Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus

Biasanya Semarang jadi tujuan wisata atau transit. Tapi kali ini beda, kota ini berubah jadi “ruang meeting” level ASEAN buat ngebut satu program yang lagi jadi sorotan: Makan Bergizi Gratis. Bukan cuma ngobrol, tapi langsung bahas gimana biar programnya benar-benar jalan di lapangan.

T. Budianto
Last updated: April 29, 2026 12:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan sambutan saat membuka forum ASEAN ID-Nourish di Hotel Gumaya, Selasa (28/4/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang lagi naik kelas. Bukan cuma jadi tuan rumah, tapi juga pusat kolaborasi lintas negara buat percepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selama 28-30 April 2026, berbagai pihak dari negara-negara ASEAN, organisasi internasional, sampai pemerintah pusat kumpul dalam forum ASEAN ID-Nourish yang dilanjutkan dengan dialog nasional praktik baik MBG.

Forum ini digelar di Hotel Gumaya dan dihadiri sejumlah tokoh penting. Mulai dari perwakilan pemerintah Indonesia, hingga organisasi global seperti Food and Agriculture Organization (FAO), World Food Programme, dan Milan Urban Food Policy Pact.

Baca juga: Semarang Disulap Jadi “War Room” MBG, Pakar Dunia Turun Gunung

Buat Semarang, ini bukan sekadar event formal. Tapi jadi momentum buat ngebut kesiapan daerah dalam menjalankan program MBG secara lebih matang dan terarah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun sistem pangan yang kuat. “Kita di sini sebagai satu keluarga besar dengan tujuan yang sama: membangun sistem pangan yang lebih tangguh,” ujarnya.

Investasi Masa Depan

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis bukan cuma soal bagi-bagi makanan. Tapi investasi jangka panjang buat kualitas generasi ke depan. “Ini bukan sekadar program makan, tapi investasi masa depan,” tegasnya.

Dari sisi pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menegaskan hal yang sama: kunci keberhasilan ada di daerah. Deputi BGN, Suardi Samiran, menyebut rantai pasok program ini justru bisa jadi “mesin ekonomi baru” di tingkat lokal. “Bahan pangan diambil dari masyarakat. Jadi ini juga menggerakkan ekonomi daerah,” jelasnya.

Artinya, program ini nggak cuma berdampak ke anak-anak sebagai penerima manfaat, tapi juga ke petani, pelaku usaha, sampai rantai distribusi di bawah.

Agustina juga melihat efek langsungnya ke kota. Kehadiran peserta dari dalam dan luar negeri ikut menggerakkan ekonomi, hotel, transportasi, hingga sektor jasa ikut hidup.

Saat ini, kesiapan Semarang juga sudah mulai terlihat. Ada 174 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif, menjangkau lebih dari 281 ribu penerima manfaat.

Baca juga: Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

Forum ini juga jadi ajang “nyamain frekuensi” antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan organisasi internasional, supaya implementasi program nggak jalan sendiri-sendiri. Sebagai langkah lanjut, peserta dijadwalkan turun langsung ke lapangan buat ngecek kesiapan distribusi dan produksi pangan di Semarang.

Semarang sudah jadi tempat kumpulnya ide dan rencana besar soal makan bergizi. Tinggal satu hal yang ditunggu: apakah nanti yang kenyang cuma hasil rapatnya, atau benar-benar sampai ke piring anak-anak? (tebe)

You Might Also Like

PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!

Lebih Dekat dengan Nuy, Pebiliar Seksi yang Ramai di YouTube, Berprestasi, Cantik, dan Penuh Gaya

Biaya Sekolah SD Ugal-ugalan, Butuh Regulasi Batas Atas-Bawah

DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

TAGGED:headlineMBGpemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan
Next Article Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter. Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

Gagal Terbang Haji, Puluhan Calon Jemaah Dicegat Imigrasi

Presensi Ga Masuk Kantor, Ribuan ASN Brebes Ketahuan Akal-Akalan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Isu Menteri Keuangan Masuk RS Bikin Publik Auto Ribut

Resto  Nasi  Padang Banjarnegara Kebakaran, Bikin Kaget dan Panik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Seorang WBP Lapas Besi Nusakambangan menerima Remisi Khusus Imlek, Selasa (17/2/2026). Foto: Dok. Kanwil Ditjenpas Jateng.
HukumInfo

Hari Raya Imlek: Narapidana Nusakambangan Terbanyak Penerima Remisi

Februari 17, 2026
Sepak Bola

PSIS Punya Stadion, Kendal Punya Skor

Januari 31, 2026
Info

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

Maret 21, 2026
Info

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Februari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?