Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh

Banyak orang sibuk mencari solusi atas berbagai persoalan sosial. Padahal, benteng pertama sebenarnya ada di rumah sendiri. Saat keluarga kuat, banyak masalah bisa dicegah sebelum terlanjur membesar.

T. Budianto
Last updated: Juli 7, 2026 4:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN NAWAL: Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin memberikan sambutan pada acara Siraman Rohani di Rumah Dinas Wagub Jateng, Senin (6/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin menilai, penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci menghadapi berbagai persoalan sosial yang kini semakin kompleks.

Mulai dari stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak, menurutnya berakar dari keluarga yang rentan.

Hal itu disampaikan Nawal saat menghadiri Siraman Rohani bertema “Muharam Momentum Menata Hati Kokohkan Ketahanan Keluarga” di Rumah Dinas Wagub Jateng, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan dosen filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Fahrudin Faiz, dan turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Baca juga: Bagimana Krisis Iklim Mengganggu Hubungan Keluarga

“Dari sekian banyak isu strategis mengenai keluarga, mulai dari stunting, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap perempuan dan anak, penyebab utamanya adalah kerentanan dalam keluarga,” ujar Nawal.

Menurut istri Wagub Jateng itu, membangun keluarga yang tangguh tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan materi. Yang tak kalah penting adalah memperkuat sisi spiritual agar setiap anggota keluarga memiliki hati yang tenang dan mampu menghadapi persoalan hidup dengan bijaksana.

“Sehingga hari ini kita belajar bagaimana menata hati agar bisa menciptakan keluarga yang kokoh, fondasinya penuh keimanan, menghadirkan kedamaian, serta kesejahteraan lahir dan batin,” katanya.

Mengelola Hati

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang itu menambahkan, setiap keluarga pasti akan menghadapi ujian. Karena itu, kemampuan mengelola hati dan memperkuat keimanan menjadi bekal penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Sebagai contoh, Nawal mengangkat kisah Rasulullah SAW bersama Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah. Menurutnya, Rasulullah mengajarkan bahwa ketenangan batin tidak selalu lahir dari kemewahan, tetapi dari kedekatan kepada Allah SWT melalui zikir.

Sementara itu, Dr. Fahrudin Faiz menyoroti tantangan baru yang dihadapi keluarga di era digital. Ia menilai peran orang tua dalam mendampingi anak menjadi semakin penting, terutama agar anak tidak larut dalam penggunaan gawai, permainan daring, maupun media sosial.

Baca juga: Lagi Glamping, Satu Keluarga Tewas di Posong Temanggung

Menurutnya, pengawasan dan pendampingan orang tua akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter generasi muda. “Ketika ada kendali orang tua, anak kita jauh lebih terjaga. Bagaimanapun kita harus tetap mengkhawatirkan generasi, karena masa depan kita, termasuk bangsa, kuncinya ada di anak-anak kita,” tegasnya.

Kita sering sibuk menyalahkan sekolah, lingkungan, bahkan media sosial ketika melihat generasi berubah. Padahal, benteng pertama bukan ada di layar ponsel, melainkan di ruang keluarga. Sebab rumah yang hangat sering kali lebih ampuh daripada seribu nasihat yang datang terlambat. (tebe)

You Might Also Like

Gara-Gara Speed Trap, Kisruh Anggota DPRD di Medan Berujung Laporan Polisi

Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

Main di Kandang, Serasa Tandang: Jafri Sastra Kecewa Berat

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

TAGGED:bkkbnheadlinenawal yasinpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Perbaikan Jalan Kalipancur Dikebut
Next Article Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Juni 28, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi.
Info

Menu MBG Ramadan di Solo Ramai Disorot Warga, Respati Minta BGN Turun Tangan

Maret 3, 2026
Info

Lebaran di Balai Kota: Shalat Bareng Warga, Sekalian Ngobrol Sama Wali Kota? Gas!

Maret 19, 2026
Daerah

Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan

November 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?