Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Ajak DPRD Jadi ‘Super Team’ Bangun Daerah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Ajak DPRD Jadi ‘Super Team’ Bangun Daerah

Kalau pembangunan daerah masih jalan masing-masing, ya jangan heran hasilnya suka “setengah jadi”. Gubernur Jateg Ahmad Luthfi punya pesan simpel tapi kena: stop kerja sendiri-sendiri, saatnya semua jadi satu tim.

T. Budianto
Last updated: April 16, 2026 3:46 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PEMBUKAAN KPPD: Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily memukul gong tanda dibukanya Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akmil Magelang, 15-19 April 2026. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, MAGELANG- Suasana Akademi Militer (Akmil) Magelang mendadak penuh energi para pejabat daerah. Sekitar 500 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia “dikumpulin” dalam agenda retret alias Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar 15-19 April 2026.

Di momen pembukaan, Kamis (16/4/2026), Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi langsung lempar pesan yang cukup relate: pembangunan itu nggak bisa dikerjain sendirian.

Baca juga: Ratusan Pejabat di Jateng Ikuti Retret Lokal Ala Gubernur Luthfi

Menurut Luthfi, kunci utamanya ada di kolaborasi. Bukan cuma antara pemerintah daerah, tapi juga harus nyambung sampai ke pusat dan bahkan ke level desa.

“Kita gandeng Bupati-Walikota, DPRD, sampai teman-teman di Senayan. Kita bikin super team,” ujarnya santai saat ramah tamah sebelum acara. Buat Luthfi, DPRD bukan sekadar “pengawas di atas kertas”, tapi partner strategis yang harus jalan bareng. Kalau masih ego sektoral, siap-siap aja program mentok di tengah jalan.

Paham Geopolitik

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily ngingetin kalau dunia sekarang nggak lagi berjalan lurus. Semuanya serba cepat, loncat-loncat, dan penuh ketidakpastian.

Artinya? Pemimpin daerah nggak cukup cuma hadir di acara formal, tapi juga harus paham geopolitik global sampai dampaknya ke daerah. “Perubahan dunia itu cepat banget. Pemimpin harus bisa membaca situasi, bukan cuma ikut arus,” kata Ace.

Ia juga menekankan peran DPRD yang nggak cuma urusan legislasi, anggaran, dan pengawasan. Lebih dari itu, DPRD harus jadi “penjaga keseimbangan” antara kepentingan pusat dan kebutuhan daerah.

Baca juga: Manunggal Leadership Retreat: Memperkuat Sinergi Daerah, Wujudkan Asta Cita Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menambahkan, ada tiga sudut pandang penting yang harus dimiliki pimpinan daerah: paham geopolitik, fokus pada program prioritas, dan tahu cara menjalankan pemerintahan dengan benar.

Di tengah dunia yang makin cepat berubah, pesan “ayo kerja bareng” sebenarnya bukan hal baru. Tapi kalau masih harus diingatkan di forum resmi, mungkin masalahnya bukan kurang paham, melainkan terlalu nyaman jalan sendiri-sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Korban Keracunan MBG di Majene Merata: Mulai Ibu Hamil, Balita, hingga Siswa Sekolah

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

80 Juta Dolar buat Hak Siar Piala Dunia? DPR Minta TVRI Buka-bukaan

22 Desa Lenyap Diterjang Banjir Sumatera, Aceh Paling Parah

TAGGED:akmil magelangkppdlemhanaspemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lapas Purwodadi Gaspol Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal
Next Article Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mufti Anam, anggota Komisi VI DPR RI, menyoroti kondisi kritis industri gula nasional akibat praktik mafia dan kebijakan impor yang tak berpihak pada petani.
Ekonomi

Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

September 8, 2025
Ekonomi

Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Februari 6, 2026
Politik

Prabowo Tak Terpilih Jadi Presiden Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Survei SMRC: Kalah dari KDM

Juli 30, 2026
ilustrasi sekolah daring di rumah.
Pendidikan

Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Ajak DPRD Jadi ‘Super Team’ Bangun Daerah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?