Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Sidang kasus kericuhan demo May Day 2025 di Semarang akhirnya sampai di ujung. Lima mahasiswa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 27, 2025 2:48 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Mahasiswa kasus demo ricuh May Day ikuti sidang vonis, Senin (27/10/2025). *bae
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sidang kasus kericuhan demo May Day 2025 di Semarang akhirnya sampai di ujung. Lima mahasiswa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman.

“Menjatuhkan pidana kepada masing-masing terdakwa selama dua bulan enam belas hari,” kata Ketua Majelis Hakim, Rudy Ruswoyo, Senin (27/10/2025).

Para terdakwa adalah Muhammad Akmal Sajid, Afta Dhiaulhaq Al-Fahis, Kemal Maulana (mahasiswa Universitas Negeri Semarang), Afrizal Nor Hysam (Universitas Semarang), dan Mohamad Jovan Rizaldi (Universitas Diponegoro).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang semula meminta tiga bulan penjara.

Hakim menyatakan mereka terbukti melanggar Pasal 216 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 KUHP, tentang perbuatan menolak perintah aparat saat bertugas.

Hakim menyebut, kelima mahasiswa itu ikut bertindak anarki saat aksi peringatan Hari Buruh di depan Kantor Gubernur Jateng, 1 Mei lalu.

Aksi yang awalnya damai itu berubah ricuh menjelang sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, sekelompok orang berpakaian hitam dan menutupi wajah datang ke lokasi. Di antara mereka ada para terdakwa.

Setibanya di depan gerbang kantor gubernur, massa mulai melempar botol, batu, hingga besi pembatas taman ke arah petugas. Mereka juga merusak pagar taman dan menyeretnya ke depan gerbang.

Polisi sempat berulang kali memberi imbauan agar massa tidak berbuat anarkis, tapi tak dihiraukan. Dalam persidangan, jaksa menayangkan video yang menunjukkan tindakan para terdakwa, dan semuanya mengakui.

“Para terdakwa membenarkan rekaman video dan menyesali perbuatannya,” kata hakim Rudy.

Akibat aksi itu, tiga anggota polisi terluka.

Meski dinilai menimbulkan keresahan, hakim memberi sejumlah pertimbangan yang meringankan. Para terdakwa dinilai sopan, menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum, dan sudah mengganti kerusakan taman.

“Selain itu, mereka masih berstatus mahasiswa yang perlu menyelesaikan pendidikan,” ujar hakim. (*/bae)

You Might Also Like

Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Cik Mel: Kenapa Lebih Berat dari Pegawai BNI?

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

Papua Memanas Lagi, Korban Sipil Jatuh, Versi Berbeda Muncul

Tumpukan Uang Kejagung Dipamerkan, Kerja Nyata atau Pencitraan?

Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara

TAGGED:demo semarangdemo semarang ricuhheadine
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi
Next Article Divonis Bersalah Tapi Tak Perlu Masuk Penjara Lagi, Kok Bisa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).
Hukum

320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Mei 11, 2026
PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)
Hukum

Korporasi Jadi Tersangka Korupsi, PT Toba Pulp Lestari Terjerat Kasus Ekspor Bubur Kertas

September 8, 2026
BELI CELURIT--Polisi menyita celurit jenis corbek yang dibeli pelajar di Kabupaten Semarang. (ist)
Hukum

Tingkah Pelajar Semarang Beli Celurit 1,5 Meter, Berujung Nangis Diciduk Polisi

Mei 29, 2026
SIDANG KORUPSI--Kades dan warga Pati menjadi saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/8/2026). (bae)
Hukum

Endus Permainan Politik? Kuasa Hukum Sudewo Ungkit Penyidik KPK Diduga Kerabat Mantan Bupati Haryanto

Agustus 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?