Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kapan Warung Madura Tutup? “Kami Tutup Kalau Kiamat”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kapan Warung Madura Tutup? “Kami Tutup Kalau Kiamat”

Warung Madura kini kian eksis, keunggulan mereka adalah berani buka 24 jam. Bahkan, dengan nada bercanda, Habib Jakfar bilang, kiamat pun Warung Madura masih buka setengah hari.

R. Izra
Last updated: Oktober 17, 2025 11:10 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Pelanggan membeli barang di warung Madura yang ada di seberang Asrama Haji Manyaran, Semarang. (bae)
Pelanggan membeli barang di warung Madura yang ada di seberang Asrama Haji Manyaran, Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Warung kelontong Madura punya ciri khas yang gampang banget dikenali: buka nonstop, 24 jam penuh. Siang malam gantian jaga, tapi pintu nggak pernah tertutup.

Alex, salah satu penjaga warung Madura di kawasan Semarang Barat, cuma ketawa waktu ditanya soal jam kerja.

“Pokoknya buka terus. Tutupnya kalau kiamat dah,” ucap Alex setengah bercanda saat saya temui, Rabu (15/10/2025).

Kata dia, orang mau belanja nggak kenal jam. Kadang tengah malam, kadang subuh. Kalau tutup, kasihan orang lain.

Di balik alasannya yang sok pahlawan, ada kenyataan sederhana tapi keras: kalau warung tutup, artinya nggak ada pemasukan.

Alex dan teman-teman sesama penjaga warung Madura paham betul ritme hidup. Waktu orang lain tidur, mereka justru sibuk menata stok, bikin kopi, atau ngitung kembalian.

Kerja model begini jelas nggak gampang. Tapi bagi mereka, hidup di tanah rantau perlu usaha lebih biar bisa bertahan. Dengan begitu bisa hidup layak.

Alex sudah lama menjadi penjaga warung Madura. Dulu ia menjaga toko di Jakarta, sebelum akhirnya pindah ke Semarang dengan kerja yang sama.

Alex statusnya hanya karyawan, bukan pemilik. Kini ia menjaga Toko Sembako Madura Rahel Jaya yang berlokasi di Jalan Abdurrahman Saleh, tepat di seberang Asrama Haji Manyaran.

Dia cerita, sistem jaga di warung Madura itu biasanya gantian. Ada yang shift malam, ada yang siang. Tapi kalau lagi sepi, ya tidur-tiduran di toko nunggu pelanggan datang.

Warung tempat Alex kerja ada di pinggir jalan ramai. Etalasenya penuh, dari rokok, mi instan, sampai sabun batang.

Di pojok dalam tokonya ada kompor kecil dan termos air panas. Senjata utama buat bikin kopi atau mie rebus dadakan.

Pelanggan datang dari segala kalangan. Warga perumahan, mahasiswa, sampai para pengemudi ojek online. Warung Madura siap melayani kapanpun pelanggan membutuhkan.

Bagi mereka, buka 24 jam bukan sekadar strategi dagang, tapi gaya hidup. Mungkin benar kata Alex, warung Madura cuma akan tutup kalau benar-benar kiamat datang.

Bahkan, Habib Jakfar, tokoh agama asal Madura pernah berseloroh. Kiamat pun warung Madura tetap buka setengah hari, siapa tahu ada yang lapar. (bae)

You Might Also Like

Raih Indeks Integritas Tertinggi, KPK Ingatkan Jateng Perkuat Pencegahan Korupsi

DPR Dorong Karhutla Kalimantan Naik Status Nasional

KPK Lacak Duit Fadia Arafiq

Selamatin Landak Jawa yang Dilindungi Petani Madiun Malah Dibui, Hukum Macam Apa Ini?

Drama ‘Si Paling 10 Miliar’ Tamat! Endipat Minta Maaf ke Ferry Irwandi

TAGGED:buka 24 jamheadlinetutup kalau kiamatwarung kelong madurawarung madurawarung sembako madura
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tau Kota Tertua di Jawa Tengah? Jangan Kaget Ini Urutannya
Next Article Awas!! Purbalingga Punya Pabrik Pencetak ‘Tukang Sodok’ Handal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

Luthfi: Solar buat Melaut, Bukan Ditimbun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga berkerumun melihat dan membeli produk keramik di Bazar PT Sango Ceramics Indonesia di area pabrik Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). (bae)
Info

Warga Kalap Borong Keramik di Bazar Sango: Mumpung Murah!

April 11, 2026
Ilustrasi aksi demonstrasi.
Info

Buruh Kena Prank! Diminta Masuk Senayan, tapi Anggota DPR pada Pulang

Januari 15, 2026
Komisioner Ombudsman RI, Nuzran Joher (kiri).
Info

Ombudsman Peringatkan Kepala Daerah: Maladministrasi Bisa Berujung Korupsi, Jangan Tunggu Ditangkap!

Juli 29, 2026
Ekonomi

Bulog Jamin Stok Beras di Jateng Aman Hingga Juni 2026

Desember 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kapan Warung Madura Tutup? “Kami Tutup Kalau Kiamat”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?