Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial

Kalau biasanya acara tasyakuran identik sama doa dan potong tumpeng, kali ini vibes-nya beda. Lapas Purwodadi ikut merayakan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, tapi bukan sekadar formalitas, ada pesan serius di balik layar: pelayanan publik harus makin niat, bukan cuma slogan.

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 6:51 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BANTUAN: Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto menyerahkan bantuan sosial berupa satu unit gerobak usaha kepada warga bersamaan dengan tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Senin (27/4/2026). (Foto:Ist )
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi ikut ambil bagian dalam tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 yang digelar secara virtual, Senin (27/4/2026).

Acara ini dipusatkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan tema yang cukup “nendang”: Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima. Dari aula kantor, Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto bareng jajaran pegawai mengikuti jalannya acara dengan khidmat.

Meski online, skala acaranya tetap nasional, hadir juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, pimpinan kementerian/lembaga, sampai tamu undangan dari berbagai instansi strategis.

Baca juga: Lapas Purwodadi Gaspol Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal

Dalam laporan resminya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menegaskan kalau momen HBP ke-62 ini bukan cuma selebrasi tahunan, tapi juga jadi pengingat bahwa transformasi pemasyarakatan harus terus jalan.

Arahnya jelas: jadi institusi yang lebih profesional, humanis, dan benar-benar terasa dampaknya buat masyarakat. Nggak cuma wacana, di momen ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan berbagai pihak.

Mulai dari penguatan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lewat koperasi, sampai dukungan jaminan sosial dan pembangunan daerah, semuanya digarap bareng lewat kolaborasi.

Gerobak Usaha

Menariknya, Lapas Purwodadi juga ikut “turun langsung” lewat aksi nyata. Mereka menyalurkan bantuan sosial berupa satu unit gerobak usaha ke masyarakat. Harapannya sederhana tapi penting: bantu dorong usaha kecil biar tetap jalan dan ekonomi keluarga bisa lebih kuat.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto menegaskan, kalau pihaknya siap all out mendukung program pemasyarakatan yang berdampak langsung. Nggak cuma itu, pemenuhan hak warga binaan juga jadi fokus utama sesuai arahan kementerian.

“Pemasyarakatan harus semakin humanis dan mampu menciptakan warga binaan yang mandiri serta siap kembali ke masyarakat,” tegas Erik. Ia juga menambahkan komitmen untuk menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan praktik pungli, sekalian ngebut menuju zona integritas bebas korupsi.

Baca juga: Razia Dadakan + Tes Urine: Lapas Purwodadi Nggak Mau Kecolongan di Balik Jeruji

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutannya mengingatkan satu hal penting: kepercayaan publik itu mahal. Makanya, pelayanan harus cepat, transparan, dan akuntabel. Reformasi birokrasi juga nggak boleh setengah-setengah, harus dibarengi peningkatan kualitas SDM.

Sebagai penutup, prosesi potong tumpeng jadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang 62 tahun pemasyarakatan dalam mengabdi ke bangsa. Tapi lebih dari itu, ini juga jadi simbol harapan, biar ke depan, pelayanan nggak cuma bagus di seremoni, tapi juga terasa di kehidupan sehari-hari.

Karena di era sekarang, masyarakat nggak butuh janji yang dipotong bareng tumpeng, yang mereka tunggu itu bukti yang benar-benar “matang” dan bisa dinikmati, bukan sekadar disajikan. (tebe)

You Might Also Like

Jelang Ramadan Polda Jateng Gelar Operasi Lalu Lintas: Ini Cara Bedakan Surat Tilang Asli dan Palsu

Modus Nikah Siri Bermodal Rp100 Ribu, Pengasuh Ponpes Dibui

AKBP Basuki Minta Dihukum Ringan, Manfaatkan Celah di KUHP Baru

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

TAGGED:erik murdiyantokemenimipaslapas purwodadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Runner Up Kejurnas Taekwondo
Next Article Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Penjabat Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah Albert Dwijaya. (ist)

Luar Biasa! MTQ Nasional Bikin Okupansi Hotel di Semarang Capai 90 Persen

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Kepedulian Kesehatan Personel melalui Daily Health Checking

PENUMPANG KERETA API--Penumpang kereta api memadati Stasiun Poncol Semarang. (ist)

Jelang MTQ Nasional, Stasiun Kereta di Kota Semarang Makin Ramai

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)

BGN Pangkas 1.653 Sekolah dari Sasaran MBG

Bukit Teletubies Bromo Dilalap Api, Pemicu Misterius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kuota Hangus? DPR Bilang Saatnya Operator Lebih Ramah ke Pelanggan

Juli 25, 2026
Hukum

Aliran Duit Misterius Terkuak, Pansus Haji Diduga Diincar

April 14, 2026
Hukum

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

Mei 13, 2026
Polisi nggelar olah TKP kecelakaan yang menewaskan Iko mahasiswa Unnes, Sabtu (6/9/2025). (Istimewa)
Hukum

Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko di Samping Mapolda, Logis Gak Anggota Gak Tahu Nama Jalan?

September 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?