Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

Isu beras bantuan pangan berkualitas rendah sempat jadi bahan gunjingan netizen. Nah. DPR RI lewat Panja Komisi IV memastikan bahwa beras bantuan yang jelek bisa ditukar, dan pemerintah terbuka soal itu. Mereka juga soroti pentingnya standar mutu beras lokal biar gak kalah saing sama beras impor yang kelihatan lebih kinclong. Intinya: masyarakat gak boleh dirugikan, petani lokal juga harus dilindungi!

baniabbasy
Last updated: September 9, 2025 10:44 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman bersama tim saat meninjau sentra penggilingan padi di Subang Jabar, Senin (8/9/2025).. Foto: dok/is
Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman bersama tim saat meninjau sentra penggilingan padi di Subang Jabar, Senin (8/9/2025).. Foto: dok/is
SHARE

BACAAJA, SUBANG– Isu soal kualitas beras bantuan yang sempat viral di medsos bulan Agustus lalu akhirnya ditanggapi serius sama DPR RI. Lewat Panitia Kerja (Panja) Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV, DPR memastikan bahwa pemerintah gak tinggal diam soal beras SPHP yang dianggap jelek.

Pimpinan Panja, Alex Indra Lukman, langsung turun ke lapangan dan menyambangi Gudang Bulog Subang, Jawa Barat, Senin (8/9/2025). Dalam kunjungan itu, ia memastikan bahwa pemerintah punya mekanisme resmi buat menukar beras bantuan yang gak layak konsumsi.

“Kalau ada beras yang jelek, bisa dikembalikan atau ditukar. Itu mekanisme resmi yang disiapkan supaya masyarakat tetap dapat beras sesuai standar,” jelas Alex.

Alex juga gak menampik bahwa ada risiko penurunan mutu, terutama kalau berasnya kelamaan disimpan. Tapi ia menegaskan, pemerintah siap mengganti beras yang kualitasnya di bawah standar. So, kalau kamu dapet bantuan tapi berasnya bau atau warnanya aneh, jangan diem aja. Laporkan!

“Jangan ragu buat lapor. Setiap beras yang gak layak akan diganti,” tambahnya.

Gak cuma itu, transparansi pemerintah dalam menangani isu ini juga dinilai penting buat jaga kepercayaan publik. Komisi IV DPR bakal terus ngawasin penyaluran bantuan supaya bukan cuma jadi formalitas, tapi beneran sampai ke rakyat dengan kualitas oke.

Sementara itu, anggota Panja lainnya, Khalid, juga buka suara. Ia menyoroti perbedaan standar beras lokal dan impor yang bikin masyarakat salah persepsi. Beras premium lokal bisa pecah sampai 15%, sedangkan beras impor kadang cuma pecah 5%—jadi kelihatan lebih kinclong aja, padahal bukan berarti lebih bagus.

“Beras lokal kita gak kalah kualitas, cuma tampilannya beda. Ini soal regulasi standar mutu yang perlu diperjelas,” kata Khalid.

Khalid juga tegas bilang bahwa masyarakat punya hak dapet beras bagus, apalagi itu bantuan dari negara. Ia ingin hasil temuan Panja jadi rekomendasi resmi ke pemerintah, terutama soal standar mutu yang perlu ditingkatkan.

“Standar mutu harus dijaga. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan,” pungkasnya.

So, gaes, kalau kamu nemu beras bantuan yang kualitasnya bikin garuk-garuk kepala, jangan cuma story-in, tapi lapor juga! Pemerintah udah siap tanggung jawab, tinggal kita-nya aja yang gak boleh cuek.(*)

You Might Also Like

Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman

Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

Soloraya Great Sale 2025 Sukses, Siap Jadi Percontohan Nasional

Pemprov Panen Udang di Lahan Terbatas, Ini Teknologinya

75 Persen Pembangkit Listrik PLN Berasal dari EBT pada 2034, Simak Rinciannya

TAGGED:beras bulogberas jelek bisa dilaporkanlapor beras jelek
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto di awal pemerinttahan. Foto: dok. Reshuffle atau Rechef? Saat Dapur Kabinet Prabowo Mulai Kebakaran Gas Politik
Next Article Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dalam kunjungan kerja Komisi IV ke Gudang Bulog Subang Foto: dok/ist. Stok Beras Bulog Tembus 4,2 Juta Ton! Tapi Serapan Gabah Seret, Petani Masih Kena “Tusuk” Tengkulak?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Gaspol Atasi Backlog 1,3 Juta Rumah, Target Kelar 5 Tahun

Desember 11, 2025
Ekonomi

Emas Pegadaian Lagi Turun, Galeri24 dan UBS Ikutan

Desember 30, 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
Ekonomi

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

September 21, 2025
Ekonomi

Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?