Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tujuh BPR Tutup Sepanjang 2025, Nasib Tabungan Aman Gak Ya?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Tujuh BPR Tutup Sepanjang 2025, Nasib Tabungan Aman Gak Ya?

Sepanjang 2025, total ada tujuh BPR dan BPRS yang izinnya resmi dicabut OJK. Menariknya, dua di antaranya justru ditutup atas permintaan pemegang saham sendiri.

Nugroho P.
Last updated: Desember 29, 2025 2:07 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi OJK
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Tahun 2025 jadi periode yang cukup berat bagi perbankan mikro. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tercatat mencabut izin usaha sejumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) di berbagai daerah.

Langkah tegas ini bukan tanpa alasan. Mayoritas pencabutan izin dilakukan karena masalah klasik, mulai dari modal yang kurang kuat, tata kelola yang berantakan, sampai kondisi keuangan yang sudah tak sehat.

Begitu izin dicabut, bank langsung berhenti beroperasi. Kantor ditutup, aktivitas dihentikan, dan pengelolaan selanjutnya berpindah tangan.

Di titik inilah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masuk. LPS bertugas menjamin simpanan nasabah dan mengurus proses likuidasi sesuai aturan yang berlaku.

Sepanjang 2025, total ada tujuh BPR dan BPRS yang izinnya resmi dicabut OJK. Menariknya, dua di antaranya justru ditutup atas permintaan pemegang saham sendiri.

Kasus pertama datang dari BPRS Gebu Prima. Izin usahanya dicabut pada April 2025 setelah kondisi keuangan dinilai tak lagi memungkinkan untuk dilanjutkan.

Usai pencabutan izin, seluruh kegiatan dihentikan. LPS kemudian membentuk tim likuidasi dan mulai membayar klaim simpanan nasabah.

Hingga pertengahan Mei, ribuan rekening nasabah sudah mulai dibayarkan, meski proses verifikasi untuk sisa rekening masih terus berjalan.

Berikutnya ada BPR Dwicahaya Nusaperkasa. Bank ini sebelumnya sempat diberi waktu untuk melakukan penyehatan internal, tapi hasilnya tak sesuai harapan.

Statusnya pun naik dari bank dalam penyehatan menjadi bank dalam resolusi, sebelum akhirnya izinnya dicabut pada Juli 2025 atas permintaan LPS agar kerugian tak makin melebar.

Setelah itu, operasional dihentikan total dan penanganan sepenuhnya diambil alih LPS, termasuk urusan tabungan nasabah.

Kasus serupa juga dialami BPR Disky Surya Jaya di Sumatera Utara. OJK mencabut izin usahanya pada Agustus 2025.

Seperti bank lain, seluruh kantor ditutup dan segala aktivitas keuangan dihentikan. Hak dan kewajiban bank diselesaikan lewat tim likuidasi bentukan LPS.

Di Aceh, BPRS Gayo Perseroda menyusul masuk daftar. Izin usahanya dicabut pada September 2025 setelah kondisi keuangan tak lagi memenuhi ketentuan.

LPS mencatat sebagian besar simpanan nasabah masuk kategori layak bayar, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi.

Menjelang akhir tahun, OJK juga mencabut izin BPR Artha Kramat di Jawa Barat. Penutupan ini dilakukan lewat mekanisme self liquidation.

Pemegang saham memilih menutup bank tersebut agar bisa fokus mengembangkan usaha lain dalam grup yang sama. Meski begitu, tanggung jawab ke nasabah tetap melekat.

Kasus keenam datang dari BPR Nagajayaraya Sentrasentosa di Jawa Timur. Bank ini ditutup karena belum mampu memenuhi syarat modal inti minimum.

Penutupan dilakukan atas permohonan pemegang saham, dan penyelesaian kewajiban bank menjadi tanggung jawab pihak internal.

Terakhir, BPR Bumi Pendawa Raharja juga resmi ditutup pada Desember 2025. Semua kegiatan dihentikan dan proses likuidasi diserahkan ke tim LPS.

Rentetan penutupan ini jadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih jeli memilih bank, khususnya bank skala kecil.

Meski begitu, nasabah tetap diminta tenang. Selama simpanan memenuhi syarat penjaminan, LPS memastikan dana tetap aman dan bisa dicairkan sesuai prosedur. (*)

You Might Also Like

Kereta Api Makin Kekinian, 7 KA New Generation Layani Penumpang Daop Semarang

MTQ 2026 Bukan Cuma Ngaji, Tapi Juga “Panggung Cuan” UMKM Jateng

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

Swasembada Pangan Takluk di Kaki Donald Trump? RI akan Impor 1.000 Ton Beras dari AS

Investasi Brunei Masuk Jateng

TAGGED:2025BPRekonomikeuanganojk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Koridor Anyar Trans Banyumas, Akhirnya Sampai di Banyumas Juga
Next Article Ilustrasi sertifikat tanah sengketa. Penting! Dokumen Tanah Girik sampai Letter C Nggak Berlaku Lagi Mulai 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

GEROBAK USAHA: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng berkomunikasi dengan warga yang mendapat bantuan gerobak usaha. (ist)

Wali Kota Semarang Ajak GP Ansor Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM

Ilustrasi proyek pemanfaatan panas bumi atau geotermal.

Geotermal Diklaim Energi Bersih, Narasi yang Menguntungkan Siapa?

ALTERNATIF SOLUSI DIGITAL - Pada Electricity Connect 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, PLN Icon Plus memperkenalkan berbagai solusi digital dan energi hijau yang dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, bisnis, dan industri.

Dari AI hingga Energi Bersih, PLN Icon Plus Tampilkan Inovasi di Electricity Connect 2026

HIP HOP: Pengunjung ARTOTEL Gajahmada Semarang menikmati rangkaian Street Sound & Hip Hop. (ist)

ARTOTEL Gajahmada Ramaikan Akhir September dengan Hip Hop hingga Karaoke

Ilustrasi penangkapan tersangka.

Pengusaha HT Jadi Tersangka Kasus Pajak, DJP Ungkap Modusnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Gaji Baru Masih Diolah, Sabar Dulu Ya!

November 12, 2025
Ekonomi

BBM Naik, OJK Mulai Pasang Alarm

Juni 12, 2026
Ekonomi

Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

September 16, 2025
EkonomiInfo

UGD 24 Jam RS Samsoe Hidajat, Siap Tangani Kondisi Darurat

Juli 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tujuh BPR Tutup Sepanjang 2025, Nasib Tabungan Aman Gak Ya?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?