai gambar yang mencoba menggambarkan perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karno dari berbagai sudut pandang.

Kurator pameran, Suwarno Wisetrotomo, mengatakan para seniman ditantang buat menerjemahkan sosok Bung Karno dengan cara mereka masing-masing.

“Bung Karno itu seperti air, tanah, angin, dan api. Sosok yang terus menghidupi harapan dari masa ke masa,” katanya.

Karena itu, pameran ini nggak cuma jadi tempat menikmati karya seni, tapi juga ruang diskusi soal relevansi pemikiran Bung Karno di masa sekarang.

Menurut Suwarno, dunia internasional bahkan mengenal Indonesia dan Bung Karno salah satunya lewat karya-karya dan pemikiran yang diwariskan sang proklamator.

Peringatan 125 tahun Bung Karno di Jogja ini pun jadi pengingat kalau warisan pemikiran dan perjuangan Sang Putra Fajar masih terus hidup sampai hari ini. (*)

You Might Also Like

UEFA Nations League: Mbappe Bawa Les Bleus Kubur Der Panzzer di Stuttgart Arena

Biar Gak Kena Risiko Korupsi, ASN Semarang Diajak Ikut Isi Survei KPK

Rp8 Juta, Kapal Asing, Vonis Mati Mengintai

Purbaya Pastikan Cukai Rokok Tahun Depan Gak Naik, Angin Segar untuk IHT

Hindari Lubang Jalan, Mobil Tahanan Terguling Bikin Heboh Dumai

TAGGED:gkr hemasheadlinemata hati soekarnomegawatipameran seni rupa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat
Next Article TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta. Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta.

Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tampilan depan Mahindra Scorpio pick up, salah satu jenis kendaraan build up yang akan diimpor pemerintah dari India untuk Kopdes Merah Putih.
Ekonomi

Bukan Industri Lokal, Kopdes Merah Putih Siap Kasih Cuan Gede Pabrik Otomotif India

Februari 21, 2026
Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
Hukum

Founder Gojek Nadiem Makarim Kaya Raya, tapi Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook

September 4, 2025
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahuddi dan jajarannya menunjukkan aneka barang bukti terkait insiden lakalantas Bus PO Cahaya Trans, di Mapolrestabes Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans di Semarang Tewaskan 16 Penumpang, Pemilik Perusahaan jadi Tersangka 

Februari 18, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?