Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru

Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan total 231.724 kuota sekolah gratis untuk jenjang SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri di seluruh wilayah Jawa Tengah. Jumlah itu setara dengan sekitar 40,83 persen dari total lulusan SMP dan sederajat yang diperkirakan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pada tahun ajaran baru.

Nugroho P.
Last updated: Juni 19, 2026 2:50 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi anak SMA.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kabar baik datang bagi calon siswa di Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memperluas program sekolah gratis pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar semakin banyak pelajar bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.

Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan total 231.724 kuota sekolah gratis untuk jenjang SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri di seluruh wilayah Jawa Tengah. Jumlah itu setara dengan sekitar 40,83 persen dari total lulusan SMP dan sederajat yang diperkirakan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pada tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan program ini bertujuan memastikan akses pendidikan semakin terbuka bagi masyarakat sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga.

Menurutnya, seluruh biaya operasional pendidikan di sekolah negeri telah ditanggung pemerintah sehingga siswa tidak lagi dikenai berbagai pungutan rutin selama bersekolah.

“Biaya operasional sekolah pada semua satuan pendidikan SMA Negeri, SMK Negeri dan SLB Negeri tanpa pungutan kepada siswa atau orang tua siswa,” ujar Sadimin.

Melalui kebijakan tersebut, siswa dibebaskan dari pembayaran SPP, iuran wajib, biaya paket buku pelajaran, hingga biaya kegiatan ekstrakurikuler yang biasanya menjadi pengeluaran tambahan.

Selain itu, berbagai fasilitas sekolah seperti laboratorium, perpustakaan, dan sarana penunjang pembelajaran lainnya juga dapat dimanfaatkan tanpa biaya tambahan.

Program sekolah gratis tidak hanya menyasar sekolah negeri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menggandeng sejumlah sekolah swasta agar lebih banyak siswa dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh kesempatan belajar.

Skema kerja sama ini diberi nama Program Sekolah Kemitraan. Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahun kepada sekolah swasta yang ikut bergabung dalam program tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menyebut langkah ini menjadi solusi bagi siswa yang belum berhasil memperoleh kursi di sekolah negeri.

Sebanyak 56 SMA swasta dan 83 SMK swasta telah menyatakan siap menjadi bagian dari Program Sekolah Kemitraan.

Melalui kerja sama tersebut, tersedia tambahan daya tampung sebanyak 5.004 kursi yang diperuntukkan bagi peserta didik dari jalur afirmasi.

Proses seleksi sekolah swasta mitra dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan SPMB sekolah negeri sehingga calon siswa tidak perlu mengikuti mekanisme yang berbeda.

Selain sekolah reguler, pemerintah juga tetap menjalankan program sekolah berasrama atau boarding school tanpa biaya.

Program ini menyediakan 120 kursi di SMKN Jawa Tengah Semarang, 72 kursi di SMKN Jawa Tengah Pati, serta 96 kursi di SMKN Jawa Tengah Purbalingga.

Seluruh siswa yang diterima melalui program boarding school akan memperoleh pembebasan biaya pendidikan sekaligus kebutuhan penunjang selama mengikuti pembelajaran.

Tak hanya itu, tersedia pula program semi-boarding yang mampu menampung 471 siswa. Peserta program ini juga mendapatkan pembebasan biaya operasional maupun biaya personal sesuai ketentuan yang berlaku.

Dinas Pendidikan Jawa Tengah memastikan pelaksanaan SPMB tahun ini akan diawasi secara ketat agar proses penerimaan berlangsung transparan dan adil bagi seluruh calon peserta didik.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah munculnya praktik yang merugikan masyarakat, termasuk dugaan jual beli kursi maupun percaloan selama proses penerimaan berlangsung.

Sadimin pun kembali mengingatkan bahwa proses SPMB harus berjalan sesuai aturan. Karena itu, masyarakat diminta tidak tergiur tawaran pihak mana pun yang mengaku bisa meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi.

“SPMB Jawa Tengah 2026 no titip, no jastip,” tegasnya, menegaskan komitmen pemerintah menjaga proses penerimaan siswa baru tetap bersih dan transparan. (*)

 

You Might Also Like

Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Data KK Diduga Dimanipulasi, Bansos Lansia Ikut Terhenti, Bengkulu Geger

Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

Mahasiswa Undip Ubah Jerami Jadi Pakan Kaya Gizi

TAGGED:jawa tengahpendidikansekolahsekolah gratis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Sekolah Dimulai Catat Lagi Jadwal Masuk Kelas Pertengahan Juli
Next Article Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Mendarat Pulang Bertahap Ke Tanahair

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir.
Pendidikan

Haedar Singgung Arah Pendidikan, Jangan Cuma Kejar Pintar Tapi Lupa Nilai

Juli 4, 2026
Pendidikan

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

April 17, 2026
Buku "Gerakan Aksi Massa" karya dosen dan aktivis mahasiswa SCU. (ist)
Pendidikan

Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!

Maret 12, 2026
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?