Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

R. Izra
Last updated: Mei 15, 2026 11:22 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
TERSANGKA CENGENGESAN -- Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu (berkaus hitam) masih bisa senyum-senyum saat diserahkan penyidik polisi ke jaksa penuntut umum, Rabu (13/5/2026). (bae)
TERSANGKA CENGENGESAN -- Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu (berkaus hitam) masih bisa senyum-senyum saat diserahkan penyidik polisi ke jaksa penuntut umum, Rabu (13/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Nggak ada kapoknya emang. Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu 5,3 kilogram di Semarang masih bisa cengengesan.

Saat dilimpahkan penyidik kepolisian ke Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Rabu (13/5/2026), wajah keduanya malah santai. Mereka masih senyam-senyum di ruang pemeriksaan.

Padahal yang dibawa bukan mie instan lima kardus. Barang bukti yang nyangkut di kasus ini totalnya lebih dari 5 kilogram narkotika jenis sabu-sabu.

Bacaaja: Eks-Kanit Narkoba Beralih Profesi Jadi Bandar Sabu, Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi
Bacaaja: Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu

Kasi Pidum Kejari Kota Semarang, Sarwanto, bilang pihaknya sudah menerima pelimpahan dua tersangka beserta barang bukti dari penyidik kepolisian.

“Kasusnya sudah tahap dua. Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada kami kejaksaan,” ujar Sarwanto.

Dua tersangka itu diketahui bernama Firdaus Adrian Saputra dan Mariano Bayu Dwi Prasetyo. Kata Sarwanto, mereka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

Dari berkas perkara yang diterima kejaksaan, keduanya diduga jadi bagian jaringan pengedar sabu dari Bogor ke Semarang.

Cerita awalnya dimulai sekitar November 2025. Firdaus disebut direkrut seorang bandar bernama Sulaiman yang sekarang masih buron alias DPO.

Motifnya klasik. Butuh uang cepat, akhirnya milih jalan pintas. Bedanya, jalan pintas yang dipilih malah bikin jalannya lurus ke penjara.

Firdaus kemudian dibantu Mariano buat menjalankan bisnis haram itu. Tugas Mariano nggak cuma nemenin jalan-jalan naik motor. Dia juga bantu ambil barang, bantu ngemas, sampai ikut nyebar paket sabu.

Mereka dua kali disebut mengambil sabu dalam jumlah besar dari daerah Cileungsi, Bogor. Awal Januari 2026 ambil enam paket, lalu akhir Februari 2026 kembali ambil sekitar lima kilogram sabu.

Barang itu dibawa ke rumah kontrakan di Semarang. Di sanalah sabu dipecah jadi paket kecil ukuran 100 gram, 50 gram, 10 gram sampai 5 gram.

Setelah itu sabu diedarkan dengan sistem “lempar”. Jadi paket ditaruh di titik tertentu, lalu diambil orang lain. Lokasinya mulai kawasan BSB, Manyaran, Gunungpati sampai Ungaran.

Instruksi titik pelemparan dikirim lewat WhatsApp oleh si bandar. Praktis, tinggal jalan, lempar, dapat duit. Sayangnya bonusnya sekarang malah berkas perkara dan ancaman puluhan tahun penjara.

Dari bisnis haram itu, Firdaus disebut menerima total Rp50 juta dari Sulaiman secara bertahap. Mariano ikut kecipratan Rp22,5 juta.

Nggak berhenti di situ, keduanya juga disebut nyomot sedikit sabu milik bandar buat dipakai sendiri. Jadi selain jualan barang haram, sekalian konsumsi barang dagangan.

Sebelumnya, kasus ini dibongkar Polrestabes Semarang pada Maret 2026. Polisi menangkap keduanya di sebuah rumah kawasan Mijen dan menemukan sabu total 5,3 kilogram. (bae)

You Might Also Like

Rakyat Selalu Bertaruh Nyawa saat Coba Bersuara, Jejak Demo Berdarah di Indonesia

Kenapa Siswa Baru SDN Purwoyoso 1 Cuma Tiga? Ini Analisis Kepsek

Mahesa Jenar Bertekad Revans

Pembangunan Tanggul Dikebut, Grobogan Balapan Sama Debit Air

Titip Anak Masuk Sekolah? RAW: Maaf, Kursinya Nggak Bisa Ditambah Kayak Bangku Hajatan

TAGGED:cengengesanheadlinejaringan pengedar sabukejaksaankurir sabupengedar sabu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul) Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan
Next Article Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

Anggota Komisi VII DPR RI, Andhika Satya Wasistho. (ist)

Ojol Bakal Masuk UMKM, Mas Dewan RI Andhika Minta Pemerintah Perhatikan Jaminan Sosial Pengemudi

PERTAJAM STRATEGI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Sambut Pasar PLTS Atap Makin Luas, PLN Icon Plus Pertajam Strategi lewat PV Academy

TAK BERJARAK - Bupati Temanggung, Agus Setyawan (Agus Gondrong) ngobrol akrab bersama warga pada Festival Lembutan Bansari ke-7 Tahun 2026 di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Cara Bupati Temanggung Jamin Kesehatan Warga: Balinkes Sediakan Bantuan Hingga Rp2,4 Juta per Orang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah dijaga ketat personel TNI.
Hukum

Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?

Juli 9, 2026
Info

Akhir Tahun Mau Liburan? Waspada, La Nina Siap Bawa Hujan Segedhe Gaban

Desember 11, 2025
Info

Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat

Mei 13, 2026
Warung Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kawasan Kota Lama Semarang, terbakar hebat, pada Rabu (27/8/2025).
Daerah

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?