Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mendadak ikut masuk radar panas KPK. Bukan soal kapal telat sandar atau antrean bongkar muat, tapi karena ada kontainer misterius yang ternyata berisi suku cadang kendaraan impor bermasalah. Setelah lebih dari sebulan “ngendon” tanpa pemberitahuan resmi ke Bea Cukai, kontainer itu akhirnya disita penyidik antirasuah.

T. Budianto
Last updated: Mei 15, 2026 8:53 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DISITA KPK: Sejumlah petugas mengecek isi kontainer yang kemudian disita Komisi Pemberantasan Korupsi, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026). (Foto: KPK)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang yang berisi suku cadang kendaraan masuk kategori barang impor dibatasi atau dilarang.

Penyitaan dilakukan setelah penyidik KPK menggelar penggeledahan pada 12 Mei 2026 terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Baca juga: KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kontainer tersebut diduga milik importir yang terafiliasi dengan PT Blueray Cargo. “Penyidik bergerak melakukan penggeledahan dan penyitaan atas kontainer yang diduga milik importir yang terafiliasi dengan PT Blueray Cargo,” ujar Budi kepada media di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, pemilik kontainer diketahui sudah lebih dari 30 hari tidak mengajukan pemberitahuan impor barang kepada Bea Cukai. Temuan itu menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

OTT KPK

Kasus ini sebelumnya bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam operasi tersebut, salah satu pihak yang diamankan ialah Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal. Sehari setelah OTT, KPK menetapkan enam dari total 17 orang yang diamankan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan.

Baca juga: Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

Hingga kini KPK masih terus mendalami alur impor dan keterkaitan sejumlah pihak dalam kasus tersebut.

Kalau kontainer bisa parkir lebih dari sebulan tanpa dokumen jelas, mungkin yang macet bukan cuma arus barang di pelabuhan, tapi juga pengawasan yang keburu “masuk angin”. (tebe)

You Might Also Like

Padi Jateng Diproyeksi Nanjak 5,5 Persen di 2026

Harga Dagangan Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Naik Pitam

Malam 1 Muharam di Dongos: Obor Menyala, Semangat Hijrah Dikobarkan

Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Dokter Speling, Jemput Warga Sampai Depan Rumah

TAGGED:bea cukaiheadlineKPKtanjung emas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya
Next Article Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DISKUSI - Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di RS Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025).
Info

Dadan Dikabarkan Ditangkap saat Kantor BGN Digeledah Kejagung, 2 Tokoh Lain Turut Diperiksa

Juni 3, 2026
DIALEK SEMARANGAN - Dialek Semarangan bukan sekadar logat bahasa, tapi merupakan identitas.
Fokus

Dialek Semarang yang Kian Tenggelam di Kota Sendiri

Mei 11, 2026
Tampang Agus Ratmono, terduga pelaku perampokan sadis keluarga juragan sate di Boyolali.
Hukum

Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang

Januari 31, 2026
Info

Pemkot Bikin Portal Mudik, Macet Bisa Dipantau dari HP

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?