Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Investasi kadang nggak selalu dimulai dari presentasi kaku dan grafik ribet. Bisa juga dari obrolan santai, saling kenal, lalu saling melirik potensi. Itu yang terjadi saat Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi ketemu kerabat Sultan Brunei Darussalam di Jakarta bukan cuma basa-basi, tapi langsung bicara peluang cuan yang hijau dan menjanjikan.

T. Budianto
Last updated: Desember 30, 2025 5:53 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KERABAT SULTAN BRUNEI: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bertemu dengan kerabat Kasultanan Brunei Darussalam di Jakarta, Senin (29/12/2025) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertemu dengan kerabat Kasultanan Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah dan Tengku Amalin Aishah Putri binti Sultan Ismail Petra, di Jakarta, Senin (29/12/2025) malam.

Pertemuan ini jadi ajang penjajakan kerja sama sekaligus “etalase” potensi investasi Jawa Tengah. Mulai dari green energy, pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), sampai Pasar Agro Digital Modern Soropadan, semua ditawarkan sebagai peluang yang siap digarap bareng.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menyebut, pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan sekaligus membuka ruang investasi konkret antara Brunei Darussalam dan Pemprov Jateng.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Di sektor energi hijau, pembahasan mengerucut pada tindak lanjut kerja sama sebelumnya di Malaysia. Saat itu, sudah ada nota kesepahaman dengan PT JPEN (Jateng Petro Energi) terkait rencana pengembangan teknologi Solar PV untuk PLTS terapung di Jawa Tengah.

Tak kalah serius, pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang juga ikut dibahas. Atas arahan Gubernur Ahmad Luthfi, kawasan industri ke depan diarahkan bukan sekadar produktif, tapi juga ramah lingkungan. “Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu musti menggunakan green industry,” tegas Sujarwanto.

Sektor Pangan

Dari sektor pangan, Jawa Tengah menawarkan pengembangan Pasar Agro Digital Modern Soropadan sekaligus visi besar menjadikan Jateng sebagai pusat benih nasional. Arah ini sejalan dengan target pembangunan 2026: mengukuhkan Jateng sebagai lumbung pangan nasional.

Menurut Sujarwanto, pihak Brunei mendengarkan seluruh paparan potensi yang disampaikan Pemprov dan BUMD Jawa Tengah. Bahkan, ketertarikan mereka tak berhenti di meja pertemuan.

Baca juga: Jateng Magnet Investasi Padat Karya, Serapan Tenaga Kerja Tertinggi se-Pulau Jawa

“Mereka ingin melihat langsung di lapangan. Karena itu direncanakan ada field trip untuk melihat potensi investasi dan pariwisata di Jawa Tengah,” ujarnya. Langkah ini sejalan dengan gaya kepemimpinan Ahmad Luthfi sejak awal menjabat. Ia kerap menegaskan bahwa kepala daerah bukan cuma administrator, tapi juga “marketing wilayah”.

“Di manapun saya selalu tawarkan apa saja yang menjadi potensi Jawa Tengah kepada calon investor, agar mereka mau investasi di tempat kita,” kata Luthfi.

Kalau green energy sudah ditawarkan, industri sudah diarahkan hijau, dan pangan sudah disiapkan digital, tinggal satu yang ditunggu: kapan Brunei bilang, “Deal, kita ke Jateng.” (tebe)

You Might Also Like

Trump Dicap Tidak Waras, Isu Pemakzulan Kembali Menguat Lagi

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

Bawang Ilegal Masuk Oven: 6.171 Karung Dimusnahkan di Semarang

Satu Tahun Agustina-Iswar: Ijazah Nggak Lagi Disandera, SPP Nggak Bikin Deg-degan

Satu Tahun Agustina-Iswar: Titik Lama Belum Beres, Banjir Muncul di Area Baru

TAGGED:brunei darussalamheadlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Endro Pimpin PDIP Kota Semarang: Saat “Banteng” Diminta Lebih Turun ke Gang
Next Article Sambut Samba di Tengah: PSIS Akhirnya Punya Denilson

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Rangkaian Hari Jadi Kota Semarang Resmi Diluncurkan

April 14, 2026
Ilustrasi Gedung DPR RI
Politik

KUHAP Baru Diketok, Akademisi Waswas: Ancaman Intelektual dan Peneliti Kritis

November 18, 2025
Ekonomi

Siap-Siap, Kemenhub Bilang 24 Desember Bakal Jadi Hari Paling Ramai Se-Indonesia

Desember 6, 2025
Tumbuh

Wagub Dorong Jateng Ngebut ke Energi Hijau

Mei 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?