Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Wanareja Makin Luas, Warga Tetap Cari Cara Bertahan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Banjir Wanareja Makin Luas, Warga Tetap Cari Cara Bertahan

Desa Tarisi pun nggak kalah parah. Air yang belum surut-surut bikin 841 rumah terdampak, dengan total hampir dua ribuan jiwa. Di beberapa titik, air di jalan bisa mencapai 83 sentimeter. Bahkan empat mesin penyedot dari BBWS Citanduy belum bisa bekerja optimal karena sungai masih terlalu penuh.

Nugroho P.
Last updated: November 22, 2025 7:20 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi banjir Wanareja.
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Banjir yang melanda Kecamatan Wanareja, Cilacap, makin melebar setelah hujan deras beberapa hari terakhir bikin debit Sungai Cikawung dan Citanduy naik drastis. Dua desa—Sidamulya dan Tarisi—jadi titik yang paling terasa terdampak, sampai aktivitas ribuan warga ikut kacau.

Dari laporan lapangan, genangan makin melebar dan bikin gerak warga jadi terbatas. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, bilang kalau kondisi ini hasil monitoring tim UPTD PKBD Majenang yang terus muter dari rumah ke rumah.

Menurut Budi, air yang nggak juga surut bikin tim gabungan harus terus siaga. “Genangan air terus meluas seiring tingginya debit sungai. Kami terus berupaya melakukan penanganan darurat bersama lintas instansi dan relawan,” ujarnya.

Dampaknya cukup besar, terutama di Desa Sidamulya yang punya enam dusun terdampak. Ketinggian air di halaman dan jalan mencapai 5–50 sentimeter, sementara di dalam rumah bisa sampai 20 sentimeter di beberapa titik.

Sebaran dampaknya juga cukup detail. Dusun Mekarsari tercatat punya 279 rumah terdampak, 89 rumah terendam, dan ratusan warga harus cari tempat aman. Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Margosari, Margodadi, Cibeureum, Sidodadi, hingga Bakung.

Nggak cuma rumah, banjir juga merendam fasilitas umum. Ada empat sekolah, lima tempat ibadah, 124 hektare sawah, dan puluhan hektare ladang yang ikut tenggelam. Jelas ini bikin aktivitas warga makin berat.

Untuk mobilitas, warga sekarang mengandalkan tiga perahu polyethylene milik BPBD dan satu dari LPBI NU. Dapur umum juga sudah jalan dan membagikan ribuan nasi bungkus agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Sejumlah pihak turun tangan bantu warga. Ada Danrem 071 Wijaya Kusuma, PMI, Bawaslu Cilacap, KNPI, lembaga pendidikan, sampai ormas yang ikut ngasih dukungan logistik dan tenaga.

Desa Tarisi pun nggak kalah parah. Air yang belum surut-surut bikin 841 rumah terdampak, dengan total hampir dua ribuan jiwa. Di beberapa titik, air di jalan bisa mencapai 83 sentimeter. Bahkan empat mesin penyedot dari BBWS Citanduy belum bisa bekerja optimal karena sungai masih terlalu penuh.

Budi bilang sebagian besar warga memilih bertahan di rumah sambil nunggu air menyusut. Sementara itu, tim gabungan dari BPBD, Polsek Wanareja, Koramil, dan relawan terus bergerak bagi logistik dan ngecek kondisi warga satu per satu.

Untuk memastikan kegiatan belajar tetap jalan, anak-anak sekolah dijemput pakai truk Satpol PP dan mobil pick-up biar tetap aman.

Kebutuhan mendesak masih terus bertambah. Mulai dari bahan pangan bergizi sampai obat-obatan untuk keluhan yang muncul karena banjir seperti gatal, pusing, atau batuk.

Meski hujan dua hari terakhir berhenti, ancaman cuaca ekstrem belum benar-benar hilang. Warga diminta tetap waspada sambil nunggu debit air turun dan kondisi kembali normal. (*)

You Might Also Like

Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

Delapan Pompa Ngebut Sedot Banjir Semarang

Lelaki Misterius Jeruklegi Terseret Pasundan, Warga Gempar

TAGGED:banjirbencanacilacapwanareja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Niken Salindry Siap Jadi Sorotan Besar Golaga 2025
Next Article Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur).

Disomasi Bekas Sekjen PBNU soal Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur: Saya Menunggu Dipidana

BAKPAO KARAKTER--Nana Amir menunjukkan bakpao karakter Bakpower buatannya, Selasa (22/9/2026). (bae)

Bakpao Karakter Buatan Nana Lucu-Lucu dan Menggemaskan

TERDAMPAK ASAP: Warga tetap beraktivitas melintasi Jalan Untung Suropati depan SMAN 7 Semarang meski ada asap kebakaran TPA Jatibarang, Sabtu (3/10/2026). (bae)

Sabtu Pagi Kelabu di Semarang, Warga Berselimut ‘Kabut Asap’ Berbau Sangit

KONSULTASI PUBLIK: Wakil Wali Kota Semarang dan sejumlah pihak foto bersama usai acara Konsultasi Publik AMDAL Pembangunan Tanggul Laut Teluk Semarang Tahap 1, di Aula Balai Kota Semarang, Jumat (2/10/2026). (ist)

Pemkot Harap Tanggul Laut di Teluk Semarang Jadi Solusi Masalah Pesisir

PELANTIKAN WANTIMPRES - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 24 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026). (Sekretariat Presiden)

Rocky Gerung Satu ‘Kolam’ dengan Pratikno, Kini Masuk Wantimpres Prabowo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau langsung proses pembangunan rumah pompa baru di Petudungan, pada Sabtu (30/8/2025).
Daerah

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 6, 2025
Daerah

Kota Semarang Jadi Proyek Percontohan Program Ruang Bersama Indonesia

Agustus 5, 2025
Daerah

Cuaca Mengacau, Pencarian Longsor Cilacap Sempat Terhenti Sore Ini

November 18, 2025
Ketua RW 15 Desa Leyangan, Puji Nugroho Adi (tengah) bersama peserta lomba menghias sayur asem dari RT 01 dan 02 pada Minggu (25/8/2025).
Daerah

Ulang Tahun Perdana RW 15 dan HUT RI, Warga Leyangan Gelar Jalan Sehat dan Hias Sayur Asem

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Wanareja Makin Luas, Warga Tetap Cari Cara Bertahan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?