Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan

Biasanya laporan jalan rusak itu nasibnya: dilihat, dicatat, lalu… ya ditunggu. Tapi di Semarang, ceritanya lagi beda. Baru ada aduan, alat berat langsung jalan, nggak pakai drama lama.

T. Budianto
Last updated: April 29, 2026 12:20 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KERUK SALURAN: Alat berat milik DPU Kota Semarang tengah melakukan pengerukan di saluran di kawasan Jl Kokrosono. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng lagi ngebut urus infrastruktur. Polanya jelas: ada laporan masuk, langsung ditindak. Nggak pakai antre panjang.

Salah satu contohnya terlihat di ruas Jalan Kol RW Sugiarto, jalur Kalipancur menuju Gunungpati. Awalnya warga ngeluh karena kondisi jalan yang rusak dan rawan bahaya.

Baca juga: Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Nggak butuh waktu lama, perbaikan langsung digeber dan selesai, Selasa (28/4/2026). Nggak cuma satu titik, di hari yang sama Pemkot juga tancap gas memperbaiki sembilan ruas jalan sekaligus dengan metode patching. Strategi ini dipilih biar penanganan bisa cepat dan dampaknya langsung terasa.

Agustina bilang, pola kerja sekarang memang difokuskan ke respons cepat dan lebih dekat ke warga. “Setiap laporan jadi prioritas. Kita nggak mau kerusakan jalan dibiarkan terlalu lama,” ujarnya.

Pengerukan Saluran

Nggak berhenti di jalan, penanganan banjir juga ikut digeber. Pengerukan sedimen dilakukan di sejumlah titik krusial seperti Sungai Babon, Sungai Tawangmas, hingga kawasan Tanjung Mas dan Meteseh.

Langkah ini jadi bagian dari upaya simultan, nggak cuma benahin jalan, tapi juga mengurangi risiko genangan yang selama ini jadi masalah klasik kota. “Kami ingin hasilnya langsung terasa. Jalan lebih aman, lingkungan lebih rapi, dan banjir bisa ditekan,” tegasnya.

Baca juga: Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah

Dengan pola kerja seperti ini, Pemkot terlihat mencoba mengubah ritme: dari yang biasanya reaktif jadi lebih responsif dan cepat eksekusi.

Kalau laporan sekarang langsung ditindak cepat, mungkin yang perlu dibiasakan warga cuma satu: ngeluhnya jangan cuma di tongkrongan, laporin sekalian, siapa tahu besok jalannya sudah mulus. (tebe)

You Might Also Like

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Nobar Gembira ICONNET Pererat Hubungan PLN Icon Plus dengan Pelanggan

PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian untuk Sesama

Duka Makassar! Korban Tewas Gedung DPRD Dibakar Jadi 4 Orang

Mau Nobar Piala Dunia? Jangan Asal Kumpul, Wajib Punya Lisensi

TAGGED:headlineinfrastruktur semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Undip-Unnes Akhirnya “Naik Kelas”
Next Article Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Garuda Keok, Akhirnya Patrick Kluivert Dipecat!!

Oktober 16, 2025
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Info

7.315 Pekerja Jateng Kena PHK, DPRD: Jangan Cuma Dicatat, Harus Dicarikan Solusi!

Oktober 2, 2026
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jateng, Zulkifli saat menjelaskan kinerja setahun Luthfi-Yasin. (ist)
Info

Jateng Mau Jadi Pusat Industri atau Lumbung Pangan? Mana yang Dikorbankan, Biar Publik Menilai

Februari 28, 2026
Hukum

Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang

Maret 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?