Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

T. Budianto
Last updated: Juli 7, 2026 4:33 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PIAGAM PENGHARGAAN: Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyerahkan piagam penghargaan kepada Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen di Auditorium Bank Mega, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Pemprov Jateng memborong enam penghargaan dalam Anugerah Adinata Syariah 2026. Raihan tersebut menjadi bukti perkembangan ekonomi syariah di Jateng sekaligus menjadi penyemangat untuk mempercepat pembentukan kawasan industri halal yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah.

Enam penghargaan itu diterima Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mewakili Gubernur pada malam penganugerahan yang digelar Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama CNN Indonesia di Auditorium Bank Mega, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Dalam ajang tersebut, Jawa Tengah berhasil meraih Juara I kategori Keuangan Mikro Syariah, Juara II Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), Juara II kategori Wakaf, Juara III Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, Juara III Ekonomi Pesantren, serta Juara IV Pariwisata Ramah Muslim.

Taj Yasin mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini ikut membangun ekosistem ekonomi syariah di Jawa Tengah, mulai dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: Jateng Lagi Serius Garap Pariwisata

“Penghargaan ini bukan soal siapa yang menang, tetapi bagaimana upaya kita membangun ekonomi syariah yang ramah bagi masyarakat di negara dengan populasi muslim terbesar di dunia,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat ekonomi syariah, apalagi sektor tersebut masuk dalam prioritas pembangunan Jateng tahun 2027 dengan tema pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, ia mengakui masih ada pekerjaan besar yang harus segera diwujudkan, yakni membangun kawasan industri halal di Jateng. “Ini menjadi lecutan bagi kita. Sampai hari ini Jateng belum memiliki kawasan industri halal,” katanya.

Presentasi Konsep

Menurut Gus Yasin, pembahasan mengenai kawasan industri halal sudah memasuki tahap awal. Sejumlah pengelola kawasan industri telah mempresentasikan konsep yang akan dikembangkan dan dalam waktu dekat akan dilakukan pembahasan lanjutan untuk menentukan lokasi serta skema pengembangannya.

“Kami mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, khususnya hadirnya kawasan industri halal di Jateng. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, rencana tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Ahmad Luthfi dan mendapat dukungan penuh. Kehadiran kawasan industri halal diharapkan mampu menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing Jateng.

Baca juga: Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi syariah tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan aset atau besarnya industri keuangan syariah. Yang lebih penting adalah menghadirkan nilai keadilan, kemaslahatan, keseimbangan, serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, hingga Maret 2026 total aset ekonomi syariah nasional telah mencapai Rp10.542 triliun, tumbuh 10,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun pertumbuhan tersebut harus diikuti dengan pemerataan manfaat.

“Jangan hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga pemerataan. Jangan hanya memperbesar angka statistik, tetapi juga memperbesar manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyubi mengatakan, Anugerah Adinata Syariah menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang berdampak bagi masyarakat.

Enam piala memang enak dipajang di lemari. Tapi ujian sebenarnya dimulai setelah lampu panggung padam. Sebab ekonomi tak tumbuh karena banyaknya penghargaan, melainkan karena janji-janji pembangunan benar-benar berubah menjadi kawasan industri yang berdiri, lapangan kerja yang terbuka, dan manfaat yang dirasakan masyarakat. (tebe)

You Might Also Like

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana

Camat di Medan Judi Rp1,2 M Pakai Kartu Kredit Pemerintah, Sanksinya Cuma Copot Jabatan?

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

Jampidsus Akui Rumah di Sentul Miliknya, Uang dan 74 Kg Emas Juga?

TAGGED:headlinehotel syariahpemprov jatengwagub jatengwisata halal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh
Next Article Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Februari 4, 2026
Fokus

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Mei 17, 2026
Info

30 Tahun Berlalu, Nama Udin Tak Hilang: Dari Aula PWI sampai Makam di Bantul

Agustus 12, 2026
Daerah

Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng

Februari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?