Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar

Aksi demo pelajar makin sering kelihatan di jalan. Tapi pertanyaannya, ini murni suara kritis… atau sekadar pengin eksis? DPRD Jawa Tengah mulai angkat suara, menyoroti fenomena yang disebut sebagai “krisis eksistensi” di kalangan anak muda.

T. Budianto
Last updated: April 9, 2026 6:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
NARASUMBER DISKUSI: Anggota DPRD Jateng, HM Dipa Yustisia Pasa (tengah) dan narasumber lain saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Fenomena pelajar ikut demo jadi perhatian serius DPRD Jateng. Anggota Komisi E, HM Dipa Yustisia Pasa melihat ada benang merah antara aksi di jalan dengan kondisi anak muda hari ini.

Menurutnya, banyak pelajar yang ikut demo bukan semata karena paham isu. Tapi ada dorongan lain, salah satunya keinginan untuk diakui atau sekadar eksis. Ia menyebut kondisi ini sebagai krisis eksistensi. Di mana viral dan perhatian publik jadi ukuran kebanggaan.

Baca juga: Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

“Sekarang kalau tidak viral, seolah-olah tidak ada keadilan. Ini yang harus kita cermati,” ujarnya saat menjadi narasumber diskusi bertema ‘No Chaos, No Justice?’ dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026).

Dipa menilai, tren ini juga dipengaruhi kuatnya media sosial. Informasi menyebar cepat, tapi tidak semuanya benar atau utuh. Akibatnya, opini mudah terbentuk. Bahkan bisa digiring ke arah tertentu tanpa disadari, termasuk oleh pelajar.

Hak Konstitusional

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa hak untuk bersuara tetap harus dihormati. Pelajar tidak boleh dilarang menyampaikan pendapat. Namun, ada batas yang harus dijaga. Terutama agar tidak terjebak aksi yang justru merugikan diri sendiri. “Bersuara itu hak konstitusional. Tapi harus ada koridornya,” tegasnya.

Meski begitu, Dipa mengapresiasi upaya pemerintah dan Dinas Pendidikan. Berbagai forum diskusi dan pendekatan ke pelajar sudah mulai dilakukan. Hanya saja, ia mengingatkan bahwa pendekatan lama tidak lagi cukup. Cara komunikasi harus diubah agar lebih dekat dengan generasi sekarang.

Baca juga: Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

“Gaya komunikasi harus menyesuaikan zaman. Tidak bisa lagi terlalu kaku,” katanya. Menurutnya, ini jadi pekerjaan rumah bersama. Bukan hanya pemerintah, tapi juga sekolah dan masyarakat. Tujuannya agar anak muda tetap bisa aktif dan peduli. Tapi tidak sekadar mengejar eksistensi, apalagi sampai terlibat aksi yang berisiko.

Di era di mana trending topic bisa lebih cepat dari logika, jadi kritis kadang kalah sama keinginan tampil. Padahal, suara yang kuat itu bukan yang paling viral, tapi yang paling paham kenapa dia harus disuarakan. (bae)

You Might Also Like

60 UMKM Siap Buka Lapak Takjil di Wisma Perdamaian

Liverpool Bakar Uang Rp3,7 Triliun Demi Bangun Tim Anyar Jelang Musim Panas

Lari Trail Berujung Duka, Peserta Tumbang di Sentul

Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Viral Foto Bobby Nasution Emosi, Tampar Pegawai BUMD

TAGGED:bacaaja.codemo pelajardipa yustisia pasaheadlinetitik kumpul 2
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Taman Garot Jadi Spot Healing Murah Warga Lamper Kidul
Next Article Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bahasa Indonesia di Jerman

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah secara rutin melaksanakan Daily Health Checking sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan personel.

PLN Icon Plus Tingkatkan Kesadaran Personel terhadap Kesehatan Diri melalui Daily Health Checking

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan ayah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menilai, kebijakan tarif dagang 0% barang asal AS ke Indonesia, diyakini mengancam kedaulatan pangan, terutama nasib petani dan peternak dalam negeri
Ekonomi

Tarif 0% Produk Asal AS Ancam Kedaulatan Pangan Indonesia

Juli 18, 2025
PENGENALAN DUNIA KERJA - PLN Icon Plus ajak siswa SLB B Yakut Purwokerto kenali ekosistem dunia kerja melalui program program BERDAYA.
Info

PLN Icon Plus Ajak Siswa SLB B Yakut Purwokerto Kembangkan Kemampuan melalui Program Magang Industri

Agustus 12, 2026
Foto: ilustrasi. Seorang warga menggendang anaknya yang masih kecil untuk diajak memulung di tempat pembuangan akhir sampah. Potret kemiskinan di Indonesia.
Unik

Cuma Rp3 Juta Udah ‘Super Kaya’? Kemensos Bikin Netizen Auto Minder & Ngakak

Agustus 16, 2025
Info

Nggak Ada Open House, Luthfi Pilih Lebaran Bareng Anak Panti & Penyandang Disabilitas

Maret 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?