Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aneh-Aneh Aja, Sandal Bukannya Isi Busa Malah Diisi Sabu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Aneh-Aneh Aja, Sandal Bukannya Isi Busa Malah Diisi Sabu

Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas I Semarang kembali terbongkar. Kali ini, modus yang dipakai terbilang unik sekaligus nekat: menjadikan sandal karet sebagai tempat persembunyian sabu dan pil inex. Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah petugas lapas jeli melihat adanya kejanggalan pada alas kaki yang dibawa pengunjung.

T. Budianto
Last updated: September 5, 2025 3:58 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SELUNDUPKAN SABU: Sandal buluk ini dipakai pengunjung Lapas Kelas I Semarang nyelundupin narkoba jenis sabu dan inex. (Foto: Dok Lapas)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sandal karet itu biasanya kalau dibelah isinya busa tipis atau ya paling banter angin doang. Tapi kali ini lain cerita. Di Lapas Kelas I Semarang, sandal yang dibawa pengunjung ternyata diisi sabu dan inex.

Kecurigaan muncul gara-gara hal sepele: bekas lem di sisi sandal. Bikin petugas mikir, “Lho, sandal karet kok ada lemnya?” Eh, pas dibuka, isinya bukan tambahan sol biar empuk, melainkan paket narkoba.

“Sandal yang dipakai terlihat ada bekas lem pada sisinya. Kemudian saat dibuka paksa ditemukan sedotan yang diduga sabu dan inex,” kata Kepala Pengamanan Lapas, Sastra Irawan, Kamis (4/9).

Pelaku, berinisial BIS, datang seolah-olah cuma nemenin ibu dan adiknya napi. Gayanya sih sok normal, tapi pas diperiksa malah ketahuan bawa sandal “varian spesial”.

Pemeriksaan Badan

“Gerak-gerik mencurigakan diketahui petugas saat sedang melakukan pemeriksaan badan,” ungkapnya. Saat ditanya, pelaku ngeles sandalnya katanya titipan misterius di dekat exit tol Krapyak. Mirip alibi sinetron murahan.

Rencananya, sandal itu mau dikasih ke WBP berinisial SCW. Tapi belum sempat nongol di blok napi, sandal sudah dibelah duluan.  Isinya bikin tepuk jidat: sembilan bungkus, terdiri dari satu paket sabu, enam paket sabu lagi (stok melimpah, Kak), plus dua paket inex.

Lapas pun langsung ngegas, koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Jateng. Polisi datang, semua pihak diperiksa. Akhirnya sandal karet ini naik level, dari alas kaki murah meriah jadi barang bukti kejahatan. (bae)

You Might Also Like

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Prabowo Rehabilitasi Ira Puspadewi, Status Terpidana Resmi Gugur

Polisi Kembali Membunuh? Polisi Tewas Dianiaya Polisi di Asrama Polisi Polda Sulsel

Robig si Pembunuh Gamma Dipecat dari Polri, Irwan Anwar Melenggang Kangkung

TAGGED:kemenkumlapas semarangpenyelundupan sabu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pesawat AirAsia AK452 rute Singapura-Semarang disambut water salute saat perdana mendarat di Bandara Ahmad Yani, Jumat (5/9/2025). (Humas Bandara A Yani) Penerbangan Semarang-KL: Kamu Bisa Sarapan Lumpia, Makan Siangnya Nasi Lemak di Malaysia
Next Article Panduan Shalat Khusuf, Ibadah Saat Gerhana Bulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

TERSANGKA CENGENGESAN -- Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu (berkaus hitam) masih bisa senyum-senyum saat diserahkan penyidik polisi ke jaksa penuntut umum, Rabu (13/5/2026). (bae)

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul)

Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat memimpin RDP dengan Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di Senayan Jakarta, Rabu (17/9/2025)
Hukum

RUU LPSK, Komisi XIII DPR dan LPSK Sepakat Aturan Harus Lebih “Nendang” untuk Lindungi Korban dan Saksi

September 17, 2025
Hukum

Korupsi, Tiga Doktor UGM Bakal Diadili di Semarang

Oktober 19, 2025
Komandan Batalyon Resimen IV Korps Brimob Kompol Cosmas K. Gae saat menjalani sidang etik di Ruang Sidang Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Hukum

Danyon Brimob Dipecat Karena Kasus Rantis Tabrak Ojol, Polisi Pastikan Kasus Dilanjutkan ke Jalur Pidana!

September 4, 2025
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Hukum

Guru di Probolinggo Dipenjara Gara-gara Gaji Dobel, Pakar: Salah Administrasi, Bukan Korupsi

Februari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aneh-Aneh Aja, Sandal Bukannya Isi Busa Malah Diisi Sabu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?