Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dispora Dorong Cabor Mandiri, Tak Semua Kejuaraan Bisa Dibiayai APBD
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Dispora Dorong Cabor Mandiri, Tak Semua Kejuaraan Bisa Dibiayai APBD

Keterbatasan anggaran bukan alasan pembinaan atlet berhenti. Dispora Jateng mendorong federasi olahraga lebih mandiri menggelar kompetisi lewat kolaborasi dengan sponsor, dunia usaha, dan CSR, sementara pemerintah tetap memberikan fasilitasi serta pengakuan prestasi atlet.

T. Budianto
Last updated: September 27, 2026 9:44 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AUDIENSI PEXI JATENG: Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Aria Chandra Destianto (dua dari kanan) menerima audiensi Pengprov Pexi Jateng di kantornya, Jumat, (25/9/2026). (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng mendorong setiap cabang olahraga (cabor) membangun kemandirian dalam menggelar kejuaraan dan pembinaan atlet.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan bertanding di tengah keterbatasan anggaran daerah. Federasi cabor didorong tidak sepenuhnya bergantung pada APBD, tetapi mulai membangun kolaborasi dengan dunia usaha, sponsor, CSR, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Dispora Jateng, Aria Chandra Destianto mengatakan, pemerintah tetap berupaya memberikan dukungan. Namun, kemampuan anggaran daerah membuat tidak semua kegiatan olahraga dapat dibiayai secara penuh.

Karena itu, federasi perlu lebih kreatif dalam mencari sumber pembiayaan sekaligus mengemas kompetisi agar dapat berjalan secara berkelanjutan. “Kalau secara anggaran kami belum bisa memfasilitasi penuh, paling tidak kami hadir memberikan piagam resmi dari dinas. Bagi para pelajar, nilai sertifikat atau piagam penghargaan ini sangat penting untuk portofolio dan jenjang pendidikan mereka,” jelas Aria.

Baca juga: Jateng Gaspol Jadi Pusat Olahraga Berkuda Nasional, Trek Internasional Dibangun di Batang

Menurutnya, kemandirian bukan berarti pemerintah lepas tangan. Dukungan tetap diberikan melalui fasilitasi, pengakuan prestasi, hingga membantu proses administrasi kejuaraan.

Dispora juga menyiapkan Person in Charge (PIC) yang dapat membantu federasi dalam proses pendaftaran dan verifikasi kejuaraan ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Aria mengatakan, federasi olahraga memiliki peluang besar untuk menciptakan agenda kompetisi sendiri sesuai kebutuhan pembinaan atlet. Dispora juga saat ini tengah mengkaji format kompetisi lain bagi cabor non-Popda, seperti multi-event khusus maupun kejuaraan single-event.

Jalankan Kompetisi

Menurut Aria, pilihan tersebut dapat memberikan ruang bagi cabor untuk tetap menjalankan kompetisi tanpa seluruh penyelenggaraan harus mengandalkan pembiayaan pemerintah.

Kemandirian penyelenggaraan kompetisi juga dinilai memiliki efek ekonomi. Kejuaraan olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah biasanya ikut membawa pelatih, ofisial, orang tua, dan keluarga.

Mereka kemudian membutuhkan akomodasi, makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan selama berada di lokasi pertandingan. “Setiap ada event olahraga pelajar, orang tua, kakak, hingga adiknya ikut hadir menonton. Efek bergandanya sangat besar bagi perkonomian daerah, UMKM, dan sektor pariwisata daerah,” kata Aria.

Karena itu, ia mendorong federasi tidak hanya berpikir tentang pertandingan, tetapi juga bagaimana membuat event yang menarik bagi peserta, penonton, dan sponsor. Dengan konsep tersebut, kompetisi olahraga dapat menjadi ruang pembinaan sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: 7.515 Atlet Pelajar Jateng Turun Gelanggang

Menurut Aria, semakin banyak kompetisi yang tersedia, semakin banyak pula kesempatan atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengembangkan kemampuan.

Karena itu, federasi diharapkan tidak menunggu agenda pemerintah untuk bisa menggelar kompetisi. Dengan dukungan berbagai pihak dan kreativitas dalam pendanaan, cabor dapat membangun kalender pertandingan sendiri.

Pada akhirnya, kemandirian cabor bukan sekadar soal mencari uang untuk menggelar turnamen. Yang lebih penting adalah memastikan roda kompetisi terus berputar, atlet tetap punya panggung untuk berkembang, dan pembinaan tidak berhenti hanya karena anggaran pemerintah terbatas. (tebe)

You Might Also Like

Cara Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Lengkap dengan Jam Tayang dan Harga Langganan

Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

“Jangan Sampai Ping Telu!”, Luthfi: Pengadaan Barang-Jasa Harus Transparan

Tiga Taekwondoin Jateng Siap Adu Tendang di Kejuaraan Eropa dan Asia

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

TAGGED:cabang olahragadispora jatengkoni jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Siap Tempur di Bantul
Next Article Jateng Punya Target 1.000 Desa Wisata Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Batik Tak Harus Kuno, Asal Tekniknya Tetap Batik

Jateng Punya Target 1.000 Desa Wisata Baru

Dispora Dorong Cabor Mandiri, Tak Semua Kejuaraan Bisa Dibiayai APBD

PSIS Siap Tempur di Bantul

Sate Kambing Nangkring di Posisi 4 Dunia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Januari 30, 2026
Info

Jateng Siap Sambut Pemudik, Pemprov Pasang ‘Mode Siaga’ dari H-8 sampai H+7

Maret 5, 2026
Ekonomi

Jateng Tawarkan 15 Proyek Strategis di CJIBF 2025, Dorong Investasi Hijau dan Hilirisasi

Juli 29, 2025
Info

Fun Walk & Run PSMTI, Taj Yasin: Hidup Sehat Jangan Cuma Wacana

Mei 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dispora Dorong Cabor Mandiri, Tak Semua Kejuaraan Bisa Dibiayai APBD
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?