Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

R. Izra
Last updated: April 2, 2026 3:38 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).
Gedung KONI Manado runtuh setelah diguncang gempa bumi pada Kamis (2/4/2026).
SHARE

BACAAJA, MANADO – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis, (2/4) pukul 05.48 WIB.

Dampak gempa bikin Kota Manado, yang merupakan Ibu Kota Sulut, porak-poranda. Tercatat, 1 korban meninggal dunia tertimpa Gedung KONI Manado yang ambruk.

Guncangan gempa di Manado dirasakan lebih dari 1 menit. Otomatis dong, warga langsung berhamburan keluar setelah gempa terjadi.

Bacaaja: Gempa Pacitan Hentikan Perjalanan Kereta Api, Getaran Terasa sampai Jateng
Bacaaja: Breaking News! Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Semarang

“Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami,” kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.

2.200 warga mengungsi

Gempa tak hanya terasa di wilayah Provinsi Sulut. Dampak gempa juga sampai Maluku Utara (Malut). Sekitar 460 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 2.200 warga di Pulau Mayau terpaksa mengungsi ke pegunungan setelah muncul peringatan tsunami dan gempa susulan yang masih terasa, Kamis (2/4/2026).

Warga yang mengungsi didominasi anak-anak, perempuan, hingga lansia. Mereka memilih menjauh dari pesisir demi cari tempat yang lebih aman.

Camat Batang Dua, Robyanto Koloca, mengatakan sampai saat ini warga masih terus bergerak menuju dataran tinggi.

“Warga masih terus mengungsi, mereka takut karena tanah di sini masih terasa bergetar,” ujarnya.

Meski gempa susulan yang terjadi berkekuatan kecil, getarannya tetap bikin warga waswas.

Kepanikan makin menjadi setelah warga melihat air laut tiba-tiba surut, fenomena yang sering dikaitkan dengan potensi tsunami.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Bitung jadi pemicu utama situasi ini.

Warga di wilayah Mayau dan Liliwi langsung berlarian ke gunung tanpa pikir panjang.

Meski BMKG sudah mencabut peringatan dini tsunami, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di pengungsian.

Mereka bahkan mendirikan tenda sementara di area pegunungan dan belum berani kembali ke rumah.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyebut fenomena air laut surut jadi alasan utama warga masih bertahan.

“Warga masih berlindung di gunung karena khawatir potensi tsunami,” jelasnya.

Situasi ini bikin aktivitas warga lumpuh sementara. Banyak yang memilih stay di pengungsian sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Walau status tsunami sudah dicabut, rasa trauma dan takut masih terasa.

Intinya, meski ancaman mulai mereda, warga Pulau Mayau masih pilih main aman. Dalam kondisi kayak gini, keselamatan jelas jadi prioritas utama. (*)

You Might Also Like

Temuan ICW: MBG Nguntungin Prabowo, Kerugian Ditanggung Publik

Stok Beras Bulog Tembus 4,2 Juta Ton! Tapi Serapan Gabah Seret, Petani Masih Kena “Tusuk” Tengkulak?

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

Mental Lagi Naik, Barito Jadi Korban Berikutnya?

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

TAGGED:gempagempa bumiheadlinekorban jiwamalutmanadosulutternate
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jumat Buat Muslimah, Amalan Ringan Tapi Pahalanya Nggak Main-main
Next Article Ilustrasi penumpang kereta api mencari tempat duduk sesuai yang tertera di tiket miliknya. Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.

Joget Berujung Letusan, Cafe Palembang Mendadak Jadi Lokasi Mencekam

Fotokopi KTP Mendadak Bikin Deg-degan, Bisa Dipidana?

Kabinet Prabowo Tumbang Bergiliran, Rumah Sakit Jadi Tempat Singgah Mendadak

Bukan Cuma Nama, Jurusan Teknik Kini Ikut Ganti Wajah Resmi

Rendang Terbang ke Makkah, Auto Jadi Obat Rindu Jamaah Haji

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Januari 6, 2026
Sirkular

Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan

Februari 12, 2026
Info

Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?

Februari 22, 2026
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (ist)
Info

Polda Jateng Jamin Rekrutmen Polri 2026 Bersih Tanpa Titipan, Yakin?

April 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?