Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi jadi sorotan. Di tengah isu komersialisasi dan tudingan dapur-dapur politik, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) angkat suara tegas. Pesannya simpel tapi keras: kader dilarang keras menjadikan MBG sebagai ajang cari untung.

T. Budianto
Last updated: Februari 28, 2026 3:05 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Politikus PDIP, Guntur Romli. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- DPP PDIP resmi mengeluarkan surat bernomor 940/IN/DPP/II/2026 tertanggal 24 Februari 2026. Isinya jelas: seluruh kader partai, baik yang di struktur, legislatif, maupun eksekutif, dilarang memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk keuntungan finansial atau manfaat material lainnya.

“Dilarang keras, baik secara langsung maupun tidak langsung, memanfaatkan Program MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya,” bunyi instruksi dalam surat tersebut.

Bahasanya nggak pakai kode. Tegas. Tanpa abu-abu. PDIP juga mengingatkan kader untuk menjaga integritas dan memastikan tak ada penyalahgunaan kewenangan yang bisa mencederai kepercayaan rakyat. Artinya, jangan sampai program yang harusnya buat rakyat malah berubah jadi bancakan.

Baca juga: PDIP Bantah Narasi MBG Tak Pakai Dana Pendidikan: di Perpres APBN Angkanya Jelas

Selain larangan, DPP meminta kader ikut mengawal pelaksanaan MBG di daerah masing-masing agar berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, transparan, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Kalau ada yang nekat melanggar? Sanksi organisasi siap menunggu, sesuai AD/ART dan peraturan internal partai. Politikus PDIP, Guntur Romli membenarkan adanya surat tersebut. Ia menyebut instruksi itu sebagai penegasan bahwa sejak awal partai tidak pernah mengizinkan adanya kepentingan pribadi dalam “bisnis” MBG.

“Dengan adanya larangan tersebut sikap Partai sangat jelas. MBG adalah program pemerintah untuk rakyat dan dalam pelaksanaannya tidak boleh ada komersialisasi atas program kerakyatan tersebut,” kata Guntur.

Respons Partai

Surat ini juga disebut sebagai respons atas pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menyebut seluruh kader partai politik memiliki dapur MBG.

PDIP merasa perlu meluruskan. Menurut Guntur, dengan adanya instruksi resmi ini, partai melarang keterlibatan anggota dan kader dalam bisnis MBG. Isu komersialisasi program sosial memang sensitif. Apalagi MBG menyasar kebutuhan dasar: makanan bergizi untuk masyarakat. Begitu muncul narasi “untung miliaran” atau “dapur politik”, publik langsung pasang radar curiga.

Baca juga: Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok

Di sinilah PDIP mencoba ambil posisi: pasang pagar sebelum muncul tudingan liar yang makin melebar. Program kerakyatan memang selalu berada di dua sisi. Di satu sisi, niatnya membantu masyarakat. Di sisi lain, selalu ada potensi dimanfaatkan oknum yang melihat peluang ekonomi di dalamnya.

PDIP kini memilih bersikap preventif. Bukan cuma bilang “kami tidak terlibat”, tapi juga menegaskan secara tertulis: jangan ada kader yang coba-coba ambil celah. Karena kalau program makan gratis saja sampai dipelintir jadi ladang bisnis, yang kenyang mungkin bukan rakyat, tapi kepentingan.

Dan di politik, kadang yang lebih penting dari program bagus adalah memastikan program itu tidak berubah rasa. Jangan sampai niatnya kasih makan bergizi, tapi yang terasa justru aroma cuan. (tebe)

You Might Also Like

Update Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo: 7 Korban Tewas, Masih Ada Penumpang Terjepit

Gagasan Prabowo: Dokter Magang Turun di Lokasi Bencana

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam

Puan di Depan Jokowi & Prabowo: “Kritik Itu Cahaya, Bukan Bara”

TAGGED:guntur romliheadlineMBGpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya
Next Article Kolase foto menu masakan Indonesia di kantin Ajax Amsterdam dan kebersamaan Marteen Paes-Denny Landzaat. Ajax Sajikan Masakan Indonesia, Kiper Timnas Maarten Paes: Makan Siang Terbaik Tahun Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta

Juli 20, 2026
Hukum

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

Mei 5, 2026
Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Info

Ihwal Lokasi Penutupan Konbes NU, Gus Ipul: Semua Tergantung Presiden Prabowo

Juni 22, 2026
BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026).
Info

Menkeu Suahasil Diminta Tak Naikkan Tarif Cukai Rokok, APTI: Jangan Bikin Petani Makin Tertekan

September 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?