BACAAJA, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggelar apel pembacaan ikrar bebas dari narkoba dan handphone, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini jadi penegasan bahwa urusan integritas bukan sekadar slogan, tapi harus dijalankan serius.
Bertempat di Aula Ajisaka, apel diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural, pegawai, CPNS hingga peserta magang. Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, turun langsung memimpin pembacaan ikrar yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta.
Baca juga: Razia Dadakan + Tes Urine: Lapas Purwodadi Nggak Mau Kecolongan di Balik Jeruji
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Keamanan, Hanung bertindak sebagai komandan apel yang memastikan jalannya kegiatan tetap tertib dan lancar. Rangkaian acara dimulai dari lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ikrar, amanat pembina apel, menyanyikan Mars Kemenimipas, hingga ditutup dengan doa bersama.
Integritas Utama
Dalam amanatnya, Kalapas Erik Murdiyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas tahunan yang lewat begitu saja. Ia menekankan, seluruh jajaran harus benar-benar menjadikan integritas sebagai pegangan utama.
“Ini komitmen tegas kami. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran, baik itu narkoba maupun penggunaan HP ilegal. Semua petugas harus patuh aturan dan jadi garda terdepan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Baca juga: Lebaran di Lapas Purwodadi: 157 Warga Binaan Dapat “Diskon Hukuman”, Tiga Langsung Bebas
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Purwodadi mendukung program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus memperkuat pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ikrar sudah diucapkan lantang, komitmen sudah ditegaskan. Tinggal satu hal yang sering jadi tantangan klasik: menjaga supaya janji nggak cuma berhenti di aula, tapi benar-benar hidup sampai ke balik sel. (tebe)

