Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Mau Jadi Pusat Industri atau Lumbung Pangan? Mana yang Dikorbankan, Biar Publik Menilai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Mau Jadi Pusat Industri atau Lumbung Pangan? Mana yang Dikorbankan, Biar Publik Menilai

R. Izra
Last updated: Februari 28, 2026 8:29 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jateng, Zulkifli saat menjelaskan kinerja setahun Luthfi-Yasin. (ist)
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jateng, Zulkifli saat menjelaskan kinerja setahun Luthfi-Yasin. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Setahun sudah Ahmad Luthfi–Taj Yasin memimpin Pemprov Jawa Tengah. Kinerjanya sudah mulai kelihatan, meski masih banyak kritik di sana sini.

Tapi di balik hal itu, ada pertanyaan mendasar tentang ideologi pembangunan yang diusung. Apakah Jateng mau jadi pusat industri, atau lumbung pangan?

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jateng, Zulkifli, nyoba menjawab. Kata dia, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) mencoba mengakomodir keduanga.

Bacaaja: Ada Korupsi Setengah Triliun Rupiah, Luthfi: Bank Jateng Paling Sehat di Indonesia
Bacaaja: Pengamat: Luthfi Nggak Perlu Masuk Gorong-Gorong, Cukup Perkuat Komunikasi

“RPJPD kita itu ada dua spirit. Jateng sebagai pusat industrialistik, dan yang kedua sebagai lumbung pangan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, ia mengakui tidak sepenuhnya bisa menyeimbangkan dua kepentingan yang saling tarik menarik itu.

“Secara teori pembangunan, harus ada yang dikorbankan. Lahannya cuma segitu, sekitar 3 juta sekian,” akunya.

Maka di sinilah tantangan yang dihadapi kepemimpinan Jateng, baik di periode ini maupun gubernur-wakil gubernur periode sebelumnya atau periode ke depan nanti.

Zulkifli enggan menyebutkan mana yang diprioritaskan Luthfi-Yasin. Dia justru mempersilakan masyarakat untuk menyimpulkan sendiri.

“Biar publik yang menilai,” katanya.

Kita bisa mengetahui prioritas pemerintah saat ini, setidaknya sepintas dengan melihat program dan kinerja setahun terakhir.

Data investasi 2024–2025 nunjukin Jateng lumayan bagus. Nilainya naik dari Rp68,7 triliun jadi Rp88,5 triliun, lonjakan hampir 29 persen. Kenaikan ini bahkan lebih kencang dibanding beberapa provinsi tetangga.

Jateng makin rajin buka karpet merah buat investor. Baru-baru ini, Luthfi mengumumkan sedang ada 9 daerah yang diusulkan jadi kawasan industri baru di Jateng.

Masalahnya, lahan di Jateng bukan karet. Kalau pabrik nambah, sawah bisa berkurang. Kalau sawah dipertahankan, industri harus ngalah.

Sisi lain, sektor pangan Jateng masih jadi tulang punggung nasional. Kontribusinya disebut masih 17 persen secara nasional. Artinya, Jateng bukan pemain kecil urusan beras dan pangan. (bae)

You Might Also Like

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Respati Siapkan Jalan Pemuda Solo Kuliah di Belanda

Bancakan Uang Korupsi Mengalir hingga Kantong Pejabat Cilacap, Ada yang Dapet Rp 11 Miliar

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

Semarang Ngebut Mau Bebas TBC 2028, Layanan Kesehatan Canggih Udah Nongol di Puskesmas

TAGGED:ideologi pembangunanjatenglumbung panganpusat industritppd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi (tengah) sedang menghadiri RUPS Bank Jateng, Jumat (27/2/2026). (ist) Ada Korupsi Setengah Triliun Rupiah, Luthfi: Bank Jateng Paling Sehat di Indonesia
Next Article War Tiket Dimulai! Mudik Gratis Kemenhub 2026 Siap Dibuka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAI Daop 4 Semarang resmi melepas perjalanan perdana KA Brumbung Cargo, di Stasiun Brumbung, Rabu (16/4/2026). KA Brumbung Cargo ini melayani rute Pasoso, Jakarta sampai Brumbung, Jawa Tengah, bolak-bali, dengan kapasitas angkut mencapai 800 ton. (ist)

Bisa Angkut 800 Ton Sekali Jalan, KA Brumbung Cargo Resmi Beroperasi

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

Penuntut umum Kejari Kota Semarang sedang memeriksa tersangka dan berias perkara kasus pajak. (ist)

Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Direktur Perusahaan Solar di Semarang Ditahan Kejaksaan

Sampai Kapan Saya Terus Menjadi Santri?

LINKK Semar Latih Penyandang Disabilitas Biar Nggak Cuma ‘Nunggu Diselamatkan’

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ester Terviana, memberi pemaparan tentang fungsi eksekutif anak.
Info

Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

Februari 11, 2026
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan
Daerah

Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup

Juli 23, 2025
Info

Kota Lama Paling Laris Selama Libur Nataru, Gratisan Memang Juara

Januari 2, 2026
Info

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Mau Jadi Pusat Industri atau Lumbung Pangan? Mana yang Dikorbankan, Biar Publik Menilai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?