Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Banjir memang bikin capek, tapi trauma jangan sampai ikut menetap. Di tengah pengungsian Pekalongan, anak-anak diajak main, nyanyi, gambar, dan ketawa bareng. Senin (19/1/2026), Bunda PAUD Jateng datang bukan cuma bawa bantuan, tapi juga bawa misi penting: bikin hati anak-anak pulih lagi.

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 7:02 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BACAKAN CERITA: Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin membacakan cerita kepada sejumlah anak korban banjir di wilayah Pekalongan, Senin (19/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah menggelar layanan trauma healing untuk anak-anak terdampak banjir di Kota Pekalongan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, lokasi pengungsian warga, Senin (19/1/2025).

Di tempat tersebut, tercatat ada 83 anak usia 6 hingga 16 tahun yang mengungsi pascabanjir yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (17/1/2025). Lewat pendekatan santai dan penuh keceriaan, anak-anak diajak tetap merasa aman dan bahagia meski sedang jauh dari rumah.

Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin, hadir langsung menyapa anak-anak dan memantau kegiatan trauma healing. Mulai dari bermain bersama, mendongeng, bernyanyi, hingga menggambar, semua jadi “obat” sederhana untuk mengusir rasa takut dan bosan.

Baca juga: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Didampingi Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Nawal juga menyerahkan bantuan berupa buku bacaan dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak banjir. Menurut Nawal, pemulihan psikologis anak usia dini sangat penting agar pengalaman bencana tidak meninggalkan luka mental berkepanjangan.

“Kegiatan ini kolaborasi PKK Kota Pekalongan, Pokja Bunda PAUD Jateng, dan IGTKI. Kami hadir untuk memberikan layanan trauma healing bagi anak-anak,” ujar Ketua TP PKK Jateng tersebut. Ia menjelaskan, tujuan kegiatan ini bukan sekadar menghibur, tetapi juga membantu anak-anak siap kembali ke sekolah dan menjalani aktivitas normal tanpa dihantui trauma.

Kebutuhan Pokok

“Harapannya anak-anak bisa kembali ceria, merasa aman, dan secara perlahan pulih secara emosional,” imbuhnya. Selain fokus ke anak-anak, Nawal juga mengimbau warga terdampak banjir agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, mengingat cuaca masih berpotensi ekstrem.

Pemprov Jateng, kata dia, juga sudah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi. “Kalau air sudah masuk rumah, sebaiknya berkumpul di tempat pengungsian dulu. Kita pastikan logistik dan kebutuhan dasar terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dan tetap waspada sampai kondisi benar-benar aman.

Baca juga: Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

Salah satu pengungsi anak, Rizkiya, mengaku senang dengan kegiatan di pengungsian. Meski rumahnya kebanjiran, ia tidak merasa bosan karena bisa bermain dan bertemu banyak teman. Ia juga terbantu dengan bantuan buku dan alat tulis yang diterimanya, karena perlengkapan sekolahnya di rumah rusak terendam air.

“Bukunya bisa buat ganti yang di rumah basah kena banjir. Apalagi ini mau masuk semester dua,” kata siswi kelas 9 SMP 4 Pekalongan itu. Banjir boleh bikin rumah basah, tapi jangan sampai bikin masa kecil ikut tenggelam. Di pengungsian Pekalongan, air memang belum sepenuhnya surut, tapi tawa anak-anak sudah mulai naik ke permukaan. (tebe)

You Might Also Like

Kedua Ortu Chiko Polisi, Bagaimana Nasib Penanganan Kasusnya?

Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi

Sebelas Event Wisata Jateng Masuk KEN 2026

Main di Kandang, PSIS Malah Kecolongan

Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal

TAGGED:bunda paudheadlinenawal yasinpemprov jatengtrauma healing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi
Next Article Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Indonesia Tembus 101 Emas, Target APG 2025 Lewat Sebelum Finish

Januari 25, 2026
Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).
Info

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

April 2, 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau stand di Pasar Tiban UMKM Lamper Lor.
Daerah

Geliat Ekonomi Rakyat, Wali Kota Semarang,Agustina Wilujeng Gelar Pasar Tiban

September 2, 2025
Daerah

Program MBG Jateng Dipuji, Jadi Barometer Nasional

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?